[PR] METRODATA Siapkan Kemitraan Strategis Perusahaan Konsultan Untuk Melayani Kebutuhan Pelanggan di Komputasi Awan (Cloud Computing)
Jakarta, 26 Oktober 2011—Pada hari ini, PT Metrodata Electronics Tbk (IDX: MTDL) menggelar Metrodata Solution Day 2011 (“MSD 2011”) dengan tema “Virtualization and Cloud Computing For Business Transformation Enabler” yang berlangsung di Jakarta. MSD 2011 juga telah diselenggarakan di kota Medan, Surabaya dan Denpasar yang mendapat respon sangat baik dari pelanggan.
Dalam perjalanannya selama 36 tahun, METRODATA terus melakukan karya dan upaya untuk selalu menjadi perusahaan TI yang terdepan. Saat ini tren industri di dunia menuju arah virtualisasi dan komputasi awan, oleh karena itu sejalan dengan tema dan berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh perusahaan, METRODATA pun siap membantu pelanggan menuju tren teknologi baru dengan menggunakan infrastruktur yang ada, khususnya kesiapan memasuki dunia private cloud tanpa membuang investasi yang sudah ada.
“Hari ini kami senang sekali dapat mengumpulkan solusi-solusi terbaik di dunia dalam satu acara sejalan dengan visi misi perusahaan yang sudah di canangkan. Demikian juga dengan kesiapan kami menghadapi era komputasi awan, khususnya tim konsultasi yang sudah kami miliki,” ujar Susanto Djaja, Presiden Direktur PT. Metrodata Electronics, Tbk. “Selain didukung SDM yang bersertifikasi internasional dan memiliki keahlian, pengetahuan serta latar belakang industri yang kuat, kami akan meruncingkan tim konsultasi dengan menambah strategic partnership consulting company yang berkaitan dengan Cloud Computing, IT Service Management (ITSM), Project Management Institute dan Audit & Governance. Dengan memiliki strategic partnership baru, kami berharap unit bisnis solusi dapat memberikan layanan terbaik bagi pelanggan kami serta berkontribusi memberikan gross profit mencapai 50%,” kata Susanto menambahkan.
“Masalah mendasar yang terkandung di dalam TI adalah alokasi biaya dan apa yang perusahaan dapatkan dari perspektif hasilnya. Saat ini, sebagian besar biaya TI hanya mempertahankan status quo, tidak memperbaiki bagaimana cara perusahaan bekerja. Melakukan penghematan melalui virtualisasi dan komputasi awan, dan kemudian menggunakan biaya yang dihemat tersebut untuk layanan inovasi TI yang baru yang menciptakan diferensiasi strategis dan kompetitif adalah menjalankan perusahaan model baru. Dalam kemitraannya, VIFX- METRODATA menawarkan pelanggan sebuah metodologi yang sudah terbukti, pragmatis dan fokus yang memanfaatkan best practice dunia untuk membantu perusahaan di Indonesia mentransformasikan TI dan mengakselerasi untuk mendapatkan manfaat dari implementasi yang komprehensif dari strategi Virtualisasi dan Komputasi Awan,” ujar Damian Crotty, Presiden Direktur ViFX APJ Pte Ltd.
METRODATA mengalami perkembangan pesat ditandai dengan dibentuknya usaha patungan yang memiliki spesialis dibidangnya seperti Synnex Technology International Corp (logistik & disitribusi) dan Logicalis Singapore Pte Ltd (solusi & jasa networking) serta pendirian anak usaha dibidang ICT Retail. Untuk jajaran portofolio bertambah kemitraan dengan Huawei, Samsung, dan Sonny Ericsson. Melalui penyelenggaraan Metrodata Solution Day yang secara konsisten di tahun ke delapan ini pun membuktikan bahwa METRODATA akan tetap memberikan layanan terbaik dan terdepan dalam perkembangan dunia teknologi informasi kelas dunia.
“Cloud computing bukan lagi wacana di Indonesia. Tren yang dimulai dari virtualisasi ini sudah menunjukkan bahwa semakin banyak perusahaan yang menuju ke sana. METRODATA telah mengambil langkah yang tepat untuk fokus di ranah cloud computing dan virtualisasi. Dengan Unified Computing System dan produk routing, switching dan jaringan lainya dari Cisco, METRODATA mampu hadirkan solusi data center generasi berikutnya untuk mendukung efisiensi serta fleksibilitas operasional pelanggannya,” ujar Kurnijanto E Sanggono, Virtualization & Cloud Computing Business Head, Cisco Indonesia.
“Permasalahan pada pengelolaan, security dan biaya dari client computing menjadikan banyak CIO semakin merasa khawatir. Dampak dari kekhawatiran tersebut mendorong mereka untuk enggan mengimplementasikan server dan teknologi software client virtualization,” tutur Danny Lee, Country General Manager, Personal Systems Group, HP Indonesia. “HP hadir menawarkan solusi yang dapat menyederhanakan client computing, sehingga perusahaan semakin fokus pada inovasi dan tidak terlalu mengurusi lagi pemeliharaan TI. Solusi yang dihadirkan HP menjadikan perusahaan dapat mendeploy solusi client virtualization dengan penuh kemudahan, keyakinan dan yang tidak kalah penting berbiaya rendah.”
