Combimouse, Bisa Digunakan sebagai Mouse dan Keyboard

Author
Cerira
Reading time:
May 5, 2013

Mungkin banyak pengguna komputer yang merasa repot saat harus mengerjakan pengetikan dan sekaligus memfungsikan mouse. Melepas tangan kanan dari keyboard untuk meraih mouse kadang membuat perasaan kurang nyaman dan melelahkan. Namun dengan Combimouse, masalah tersebut bisa dipecahkan karena cukup dengan keyboard unik ini Anda bisa melakukan pekerjaan mengetik sekaligus menjalankan mouse tanpa perlu memindah tangan.

combimouse 8

Combimouse ditemukan oleh Ari Zagnoev tahun 1999 namun baru belakangan ini bisa direalisasikan karena teknologi pendukungnya memang baru ditemukan. Kini piranti ini sudah memasuki tahap final untuk dikonsumsi secara komersial, hadir dengan dukungan materi plastik yang tipis, software analisis aliran cetakan, teknologi keyboard yang lebih ringan, peningkatan daya tahan baterai dan pengurangan konsumsi tenaga.

Keyboard unik ini membagi tombol QWERTY menjadi dua dengan porsi bagian kiri menyertakan tombol Home, 12 tombol F dan beberapa tombol kontrol multimedia. Sedangkan bagian kanan yang berbentuk unik dan bisa difungsikan sebagai mouse optik terdiri dari sebagian tombol QWERTY dan tombol navigasi. Combimouse ditenagai dengan 2 baterai AA yang bisa digunakan selama setahun.

Bagian kanan dilengkapi dengan sensor sentuh yang diletakkan di bagian samping grip, dimana sensor tersebut akan mengaktifkan fungsi mouse saat warna pink terdeteksi dan menggerakkan cursor ke seluruh layar seperti Anda biasa lakukan dengan mouse biasa. Disediakan tombol khusus untuk klik seperti mouse biasa, serta fungsi scroll. Jika ingin mengembalikan ke fungsi mouse, Anda cukup menjauhkan kelingking dari sensor. Piranti itu sendiri tidak akan bergerak saat digunakan untuk mengetik.

Saat ini Combimouse menggunakan koneksi wireless 2.4GHz dengan dongle USB yang dipasang di Mac, PC atau Linux dimana nantinya, piranti ini akan menggunakan koneksi Bluetooth. Secara default, mengombinasikan piranti I/O dengan keyboard ini akan membuatnya aktif dalam mode keyboard.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Devil May Cry 5 Catat Penjualan Terbaiknya Setelah 7 Tahun Rilis

Fenomena menarik terjadi pada Devil May Cry 5, yang catat…
June 17, 2026 - 0

PUBG Uji Mode Baru Berbasis AI Pendamping, Ally Duo

Menjelang usia ke-10, PUBG memperkenalkan Ally Duo, memungkinkan pemain bertarung…
June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…