Huawei Kembangkan Kacamata AR/VR dengan Cincin Pintar

Reading time:
November 6, 2025

Huawei dikabarkan tengah mengembangkan kacamata AR/VR terbaru mereka. Kabar ini terungkap lewat dokumen paten yang mereka ajukan ke China’s National Intellectual Property Administration (CNIPA). Berdasarkan dokumen tersebut, perusahaan tampak sedang menyiapkan konsep perangkat augmented reality dengan sistem kontrol yang cukup unik.

Desain Kacamata AR Huawei

Dalam paten bernomor CN120871434A, perusahaan menjelaskan rancangan kacamata  yang dilengkapi sebuah tali kepala (strap) yang dapat dilepas. Menariknya, tali tersebut memiliki fungsi ganda sebagai cincin pintar (smart ring) yang bisa kita gunakan secara terpisah. Dari desain ini terlihat kalau perusahaan berniat manghadirkan pengalaman interaksi yang lebih fleksibel dan efisien bagi penggunanya.

Saat dilepas dari kacamata, cincin ini bisa kita gunakan sebagai pengontrol utama kacamata dengan dukungan gesture recognition, penunjuk (pointing), dan navigasi. Nantinya, kita bisa menggerakkan tangan atau jari untuk mengontrol berbagai elemen virtual, seperti bermain game AR atau bekerja di ruang kerja berbasis virtual. Sistem kontrol ini memungkinkan pengguna berinteraksi dengan cara yang terasa lebih alami dan presisi dibanding metode tradisional.

Baca Juga: Lexar Luncurkan SSD Portabel Super Tipis Cuma 6 mm!

Namun, ketika cincin pintar tersebut kita pasang kembali ke bingkai kacamata, perangkat ini akan otomatis beralih ke mode interaksi pasif. Di mode ini, kita bisa melakukan ketukan (taps) atau gesekan (swipes) di bagian bingkai untuk menavigasi menu atau mengontrol media. Huawei juga menggunakan desain magnetik dan sistem modular agar transisi antar mode terasa cepat, aman, dan intuitif.

Selain itu, Huawei juga hadirkan fitur pengisian daya otomatis untuk cincin ketika dipasangkan kembali ke kacamata, jadi kita tidak perlu melakukan pengisian manual dengan kabel. Meskipun masih berupa paten, teknologi ini menegaskan ambisi mereka untuk bersaing dalam pengembangan perangkat AR/VR. Kalau nanti benar-benar dirilis, menurut kalian apakah perangkat ini bisa bersaing dengan kacamata AR yang sudah ada di pasaran? 

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…