Apple, Ericsson, dan Google Mendapat Tuntutan (Lagi) Terkait Paten dan Merek Dagang

Reading time:
November 29, 2013

Gelombang tuntutan terkait pelanggaran paten dan merek datang kepada raksasa dunia IT kembali muncul! Setelah aksi saling tuntut yang melibatkan beberapa perusahaan raksasa seperti Apple, Samsung, Nokia, LG, Motorola, dan beberapa nama lain sedikit surut, kini giliran 3 perusahaan yang namanya mungkin belum dikenal di dunia IT yang menuntut 3 raksasa, Apple, Ericsson, dan Google atas kasus-kasus pelanggaran paten dan merek datang terpisah.

judge-with-hammer5

Apple dikabarkan mendapatkan tuntutan dari DSS Technology terkait penggunaan paten yang baru saja mereka dapatkan di beberapa perangkat buatan perusahaan yang kini dipimpin Tim Cook tersebut. Paten tersebut adalah sistem konektivitas nirkabel Bluetootk ke lebih dari satu perangkat sekaligus di iMac, Mac Mini, iPad, iPhone, iPod Touch, dan iPod Nano. Dalam kasus ini, pihak DSS Technology tampaknya hanya menuntut Apple untuk membayar royalti atas penggunaan paten tersebut.

Untuk kasus yang menimpa Google, sebuah perusahaan bernama HangInOut menuntut raksasa Internet tersebut atas penggunaan merek dagang Hangouts sebagai aplikasi instant messaging mereka. HangInOut sendiri merupakan perusahaan yang membuat aplikasi messaging menggunakan rekaman video yang dirilis untuk produk dengan iOS. Kini, HangInOut sendiri masih berada dalam proses mendapatkan merek dagang HangInOut tersebut dan merasa Hangouts dari Google terlalu mirip dengan apa yang kini tengah mereka perjuangkan.

Sedangkan dalam kasus Ericsson, perusahaan tersebut mendapatkan tuntutan dari Micromax Informatics, perusahaan perangkat mobile dari India, terkait upaya “pemerasan” dalam penggunaan paten. Micromax Informatics menyebutkan bahwa Ericsson meminta royalti dengan jumlah yang tidak masuk akal atas penggunaan paten mereka dalam produk perusahaan asal India tersebut. Kini, pihak berwenang di India tengah menyelidiki Ericsson terkait tudingan dari Micromax Informatics tersebut.

Terkait kasus-kasus yang menimpa mereka, Apple dan Google masih belum memberikan pernyatan resmi mereka. Sedangkan Ericsson telah berusaha mengajak Micromax Informatics untuk berdiskusi dan menawarkan beberapa alternatif. Namun, karena pada akhirnya Micromax Informatics memilih untuk memerkarakan kasus ini, tampaknya diskusi tersebut tidak akan jadi dilakukan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…