[PR] Apa sih bedanya NAS dan File Server?

Reading time:
September 16, 2013
business-storage-4-bay-far-front-gallery-500x500

Dalam arsitektur IT konvensional, penyimpanan data biasanya terletak dalam sebuah server. Server untuk file – yang terdiri dari PC dan workstation yang menjalankan sistem operasi jaringan – biasanya mampu menampung sejumlah dokumen dan file multimedia yang volumenya terus meningkat dan memungkinkan penggunanya untuk berbagi-pakai file-file tersebut.

File server dengan direct attached storage (DAS) umumnya terdiri dari satu atau banyak drive yang terhubung melalui kabel SCSI. Drive-drive ini bisa dikonfigurasikan sebagai redundant array of independent disks (RAID).  Perangkat penyimpanan eksternal dapat dipasangkan pada server file untuk menambah kapasitasnya.

 

Keterbatasan DAS

Walau DAS merupakan cara yang lebih sederhana dan hemat biaya bila dibandingkan dengan penyimpanan jaringan, volume data yang terus menerus berkembang serta kebutuhan kapasitas simpan yang meningkat akan membuatnya tidak lagi mencukupi karena beberapa hal berikut:

  • DAS mendukung jumlah drive yang terbatas sehingga skalabilitas menjadi masalah utama. Terlebih lagi, server harus dimatikan terlebih dahulu untuk menambahkan drive. Hal ini tidak hanya mengganggu operasional bisnis tapi memakan waktu dan biaya untuk staf profesional di bidang IT.
  • Ketersediaan data adalah tantangan yang lainnya. Dalam sebuah DAS yang terpusat pada sebuah server, komputer lainnya dalam jaringan harus berkomunikasi melewati server yang terhubung langsung ke penyimpanan tersebut untuk bisa mengakses data. Jika server tersebut sedang tidak dinyalakan, maka pengguna tidak bisa mengakses data yang di-share.
  • Kelambatan akses data bisa terjadi jika bandwidth server sedang digunakan penuh oleh aplikasi-aplikasi yang berjalan di server. Ini terjadi karena server yang bersangkutan sedang menjalankan banyak aplikasi lain, misal e-mail, pembukuan dan basis data, di samping tugasnya untuk menyimpan dan men-share file.

 

Keuntungan NAS

Jenis penyimpanan yang terhubung ke jaringan bisa mengatasi keterbatasan yang dimiliki oleh DAS. Network-attached storage (NAS) adalah perangkat yang dilengkapi dengan hard disk, sistem operasinya sendiri serta perangkat lunak untuk pengelolaan, dan bertugas untuk menyimpan serta men-share file dalam sebuah jaringan. Perangkat ini membebaskan server dari tugas menyimpan dan men-share file, serta memiliki skalabilitas yang lebih baik karena sifatnya yang independen. Contoh NAS adalah keluarga Seagate Business Storage.

  • Keuntungan NAS yang utama adalah kemudahannya.  Perangkat ini hanya perlu dihubungkan dengan server melalui jaringan Ethernet yang sudah ada sebelumnya. Hal ini berarti bahwa pengguna tidak perlu mematikan server apabila ada penambahan kapasitas nantinya.
  • Karena NAS mendukung protokol sistem file yang sangat luas – misal Common Internet File System dan Network File System – NAS bisa diakses oleh komputer klien yang berbasis Windows, Unix, Linux dan Mac. Untuk memastikan kompatibilitas antar platform, tidak diperlukan keahlian IT tertentu. Administrator bisa mengelola beberapa sistem NAS sekaligus, sehingga menghemat waktu dan sumber daya.
  • Sistem NAS membantu mengkonsolidasikan perangkat-perangkat penyimpanan dengan mengganti hard disk-hard disk kecil yang terhubung ke tiap-tiap komputer dengan subsistem yang berkapasitas tinggi. Tingkat utilisasi biasanya juga cukup tinggi karena sistem NAS bisa digunakan oleh banyak server sekaligus. Karena mampu menyediakan kapasitas simpan hingga beberapa terabyte dengan wujud fisik yang kecil, NAS juga bisa menghemat ruang dalam data center. Untuk memastikan akses data yang cepat, produk NAS dilengkapi dengan satu atau lebih portal Ethernet Gigabit.
  • Solusi NAS kini dilengkapi dengan fitur-fitur andalan antara lain RAID dan drive yang hot-swappable (bisa diganti seketika), juga fitur perlindungan data perusahaan besar, contohnya replikasi, serta mirroring untuk menjaga kelangsungan proses bisnis.

Server file tradisional atau penyimpanan jenis DAS mencukupi untuk melayani lingkungan yang memiliki beberapa server. Tapi, seiring dengan bertambahnya jumlah server, mengelola penyimpanan untuk masing-masing server akan menjadi semakin kompleks dan memakan biaya yang tidak sedikit. Skalabilitas DAS yang terbatas juga menjadi penghalang untuk perusahaan yang sedang berkembang dengan semakin banyaknya data yang dimiliki.

Kesimpulannya, NAS menawarkan cara yang lebih mudah, skalabel serta hemat biaya untuk menyimpan dan berbagi-pakai file dalam jaringan. Walau pada masa kini semakin banyak usaha kecil dan menengah yang menggunakan solusi ini sekedar atas alasan skalabilitas, kemudahan serta fungsi-fungsi yang dimiliki sebuah NAS juga bisa menguntungkan kelompok kerja dan perusahaan-perusahaan berskala besar/enterprise.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…