Dell Resmi Go-Private

Author
Ozal
Reading time:
September 18, 2013
dell (2)

Setelah berbulan-bulan terjadi perdebatan panjang di kalangan investor, salah satu produsen PC terbesar di dunia, Dell akhirnya resmi menjadi perusahaan privat atau tertutup. Ini artinya, Dell bukan lagi perusahaan publik yang sahamnya dapat diperjualbelikan secara bebas melalui perdagangan bursa.

Para pemegang saham menyetujui pembelian saham kembali (buyback) senilai US$ 24,9 miliar oleh pendiri sekaligus CEO Michael Dell dan bermitra dengan perusahaan investasi Silver Lake Partners. Angka tersebut setara dengan nilai saham Dell sebesar US$ 13,88 per lembar.

“Saya senang dengan hasil ini dan saya bersemangat untuk terus membangun Dell menjadi provider terkemuka dalam industri solusi teknologi end-to-end. Sabagai perusahaan privat dengan mitra ekuitas swasta yang kuat, kami akan melayani pelanggan menengah dan mendorong inovasi yang akan membantu mereka mancapai tujuan,” kata Dell dalam sebuah pernyataan.

Berakhir sudah 24 tahun Dell menjalani kehidupan bisnis sebagai perusahaan publik. Transaksi pembelian tersebut, rencananya akan ditutup pada kuartal ketiga 1 November mendatang. Michael Dell nantinya akan menjadi pemegang saham terbesar dengan porsi 75 persen.

dell 2 (2)

Setelah ini, Dell berencana untuk melakukan investasi dalam penelitian dan pengembangan, serta melakukan beberapa akuisisi guna memperluas kehadirannya di pasar negara berkembang, mungkin termasuk di Indonesia. Pihaknya juga berniat untuk menambah investasi di bisnis PC dan tablet. Beberapa analis memprediksikan, fokus lain Dell nantinya akan ke arah perangkat lunak, seperti komputasi virtual dan aplikasi virtual yang dikhususkan untuk perawatan kesehatan, serta komputasi high-end di bidang ERP (enterprise resource planning) dan CRM (customer relationship management).

Untuk diketahui, pada 5 Februari lalu, Michael Dell dan Silver Lake telah berencana untuk mengambil alih Dell dengan tawaran sekitar US$ 24,4 miliar atau setara US$ 13,65 per saham. Namun proposal pembelian tidak disetujui oleh para pemegang saham, termasuk di antaranya Microsoft yang memiliki saham sekitar US$ 2 miliar, Bank of America, RBC Capital Markets, Merrill Lynch, dan Barclays. Penyebabnya, di antara pemegang saham terbesar seperti investor Carl Icahn meminta tawaran sekitar US$ 15,00 per saham, bila Dell ingin mengambil alih perusahaannya sendiri.

Namun lambat laun, para pemegang saham mulai melunak. Sebab ada kemungkinan para pemegang saham pesimis dengan masa depan pasar PC yang menjadi bisnis inti Dell tengah suram, begitupun juga dengan makin anjloknya harga saham perusahaan.

(Sumber: PC World)

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…