Sekuya Saga: Eksperimental MOBA Persembahan Sekuya dan Agate, dibuat bersama Veteran dari World of Warcraft dan Vainglory

Author
Irham
Reading time:
July 4, 2024

Sekuya, perusahaan gaming web3 anime terdepan,  mengumumkan kolaborasi terbarunya bersama Agate dengan merilis game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) bernama Sekuya Saga. Game eksperimental ini sebelumnya sudah sanang sangat dinantikan oleh para penggemar dan komunitas dari Sekuya Saga, bagian dari Sekuya Multiverse yang revolusioner. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Joshua Budiman, Co-founder & CEO dari Sekuya, yang mendapat respons antusias dari para penggemar game online terutama MOBA yang sangat ingin merasakan permainan dengan genre game tersebut terutama dari pengembang industri game lokal secara langsung.

Kolaborasi Multiverse

Sekuya Saga dikembangkan oleh Sekuya bekerja sama dengan Agate dan menampilkan kontribusi dari veteran World of Warcraft dan Vainglory, menggabungkan keahlian untuk menciptakan pengalaman MOBA yang unik dan eksperimental. Game ini memperkenalkan mekanik gameplay 3v3 yang cepat dengan gaya anime, sistem pertarungan dinamis, dan alam semesta yang kaya dengan lingkungan beragam serta kedalaman strategi.

CEO Sekuya Joshua bersama Linssyaa sebagai Starla di INACON 2024

Sekuya Saga menekankan perbaikan berkelanjutan melalui pembaruan rutin, keterlibatan komunitas yang aktif, dan dukungan kuat untuk permainan kompetitif, dengan tujuan untuk memantapkan diri sebagai pemain baru di kancah esports. Memungkinkan keterlibatan komunitas dalam sebuah dunia permainan yang kompetitif dan inovatif.

“Kami dengan bangga mempersembahkan Sekuya Saga, sebuah game multiplayer online battle arena (MOBA) inovatif yang dikembangkan oleh Sekuya bekerja sama dengan Agate, dan berkolaborasi dengan veteran dari World of Warcraft dan Vainglory. Proyek unik ini menggabungkan keahlian para pemimpin industri untuk menciptakan pengalaman bermain MOBA yang eksperimental,” ujar Joshua Budiman, Co-founder & CEO dari Sekuya.

Pembuatan Sekuya Saga

Sebagai perusahaan visioner yang dikenal dengan pendekatan yang berpusat pada komunitas dan mendorong batasan dalam game dan teknologi, Sekuya berada di garis depan proyek menarik ini. Hal ini terlihat dari berbagai keunggulan yang diterapkan kedalam isi dunia Sekuya Saga yang memiliki beberapa keunggulan tersendiri dalam memberikan pengalaman dan kenyamanan bagi para penggunanya. Adapun beberapa dari keunggulan Sekuya Saga, adalah;

Footage Pre Alpha Sekuya

Mekanik Gameplay: Sekuya Saga memperkenalkan elemen gameplay 3v3 yang cepat dengan gaya anime yang membedakannya dari MOBA lainnya. Dengan fokus pada kedalaman strategi, pertarungan dinamis, dan kemampuan karakter inovatif, pemain akan menemukan tantangan baru dan cara menarik untuk berinteraksi dengan game, bahkan dengan kepribadian mereka sendiri.

Dunia yang Kaya dan Imersif: Game ini berlatar di alam semesta yang dirancang dengan indah, dengan lore yang mendetail dan visual yang menakjubkan. Pemain dapat menjelajahi lingkungan beragam dan merek di dalam hub sosial yang disebut Astra Hunter School Caeli Calestia, masing-masing dengan estetika unik dan kepentingan strategis, menciptakan pengalaman bermain yang kaya dan imersif.

Pendekatan Pengembangan Kolaboratif: Kolaborasi antara Sekuya, Agate, dan pengembang veteran memastikan bahwa Sekuya Saga mendapat manfaat dari berbagai keahlian dan perspektif. Pendekatan kolaboratif ini memungkinkan integrasi praktik terbaik dan ide-ide inovatif.

“Komitmen Sekuya terhadap inovasi dan keunggulan mendorong kami untuk menciptakan game yang tidak hanya menghibur tetapi juga eksperimental, penuh dengan konsep dan cerita menarik,” lanjut Joshua.

Kolaborasi Apik Sekuya dan Agate

Dengan reputasi sebagai salah satu studio pengembangan game terkemuka di Asia Tenggara, Agate, membawa pengalaman dan keahlian teknis yang kaya ke Sekuya Saga. Portofolio mereka mencakup berbagai judul sukses di berbagai genre, menjadikan mereka mitra yang sempurna untuk proyek eksperimental ini.

Tim Sekuya di acara INACON 2024

“Agate bekerjasama erat dengan advisor, yang berasal dari latar belakang AAA, yang berkarir sebagai Direktur dan C-Level, pada judul-judul seperti World of Warcraft, Vainglory, Catalyst Black, dan banyak lagi. Penasihat ini mencakup strategi, desain game & arahan, dengan berbagai tingkat pemecahan masalah di berbagai jalur proyek, memberikan pengalaman luas mereka dalam pengembangan game global & ekosistem ke dalam proses kami. Kami mencoba meningkatkan kualitas game kami melalui kolaborasi ini, dan saya percaya ini akan memberikan dampak positif pada proyek-proyek Sekuya lainnya,” ungkap Vincentius Ismawan, VP Marketing & Sales Agate.

“Kami sangat antusias untuk bekerja pada Sekuya Saga, sebuah game yang mewakili yang terbaik dari apa yang dapat kami pelajari dari Agate, bersama dengan Veteran World of Warcraft dan Vainglory. Kolaborasi ini memungkinkan kami untuk mewujudkan visi kami dengan cara yang inovatif dan setia pada semangat game MOBA. Kami tidak sabar untuk para pemain merasakan pengalaman baru ini,” kata Yohanes Hanifa, Head of Game di Sekuya.

Sekuya Saga bertujuan untuk dirilis pada akhir tahun 2024. Ditunggu oleh lebih dari 150 komunitas terutama di Asia Tenggara, Sekuya Saga akan menjadi game andalan pertama dari Sekuya. Untuk mendapatkan akses awal, Anda dapat mendaftar akun di labs.sekuya.io.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…

Gaming

July 6, 2026 - 0

Sony Mulai Alihkan Fungsi Pabrik Disc PlayStation Terbesarnya

Setelah keputusan 'digital only', pabrik disc PlayStation terbesar milik Sony…
July 6, 2026 - 0

Honkai: Star Rail Versi 4.4 Hadirkan Kolaborasi Fate Tahap Kedua

Honkai: Star Rail Versi 4.4 siap meluncur dengan hadirkan Himeko…
July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…