Meski Pakai Mesin Lama, SMIC Siap Produksi Chip 5nm untuk Huawei

Author
Mahfud
Reading time:
February 9, 2024

Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) dilaporkan siap untuk melakukan produksi masal chip dengan fabrikasi 5nm. Huawei akan memanfaatkan chip tersebut untuk penerus SoC Kirin 9000S mereka yang ada pada Mate 60 Series dan saat ini memakai fabrikasi 7nm.

Meski Pakai Mesin Lama, SMIC Siap Produksi Chip 5nm untuk Huawei

Melansir dari Reuters, SMIC bakal memulai produksi masal chip 5nm pada fasilitas mereka di Sanghai, China. Menariknya adalah, di tengah sanksi dari Amerika Serikat, SMIC akan menggunakan mesin lama yang seharusnya diperuntukkan untuk teknologi proses 7nm.

Ya, SMIC yang merupakan perusahaan semikonduktor terbesar di China dilarang mengakses mesin litografi terbaru Extreme Ultraviolet (EUV) dari ASML. ASML adalah perusahaan yang membuat mesin litografi asal Belanda, yang berafiliasi dengan AS untuk sanksi terhadap China.

SMIC Produksi 5nm dengan DUV

Akibatnya, SMIC kini tertahan di teknologi proses 7nm dengan mesin Deep Ultraviolet (DUV). Namun, mereka berhasil “memaksa” mesin tersebut untuk menghasilkan chip fabrikasi 5nm. Kendati demikian, hasil produksi tersebut dikatakan diiringi dengan kekurangan.

Meskipun memproduksi chip 5nm dengan mesin DUV memang dimungkinkan, seperti dikatakan oleh Burn Lin (ex-TSMC) yang dikenal sebagai Chip Guru, tapi yield yang sangat rendah akan jadi kendala utamanya. Tingkat hasil produksi yang rendah itu pun akan membuat biaya produksi jadi sangat mahal.

Baca Juga: Intel Dekati Microsoft, Tawarkan Pembuatan SoC Semi Kustom untuk Xbox • Jagat Review

Tampaknya Huawei dan SMIC mau tidak mau itu adalah cara terbaik agar teknologi semikonduktor mereka tidak semakin jauh tertinggal dari belahan dunia lainnya. Diketahui bahwa SMIC juga sudah mulai mengembangkan fabrikasi 3nm, kendati tentunya bakal ada tantangan yang lebih besar lagi jika mereka masih tidak bisa mengakses mesin litografi terbaru.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…