Intel Conference: Pengalaman Berkomputer 2-in-1

Reading time:
June 6, 2013
Jason Chen

Selang beberapa jam setelah pembukaan Intel Computex Opening Keynote, Intel langsung mengadakan sebuah acara konferensi pers. Acara yang diadakan kali ini membahas mengenai pengalaman pemakaian komputer 2-in-1.  Acara dibuka oleh Jason Chen, VP Sales and Marketing Group Country Manager Intel Taiwan. Hal ini sekaligus menandakan bahwa perangkat 2-in-1 resmi diluncurkan oleh Intel.

Kirk Schaugen

Setelah itu, acara dipandu oleh Kirk Skaugen, Senior VP and General Manager PC Client Group. Beliau juga sekaligus meresmikan peluncuran Haswell pada hari ini. Ternyata, Haswell memiliki permintaan yang sangat besar di pasar dunia. Prosesor yang memiliki daya tahan baterai karena daya yang lebih rendah ini ternyata dipakai pada system-on-chip dari Intel untuk PC.

 

Desain

Perangkat 2-in-1 merupakan perubahan nama dari Convertible yang dulu Intel gembar-gemborkan. Hal itu ditandai pula dengan slogan yang sama, “A tablet when you want it, a laptop when you need it”. Perangkat 2-in-1 ini nantinya akan didesain oleh beberapa produsen dengan berbagai bentuk. Polling yang diadakan oleh Intel menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna lebih menyukai model Ultrabook Convertible terdahulu dengan desain Ferris Wheel, seperti pada Dell XPS.

Iris dan Iris Pro

Haswell, prosesor Intel Core generasi keempat, memiliki performa yang sama dengan 9290 Pentium Pro yang pernah dibuat pada tahun 1997 silam. Dengan performa tersebut, pengguna juga akan diuntungkan dengan hadirnya Intel Iris dan Iris Pro, sebuah graphics terintegrasi dari Intel. Graphics ini pun juga dibandingkan dengan sebuah notebook Ivy Bridge yang digabungkan dengan GeForce 710M. Hasilnya? Performa yang lebih baik dengan daya yang lebih rendah 9 watt.

Immersive Vidcall

Graphics terintegrasi Iris sendiri memiliki beberapa feature selain kinerja yang tinggi. Salah satu feature yang dikedepankan oleh Intel adalah Immersive HD Video Processing. Hal ini akan membuat semua gambar yang gelap menjadi lebih terang dan tajam. Misalnya saja pada saat melakukan video conference. Saat ini aplikasi yang telah teroptimalisasi dengan Haswell adalah QQ.

Pengalaman 2in1

Selain Haswell, Kirk juga memperkenalkan teknologi Perceptual Computing. Beliau memberikan contoh dengan menggunakan perangkat 2-in-1 dari Sony. Dengan slogan “The password is you“, Perceptual Computing pertama yang diperagakan adalah sebuah face recognition yang tentunya lebih cepat dalam mengenali wajah. Demonstrasi ini dilakukan oleh Kirk dengan menggunakan Creative Senz3D. Setelah itu, demonstrasi dilanjutkan dengan bermain Portal 2 dengan menggunakan Perceptual Computing, di mana pemain hanya harus menggerakkan tangan untuk memindahkan sebuah obyek. Perceptual Computing ini pun juga mampu mengganti latar belakang saat melakukan sebuah video call. Oleh karena masih tahap awal, Intel rela membuang dana sebesar USD 100.000.000 untuk pengembangan proyek tersebut.

Creative SenZ3D

Terakhir, Kirk memperkenalkan dua buah varian Bay Trail lagi. Keduanya adalah Bay Trail M untuk entry notebook dan 2-in-1, sedangkan Bay Trail D nantinya untuk AIO. Keduanya akan kompatibel dengan sistem operasi Windows, Android, dan juga Chrome. Harga perangkat-perangkat ini nantinya akan dijual dengan harga mulai dari $399. Semoga saja, perangkat ini akan cepat datang ke Indonesia.

Setelah acara, kami berhasil mengambil beberapa produk demo dari 2-in-1. Berikut adalah hasil tangkapan kamera kami:

HP AIO Gigabyte Asus Zenbook Infinity ASUS Transformer Book Trio AIO 2-in-1 Razer Lenovo Twist
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…
June 25, 2026 - 0

Sega Jual Ulang Game Sonic Lawas dalam Cartridge Retro

Sega merilis ulang Sonic the Hedgehog dan Sonic 2 dalam…