Group1 Hadirkan Baterai Ion Kalium 18650 Pertama di Dunia
Group1 dilaporkan telah membuat langkah signifikan dalam teknologi baterai dengan telah memperkenalkan baterai ion-kalium silinder 18650 pertama di dunia. Ini merupakan perkembangan yang inovatif sebagai teknologi baterai alternatif yang layak guna seperti baterai lithium-ion yang dominan, sehingga bisa meminimalisasi kekhawatiran atas kendala rantai pasokan serta dampaknya terhadap lingkungan.
Berbeda dengan lithium-ion, baterai dengan kalium-ion ini menggunakan ion kalium sebagai muatan utamanya sesuai dengan namanya. Dan walau memiliki perbedaan kimia, baterai dengan kalium-ion ini bisa mempertahankan faktor bentuk standar 18650, sehingga akan memastikan kompabilitas dengan perangkat dan infrastruktur yang ada.
Baterai berteknologi baru ini memiliki tegangan nominal 3,7V dan kepadatan energi sebanding dengan baterai litium besi fosfat, sehingga akan cocok untuk berbagai jenis pengaplikasian.
Lebih lanjut, baterai kalium ion ini menawarkan keuntunggan menggunakan komponen komersial yang tersedia secara luas, seperti anoda dan pemisah grafit, yang mengurangi ketergantungan pada mineral penting seperti nikel, kobalt, dan litium. Karenanya, baterai ini bisa menghasilkan rantai pasokan yang lebih stabil dnegan biaya produksi lebih rendah.
Meski demikian, baterai dengan kalium ion ini masih dikembangkan untuk tahap awal, tetapi telah menunjukkan harapan dalam hal kinerja dan berkelanjutannya. Kehadiran baterai ion kalium dan ion natrium ini menandakan momen yang penting di dalam industri yang terus berkembang pesat terutama di segmen baterai.
(sumber)















