CEO NVIDIA: Pangsa Pasar NVIDIA di China Kini 0 Persen!
Posisi NVIDIA di pasar AI China berubah drastis dalam waktu singkat. CEO Jensen Huang menyebut pangsa AI accelerator perusahaan itu kini sudah menyentuh nol persen. Padahal beberapa tahun lalu, nama NVIDIA hampir identik dengan dominasi di segmen tersebut. Apa penyebabnya?

Penyebab Pasar NVIDIA di China Turun Drastis
Sepertinya banyak yang sudah tahu penyebab dari turunya pasar NVIDIA secara drastis di China. Pembatasan ekspor dari Amerika Serikat membuat NVIDIA tidak lagi leluasa menjual produk ke China. Di sisi lain, perusahaan lokal mulai mengisi celah yang ditinggalkan dengan lebih agresif.
Nama seperti Huawei hingga Cambricon terus mendorong pengembangan hardware dan software mereka sendiri. Permintaan dalam negeri pun perlahan dipenuhi oleh pemain lokal yang sebelumnya hanya pelengkap. Dalam beberapa tahun ke depan, kontribusi mereka bahkan diperkirakan bisa menutup sebagian besar kebutuhan pasar.
Huang melihat situasi ini dari sudut pandang yang cukup tajam. Ia menilai melepas pasar sebesar China justru mempercepat upaya kemandirian teknologi di sana. Sementara itu, perusahaan Amerika kehilangan peluang untuk tetap relevan di salah satu pasar terbesar dunia.
Baca Juga: Windows 11 Perbaiki Masalah Install Update Saat Shut Down • Jagat Review
Menariknya, kekuatan China tidak hanya soal hardware saja. Jumlah peneliti AI yang besar, biaya energi yang lebih murah, serta dukungan negara membuat ekosistem mereka berkembang cepat. Tanpa bergantung penuh pada teknologi luar, mereka tetap bisa melaju di pengembangan model AI.
Di tengah kondisi ini, satu hal yang masih jadi keunggulan NVIDIA ada di software, terutama ekosistem seperti CUDA. Namun celah tersebut juga bukan jaminan akan bertahan lama. Kalau tren ini berlanjut, menurut kalian, apakah dominasi teknologi AI global masih bisa dipertahankan oleh perusahaan Amerika?















