[PR] Avaya Mengumumkan Kerangka Software-Defined Data Center dan Peta Jalannya

Reading time:
August 28, 2013
Avaya
  • Memanfaatkan sistem operasi awan OpenStack untuk memberikan orkestrasi layanan multi-resource terbuka, dan otomatisasi
  • Teknologi Avaya Fabric Connect akan diintegrasikan ke dalam gerakan penyederhanaan kerangka OpenStack Virtual Machines di dalam dan di antara Data Centers
  • Memungkinkan perusahaan dan penyedia layanan untuk memunculkan layanan berbasis awan dalam beberapa menit dengan skalabilitas hingga 16 juta aplikasi

Jakarta, Indonesia – 27 Agustus 2013 – Avaya hari ini mengumumkan kerangka Software-Defined Data Center, yang didesain untuk memberikan produktivitas, ketangkasan dan peningkatan time-to-service bagi bisnis yang banyak mengoperasikan Data Center tervirtualisasi. Kerangka Software-Defined Data Center (SDDC) Avaya bertujuan untuk memecahkan silo data center tradisional yang memerlukan waktu mingguan atau bulanan untuk memunculkan aplikasi dan menggantinya dengan proses sederhana lima langkah yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Avaya akan mendemonstrasikan kemampuan ini di VMworld 2013 di Moscone Center, San Francisco dari 25 sampai 29 Agustus.

Kerangka SDDC Avaya mencakup proses orkestrasi yang menggabungkan, menyesuaikan dan melaksanakan komponen-komponen penghitungan, penyimpanan dan jaringan. Penggunaan platform komputasi awan OpenStack akan memungkinkan administrasi pusat data untuk menggelar mesin virtual, menetapkan penyimpanan dan mengkonfigurasi jaringan melalui antarmuka pengguna grafis tunggal. Avaya Fabric Connect lebih jauh lagi meningkatkan lingkungan OpenStack dengan menghilangkan batasan-batasan dalam jaringan berbasis Ethernet VLAN/SpanningTree untuk model layanan jaringan yang lebih dinamis, fleksibel dan skalabel yang telah ada saat ini.

Kerangka SDDC Avaya berdasarkan pada komponen-komponen berikut ini:

  • Teknologi Avaya Fabric Connect sebagai tulang punggung virtual untuk menghubungkan kolam sumber daya di dalam dan di antara pusat data melalui peningkatan fleksibilitas dan skala.
  • Platform manajemen berbasis Avaya OpenStack Horizon, memberikan orkestrasi untuk menghitung (Nova), menyimpan (Cinder/Swift) dan jaringan melalui Avaya Connect Fabric (Neutron).
  • API terbuka ke dalam arsitektur Avaya Fabric Connect untuk kemudahan mengintegrasi, kustomisasi dan interoperabilitas dengan arsitektur Software-Defined Networking lainnya

Kerangka SDDC Avaya dapat memberikan manfaat-manfaat sebagai berikut dalam berbisnis:

  • Mengurangi waktu layanan: layanan awan dapat aktif dalam beberapa menit melalui proses lima langkah
  • Mobilitas mesin virtual yang disederhanakan: penyediaan end-point sederhana yang memungkinkan mobilitas mesin virtual di dalam dan di antara lokasi terpisah pusat data
  • Orkestrasi multi-vendor: alokasi terkoordinasi sumber daya pusat data melalui antarmuka tunggal untuk menyederhanakan penggelaran aplikasi
  • Konektivitas scale-out: skala layanan ke lebih dari 16 juta layanan yang unik, naik dari 4.000 pada jaringan Ethernet tradisional
  • Multi-sewa yang aman: memanfaatkan jaringan, perhitungan dan abstraksi lapisan penyimpanan dan isolasi
  • Fleksibilitas Jaringan yang ditingkatkan: mengatasi tantangan-tantangan VLAN saat ini untuk memberikan jaringan loop-free dan  load-balanced di mana setiap topologi logis dapat dibangun, mandiri dari tata letak fisik

Kerangka Software-Defined Data Center Avaya merupakan fase pertama dari peta perjalanan Software-Defined Networking Avaya. Avaya Fabric Connect tersedia saat ini di ruang lingkup luas pada platform jaringan termasuk Virtual Service Platform 9000, Ethernet Routing Switch 8800, Virtual Services Platform 7000 dan Virtual Services Platform 4000. Platform manajemen berbasis Avaya Horizon dan API terbuka akan tersedia tahun depan untuk umum. Inisiatif-inisiatif di masa yang akan datang termasuk perluasan dari Fabric Connect dan Orchestration untuk memberikan pembentukan layanan end-to-end dan pengiriman dari pusat data ke desktop.

Kutipan

“Dalam banyak hal, ini merupakan evolusi logis dari portofolio jaringan Data Center Avaya. Setelah melaksanakan visinya dalam menggunakan Fabric Connect (berdasarkan Shortest Path Bridging yang ditingkatkan) sebagai arsitektur end-to-end, kemudian ini diselesaikan dengan pengaktifan orkestrasi dan otomatisasi seperti OpenStack. Ini adalah perluasan alami dan kuat bagi Avaya, dan pelanggan mereka sekarang serta nanti pasti akan menerimanya.”

–       Rohit Mehra, Wakil Presiden Infrastruktur Jaringan, IDC

“SDDC memiliki potensi untuk menjadi pengubah besar Fiducia. Jaringan yang kompleks dan kuat menguntungkan dengan peningkatan pada perhitungan dan penyimpanan. Kemampuan penyediaan real-time Fabric Connect merupakan pembeda utama dan menciptakan kesempatan untuk memperluas ke area-area inovatif seperti orkestrasi dan pengadaan end-to-end, yang kami percaya merupakan bagian dari landasan bagi pusat data otomatis di masa depan.”

–       Wolfgang Boschert, Kepala Keamanan dan Infrastruktur LAN, Fiducia IT AG

“Avaya terus berinovasi pada cara jaringan dirancang, dibangun dan dioperasikan, dengan memanfaatkan kemampuan-kemampuan unik dari teknologi Fabric Connect kami. Pengumuman ini mendemostrasikan bahwa perusahaan dapat secepatnya menyadari keuntungan-keuntungan operasional dari orkestrasi dan otomatisasi real time. Saat beberapa pihak tetap bergantung pada definisi SDN dan apa yang mungkin diberikan di masa depan, Avaya memberikan manfaat bisnis yang nyata di saat ini.”

–        Marc Randall, Wakil Presiden Senior dan General Manager Avaya Networking

Sumber Tambahan

Avaya Software Defined Data Center

Avaya: Delivering Agile, Automated Cloud Services

ZK Research Whitepaper: The Software-Defined Data Center is Key to IT-as-a-Service

Avaya Connected blog: Data Center Automation – Why are we still sending humans to do the job of machines?

Packet Pushers Podcast:  Software Defined Data Center and Fabric Connect

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…
October 30, 2026 - 0

Thrustmaster Luncurkan TCA Sky Yoke Flight Sim Controller

Thrustmaster TCA Sky Yoke hadirkan controller flight sim dilengkapi tujuh…