Supreme Commander 2

Reading time:
April 25, 2010

scom1

Nama Supreme Commander 2 memang tidak sebesar seri Real Time Strategy yang berumur lama, seperti Command & Conquer. Namun, harus diakui seri game Supreme Commander memiliki penggemar setia yang “kecantol” dengan pesona dari game ini. Bila Anda menyukai game pertempuran yang melibatkan banyak unit, tentunya Anda juga akan menyukai game ini.

Supreme Commander 2 bertemakan pertempuran yang melibatkan tiga fraksi yang berkuasa di dunia masa depan, yaitu UEF, Illuminate, dan Cybran. Setelah perang besar yang berakhir pada perdamaian yang canggung di Supreme Commander pertama, Anda akan menemukan perang baru yang lebih seru dalam sekuel ini. Anda mulanya akan berperan sebagai seorang komandan UEF yang harus memilih antara negara atau keluarga, kemudian berperan menjadi komandan Illuminate yang menjadi seorang teroris demi menyadarkan negaranya akan kelemahannya, dan terakhir menjadi komandan Cybran yang tidak setuju dengan negaranya yang tidak memerdulikan apapun kecuali ilmu pengetahuan.

scom2

Feature pertempuran besar yang melibatkan banyak unit merupakan satu hal yang paling menarik dalam game ini. Biasanya, Anda akan dibatasi untuk membuat hingga 300 unit dalam mode Campaign. Namun, pada mode Skirmish batasan tersebut dinaikkan hingga 500 unit. Jadi, bila Anda bertempur dengan tujuh lawan, total keseluruhan unit dalam permainan bisa mencapai 4000 unit! Bayangkan kehancuran yang dapat Anda saksikan pada saat itu!

Besarnya jumlah unit yang dapat Anda gunakan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Pada satu sisi, Anda dapat menggempur musuh dengan banyak unit dan berharap musuh kalah banyak. Tetapi, pada sisi lain banyaknya unit dapat menyebabkan pergerakan unit terhambat ketika melewati daerah yang menyempit dan penurunan performa PC, seperti yang terjadi pada Supreme Commander pertama. Untungnya, pada game ini kedua masalah tersebut berhasil diatasi dengan baik. Pergerakan unit menjadi lebih pintar supaya tidak menghambat unit lain di belakangnya dan tidak terjadi penurunan performa yang signifikan ketika bertempur dengan jumlah ribuan unit.

scom3

Mengatur ratusan unit tentunya bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, game ini memberikan feature lain yang sangat membantu Anda ketika bermain. Anda dapat men-zoom daerah pertempuran hingga sangat jauh. Bahkan, Anda dapat melihat keseluruhan peta dalam satu layar! Luar biasa! Kemudian, semua unit akan diwakili simbol yang dibagi berdasarkan jenis unitnya, seperti unit darat (yang terbagi lagi menjadi penyerang darat, artileri, dan udara) dan unit udara (seperti gunship, fighter, dan bomber). Unit dengan jenis yang sama dan berdekatan juga secara otomatis dimasukkan ke dalam satu grup. Jadi, Anda dapat dengan mudah menjalankan unit tersebut dari zoom terjauh dan mengamati pertempuran dengan lebih jelas.

Semua unit yang dapat Anda kendalikan tentunya harus dibangun terlebih dahulu sebelum Anda dapat melemparnya ke depan pintu musuh. Anda dapat membangun semua fasilitas membangun dengan menggunakan bantuan Engineer dan sebuah unit yang sangat penting bernama Armored Command Unit (ACU). ACU merupakan jantung dari pasukan Anda dan Anda biasanya akan kalah bila ACU berhasil dihancurkan. ACU berbentuk robot yang lebih besar ukurannya dibanding unit dasar dan Anda dapat menggunakannya untuk membangun dan berperang. Selain itu, ACU juga membangun lebih cepat dibandingkan unit Engineer. Jadi, ACU sangat cocok digunakan untuk membangun pertahanan.

Jenis bangunan terbagi menjadi tiga jenis, yaitu bangunan Basic, Advance, dan Experimental. Bangunan Basic biasanya terbagi menjadi bangunan untuk membuat unit dasar (darat, laut, dan udara) dan bangunan untuk mengumpulkan bahan baku. Bahan baku dalam game ini terbagi menjadi tiga, yaitu Mass, listrik, dan poin riset. Mass dan listrik merupakan kebutuhan utama untuk membangun apapun, dari bangunan lain hingga unit tempur. Walaupun sangat penting peranannya, Mass hanya dapat ditambang di beberapa poin saja dalam sebuah peta. Jadi, Anda harus bertempur untuk memperebutkannya dan menikmati keunggulan yang ditawarkannya.

scom4
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…