[PR] Film Digital Menggunakan Teknologi NVIDIA

Reading time:
March 30, 2012

Film Layar Lebar Adventures of Tintin karya Steven Spielberg Berfiturkan Terobosan Teknologi Bayangan dan Cahaya, Berkat Teknologi GPU NVIDIA

Paramount Pictures’ animated action-adventure, The Adventures of Tintin, dibawa ke dalam kehidupan layar lebar oleh Steven Spielberg  seorang sutradara  pemenang  the Academy Award™, produser  Peter Jackson, dan senior VFX supervisor Joe Letteri. Film ini didasarkan pada salah satu komik yang terkenal di abad ke 20, aksi Tintin (Jamie Bell) dan Captain Haddock (Andy Serkis) yang berkeliling dunia untuk mengungkap harta karun dari kapal yang telah lama hilang – The Unicorn. Film ini ditayangkan di Eropa pada bulan Oktober 2011, dan di Amerika pada tanggal 23 Desember 2011.

Penggunaan bayangan dekat dan cahaya magis yang membuat Tintin tampil menjadi lebih nyata dan hidup dengan bantuan solusi ray tracing software yang dikembangkan oleh Weta Digital dan NVIDIA yang disebut  PantaRay. 

captain

TANTANGAN

“Transisi antara cahaya dan bayangan, penumbra, sulit untuk dihitung secara akurat,” ujar Luca Fascione, pemimpin penelitian rendering di Weta. “Kami sangat bergantung pada PantaRay untuk menciptakan nuansa pencahayaan yang  sesuai warna pada film. Akan sangat sulit untuk memberikan kualitas cahaya yang kita inginkan ke dalam film tanpa NVIDIA GPU.” Fascione menambahkan bahwa sinar bayangan ditelusuri memerlukan perhitungan 100 sampai 1000 kali lebih banyak daripada solusi berbasis bayangan tradisional.

Joe Letteri, supervisor senior VFX di Weta Digital, mengatakan: “Tantangan selanjutnya bagi kami setelah Avatar adalah menangani pencahayaan interior di lingkungan serba digital. Kami berevolusi pengangan kita tentang  pencahayaan tidak langsung specular dan menyebar secara akurat mengatasi bounching cahaya dan kita mengubah cara kita mengambil contoh cahaya untuk mendapatkan bayangan lebih lembut yang lebih penting untuk pencahayaan yang terilihat kami mengaturnya dengan  Steven. Kami menggunakan PantaRay untuk menghitung data bayangan dan efisiensinya  membantu kami mencapai hasil yang terlihat lebih baik dalam proses desain bayangan kami.” 

SOLUSI

Weta dan NVIDIA mulai bekerjasama tiga tahun lalu untuk mengembangkan PantaRay – yang memanfaatkan  NVIDIA® professional GPU dalam rendering pipeline Weta sehingga lebih cepat, lebih dinamis dalam perhitungan gambar berbasis pencahayaan. Alat yang digunakan–awalnya digunakan dalam  Avatar dan baru-baru ini digunakan pada Rise of the Planet of the Apes – dikembangkan lagi lebih jauh untuk Tintin untuk menghitung bayangan sinar ditelusuri dari sumber kecil maupun sumber cahaya utama, seperti jendela dan tempat lilin/lampu gantung yang memancarkan bayangan lebih halus.

DAMPAK

captain2

Pencahayaan film tersebut telah dikreditkan dengan mendefinisikan arti magis dalam sentuhan kenyataan pada Tintin.  Majalah  Variety menyatakan,  “Dengan sensitivitas besar, animator telah menerjemahkan sentuhan imajinasi, gambar elegan ke dalam dunia multi dimensi yang sangat nyata, terutama dalam penggunaan chiaroscuro lighting, yang ditampilkan dengan sinar matahari indah dan bayangan diseluruh …”

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…