Ngeri! Materi Sekual Anak Dipakai Melatih Model AI

Author
Irham
Reading time:
December 24, 2023

Sebuah studi dari Stanford Internet Observatory mengungkapkan bahwa lebih dari seribu gambar materi penyalahgunaan seksual anak ditemukan dalam dataset LAION 5B, yang digunakan untuk melatih model AI penghasil gambar. Temuan ini memicu keprihatinan terkait keamanan dan sifat samar data pelatihan.

LAION, penyedia dataset asal Jerman, menanggapi laporan dengan mengatakan bahwa mereka memiliki “kebijakan nol toleransi untuk konten ilegal” dan sedang meninjau temuan tersebut. Dataset LAION 5B telah dinonaktifkan sebagai tindakan pencegahan.

Model AI Seksual Anak

Tim peneliti Stanford melaporkan URL gambar ke otoritas, dan LAION berkolaborasi dengan Internet Watch Foundation untuk menghapus tautan yang dapat mengarah ke konten mencurigakan. Pihak LAION mengatakan bahwa pihaknya telah mencoba menyaring konten eksplisit.

Model AI Stable Diffusion Juga Gunakan?

Bukan hanya LAION saja, model penghasil gambar populer, Stable Diffusion 1.5 juga ternyata diketahui juga memiliki masalah serupa. Perusahaan pemilik Stable Diffusion yaitu Stablity AI, akhirnya berkomentar soal ini.

Stablity AI menyebutkan bahwa Stablet Diffusion 1.5 bukanlah model AI yang dirilis oleh Stability AI, melainkan perusahaan lain tepisah. Sementara itu, untuk versi terbaru yaitu Stable Diffusion 2.0 yang dirlis oleh Stability AI, diklaim lebih telah lebih aman.

Baca Juga: Kominfo Rilis Pedoman Etika Penggunaan AI • Jagat Review

Stability AI menyatakan bahwa produk mereka hanya menyertakan filter untuk menghilangkan konten tidak aman sebelum mencapai model yang dirilis. Mereka menekankan larangan penggunaan produk mereka untuk aktivitas ilegal.

Peneliti Stanford pun merekomendasikan penghentian distribusi model berbasis Stable Diffusion 1.5, yang masih populer di beberapa tempat di internet.

Secara umum, laporan dari hasil penelitian ini menyarankan penggunaan dataset web-scale besar dibatasi hanya untuk kebutuhan penelitian. Sementara untuk model yang didistribusikan secara publik, harus menggunakan dataset yang lebih dikurasi dan terverifikasi.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 28, 2026 - 0

Ubisoft Montpellier Buka Rekrutmen Untuk Proyek Game Baru

Ubisoft Montpellier membuka lowongan untuk proyek game baru misterius berbasis…
April 28, 2026 - 0

Sega Luncurkan SEGA Universe Guna Bangkitkan Game Klasiknya

Sega resmi meluncurkan program SEGA Universe, strategi baru untuk menghidupkan…
April 28, 2026 - 0

Final Fantasy XIV Berikan Tanggal Rilis Resmi di Switch 2

Square Enix secara resmi tentukan tanggal rilis untuk Final Fantasy…
April 28, 2026 - 0

CEO Xbox Jelaskan Rencana Membuat Console Itu Jadi Platform Terbuka

CEO Xbox Asha Sharma menjelaskan visinya jadikan Xbox sebagai platform…