“Dalam menimbang implementasi komputasi awan dan virtualisasi, CIO perlu melihatnya dalam konteks infrastruktur (IaSS), platform (PaSS), dan aplikasi (SaSS) karena proses, teknologi, dan SDM yang terlibat akan berbeda. Microsoft memberikan opsi dengan spektrum teknologi terluas dari Hyper-V dan System Center untuk solusi komputasi awan privat hingga Windows Azure, SQL Azure, dan Office 365 untuk pilihan komputasi awan publik dengan investasi kompetitif sesuai dengan kebutuhan. Studi terakhir memperlihatkan solusi komputasi awan privat kami 4,8x lebih terjangkau dibandingkan solusi lain,” Amalia Fahmi, Director, Small and Midmarket Solutions and Partners Group, Microsoft Indonesia.
“Keputusan strategis untuk bekerja sama dengan METRODATA untuk mempercepat penetrasi cloud computing di Indonesia.merupakan salah satu keputusan terbaik yang pernah kami buat. Kami yakin melalui kerja sama dengan distributor terdepan seperti METRODATA akan memperluas jangkauan kami, terutama untuk di kota-kota besar di luar Jakarta.NetApp yang menyediakan solusi storage dan pengelolaan data, merupakan platform yang kuat bagi pelanggan untuk mendukung pembangunan infrastruktur TI yang futureready sehingga dapat menghadapi tuntutan pasar yang kerap mengalami perubahan. METRODATA menangkap peluang itu dan NetApp sepenuhnya mendukung dengan menghadirkan inovasi berkelanjutan untuk keberhasilan implementasi cloud,” ujar Steven Law, NetApp Country Manager for Indonesia and Philippines.
Singgih Wandojo, Operations Director, SAP Indonesia: “Sebagai perusahaan yang mengutamakan pelanggannya, SAP ingin memberikan aplikasi yang sesuai dengan keinginan para pelanggannya, – baik diinstal langsung di perusahaan pelanggan, melalui komputasi awan (cloud computing), ataupun kombinasi keduanya. Komputasi awan (cloud computing) merupakan salah satu strategi kunci SAP sejak tahun lalu. Bersama dengan partner utama kami di Indonesia yakni Soltius Indonesia, kami menawarkan layanan hosting berbasis langganan yang memungkinkan perusahaan skala menengah untuk mengimplementasikan dan menjalankan solusi SAP® Business All-in-One di awan (cloud). SAP® Business All-in-One merupakan perangkat lunak yang fleksibel dan menyeluruh untuk perusahaan skala menengah yang dilengkapi dengan penerapan terbaik (best practice) dari industri mendalam. Penawaran Layanan Hosting berbasis Langganan untuk SAP® Business All-in-One dirancang untuk memungkinkan inovasi dalam proses bisnis. Solusi ini menghadirkan portofolio solusi SAP yang terintegrasi, termasuk di dalamnya ERP, CRM, dan BI, dengan konfigurasi menyeluruh dalam proses bisnis end-to-end yang dapat mendorong penghematan biaya yang signifikan bagi pasar skala menengah.”
“Saat ini banyak organisasi/perusahaan tetap khawatir dengan pemindahan aplikasi-aplikasi bisnis yang sangat penting ke lingkungan virtual atau komputasi awan karena berbagai tantangan yang meliputi keandalan, keamanan, ketersediaan dan kinerja, demikian menurut survei Symantec yang bertajuk 2011 Virtualization and Evolution to the Cloud Survey. Ketika melakukan transisi ke komputasi awan, divisi TI dan para eksekutif secara strategis harus sejalan dalam inisiatif ini. Dengan semakin banyaknya perusahaan skala enterprise di Indonesia yang menerapkan virtualisasi dan memasuki era komputasi awan di masa depan, Symantec memiliki posisi yang kuat karena memiliki solusi-solusi keamanan, penyimpanan dan pengelolaan sistem untuk mendukung perjalanan mereka ke komputasi awan. Kemitraan kami dengan METRODATA, satu mitra Spesialisasi, juga menunjukkan komitmen kami yang terus-menerus untuk berinvestasi dan menghadirkan tingkat layanan dan solusi tertinggi bagi para pelanggan kami,” kata Darric Hor, Country Director, Indonesia, Symantec.
“Kami menguraikan visi kami dengan membawa para pelanggan menuju komputasi awan sejalan dengan industri yang terus bergeser ke arah IT as a Service,” kata Andreas Kagawa, Country Manager Indonesia, VMware. Bersama METRODATA, kami berusaha untuk menjadi penasihat terpercaya bagi para pelanggan dalam paradigma baru hybrid cloud, memungkinkan mereka untuk mencapai kelincahan bisnis dan efisiensi.”
Tags:















