Apa Itu 5G NSA? Pengertian dan Cara Kerjanya
Apa itu 5G NSA? Para pengguna 5G mungkin saja belum pernah mendengar istilah 5G NSA. Soalnya, ini merupakan salah satu arsitektur jaringan yang digunakan operator untuk menghadirkan jaringan 5G ke kalian. Kalian tinggal pakai saja, tanpa perlu mengetahui teknis di belakangnya.
Nah, bagi yang penasaran, NSA merupakan salah satu arsitektur jaringan yang digunakan operator untuk menghadirkan layanan 5G. Menariknya, teknologi ini masih memanfaatkan infrastruktur inti jaringan 4G, lho!
Lantas, apa itu 5G NSA? Apa kaitannya NSA dengan 4G? Simak terus artikel ini untuk menemukan jawabannya ya!
Apa Itu 5G NSA?

NSA merupakan kependekan dari Non-Standalone. Jika diterjemahkan secara harfiah, artinya tidak berdiri sendiri. Sementara itu, 5G NSA adalah arsitektur jaringan 5G yang masih bergantung pada infrastruktur inti jaringan 4G LTE.
Arsitektur tersebut menggunakan teknologi radio 5G New Radio (NR), tetapi masih memanfaatkan jaringan inti 4G LTE atau 4G Core. Mudahnya, koneksi 5G masih bergantung pada 4G sebagai jaringan utama untuk mengatur koneksi antara hape dan jaringan operator.
NSA tetap merupakan jaringan 5G, bukan sekadar 4G yang kecepatannya ditingkatkan. Karena itu, hape tetap menampilkan ikon 5G saat mendapatkan sinyal tersebut.
Bagaimana Cara Kerja 5G NSA?

Pada jaringan 5G NSA, hape bisa terhubung ke jaringan 4G LTE dan 5G NR secara bersamaan. Mekanisme ini dikenal sebagai E-UTRA-NR Dual Connectivity (EN-DC).
Dalam konfigurasi NSA yang umum digunakan, jaringan 4G bertindak sebagai Master Node atau pengendali utama koneksi. Sementara itu, jaringan 5G berperan sebagai Secondary Node yang memberikan tambahan kapasitas untuk transfer data.
Dengan mekanisme tersebut, jaringan 4G masih menangani sejumlah fungsi pengendalian koneksi, seperti proses komunikasi antara hape dan jaringan operator. Sementara itu, jaringan 5G NR bisa digunakan untuk meningkatkan kapasitas transfer data.
Mudahnya, kedua jaringan bekerja bersama untuk menghadirkan koneksi internet. Hape tetap terhubung melalui jaringan 4G sebagai jangkar, tetapi juga bisa memanfaatkan kapasitas tambahan dari jaringan 5G.
Namun, penggunaan kedua jaringan secara bersamaan bergantung pada dukungan perangkat, konfigurasi operator, dan kondisi sinyal di lokasi pengguna.
Baca Juga: Apa Itu 5G FWA? Teknologi Internet Rumah Tanpa Kabel Fiber
Kenapa Operator Menggunakan 5G NSA?

Salah satu alasan utama operator menggunakan 5G NSA adalah karena bisa memanfaatkan infrastruktur 4G yang sudah tersedia. Operator tidak harus langsung membangun seluruh jaringan inti 5G dari awal untuk mulai menghadirkan layanan 5G.
Dengan pendekatan ini, operator cukup menambahkan infrastruktur radio 5G NR dan mengintegrasikannya dengan jaringan 4G yang sudah beroperasi. Hal tersebut membuat proses implementasi 5G bisa dilakukan secara bertahap.
Selain itu, operator juga bisa memanfaatkan jaringan 4G yang sudah memiliki cakupan luas sebagai fondasi untuk menghadirkan layanan 5G. Dengan begitu, pengembangan jaringan tidak harus dilakukan sekaligus di seluruh wilayah.
Apa Kelebihan dan Kekurangan 5G NSA?

Salah satu kelebihan 5G NSA adalah proses implementasinya yang relatif lebih praktis bagi operator. Alasannya, mereka masih bisa menggunakan infrastruktur 4G yang sudah tersedia, sehingga tidak perlu membangun seluruh jaringan inti 5G sekaligus.
Pengguna juga tetap bisa menikmati peningkatan kapasitas dan kecepatan dari teknologi radio 5G NR. Namun, hasilnya tetap bergantung pada spektrum yang digunakan, lebar bandwidth, serta kondisi jaringan di lokasi pengguna.
Di sisi lain, 5G NSA masih bergantung pada jaringan inti 4G. Artinya, arsitektur ini belum bisa memanfaatkan seluruh kemampuan yang disediakan oleh 5G Core secara mandiri.
Beberapa fitur 5G yang lebih canggih, seperti network slicing secara native pada jaringan 5G Core, membutuhkan arsitektur 5G SA. Karena itu, NSA sering dianggap sebagai salah satu tahap awal dalam pengembangan jaringan 5G sebelum operator beralih atau menambahkan dukungan 5G Standalone.
Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan 5G di Indonesia yang Perlu Diketahui
Kesimpulan
5G NSA merupakan arsitektur jaringan 5G yang menggunakan teknologi radio 5G NR, tetapi masih bergantung pada infrastruktur inti jaringan 4G LTE. Dengan pendekatan ini, operator bisa menghadirkan layanan 5G dengan memanfaatkan jaringan 4G yang sudah tersedia.
Mekanisme tersebut memungkinkan jaringan 4G dan 5G bekerja bersama untuk memberikan koneksi internet kepada pengguna. Meski begitu, 5G NSA belum bisa memanfaatkan seluruh kemampuan 5G Core secara mandiri seperti pada arsitektur 5G SA.
Jadi, meskipun sama-sama menggunakan teknologi radio 5G NR, 5G NSA dan 5G SA memiliki perbedaan dari sisi arsitektur jaringan. Keduanya juga punya pendekatan implementasi dan kemampuan yang berbeda.
Jadi, sudah tahu kan apa itu 5G NSA?
















