TSMC Pertimbangkan Produksi 3D DRAM, Didukung NVIDIA!

Author
Mahfud
Reading time:
November 7, 2026

TSMC dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk masuk ke bisnis produksi memori dengan mengembangkan teknologi 3D DRAM. Menurut laporan The Information, rencana ini muncul setelah NVIDIA, salah satu klien terbesar TSMC, meminta perusahaan foundry tersebut mempertimbangkan produksi memori generasi berikutnya. Hal ini sekaligus mengatasi keterbatasan pasokan DRAM yang diprediksi belum akan membaik dalam waktu dekat.

tsmc

Saat ini, produksi DRAM masih didominasi oleh tiga perusahaan besar, yakni SK Hynix, Samsung, dan Micron. Ketiganya memang sedang mengembangkan kapasitas produksi dengan membangun pabrik-pabrik baru, tetapi tambahan pasokan tersebut diperkirakan belum tentu cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar. Terlebih, perkembangan AI terus meningkatkan permintaan memori berkapasitas besar dan berperforma tinggi.

TSMC Langsung Adopsi 3D DRAM

Teknologi 3D DRAM dipandang sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kepadatan dan kapasitas memori. Micron sendiri sebelumnya memutuskan meninggalkan pengembangan DRAM dengan desain sel 4F² dan beralih fokus ke teknologi 3D DRAM setelah melakukan riset selama sekitar dua dekade. TSMC kabarnya juga mulai mengevaluasi teknologi serupa dengan memanfaatkan pengalamannya dalam teknologi penumpukan chip secara vertikal.

teknologi 3d dram

Rencana ini disebut akan berada di bawah pengawasan Hsu Kuo-chin, wakil presiden TSMC yang menangani teknologi pengemasan canggih seperti CoWoS dan CoPoS. Pengalamannya dalam teknologi penumpukan silikon dinilai dapat membantu pengembangan 3D DRAM hingga tahap produksi massal. Namun, TSMC masih mempertimbangkan dua opsi, yakni membangun pabrik baru atau mengakuisisi fasilitas yang sudah tersedia untuk dialihfungsikan menjadi pabrik DRAM.

Baca Juga: Intel Batasi Nova Lake-S di 5,1 GHz Saat Suhu Capai 90°C? • Jagat Review

Meski begitu, saat ini belum ada kepastian kapan TSMC akan mengambil keputusan atau memulai produksi 3D DRAM. Melihat “kekuatan” dari perusahaan tersebut, jika pada akhirnya mereka terjun ke memori bukan tidak mungkin bakal bersaing dengan tiga raksasa yang sudah ada. Menurut kalian sendiri gimana?

Sumber

Share
Tags:

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

November 5, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 (S5452MA) 2026: Laptop “Wildcat Lake” Terbaik?

Ini Laptop “Intel Core Series 3” terbaik dan terkencang saat…
October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…

Gaming

November 7, 2026 - 0

Razer Umumkan Gaming Earbuds Hammerhead V3 Chroma

Razer Hammerhead V3 Chroma tawarkan headset in-ear gaming dengan kenyamanan…
November 7, 2026 - 0

eGPU ASUS ROG XG Station 3 Siap Sulap Laptop Jadi PC Gaming

ASUS luncurkan eksternal GPU barunya, ROG XG Station 3, yang…
November 7, 2026 - 0

CHUWI Rilis Laptop Gaming Perdananya, GameBook Max

CHUWI memulai debut di ranah laptop gaming lewat GameBook Max,…
November 7, 2026 - 0

Nintendo Kehilangan Satu Pemasok Cartridge Switch & Switch 2

Pemasok chip ROM untuk cartridge Nintendo Switch Macronix mulai meninggalkan…