[PR] Bed, Breakfast, Bathroom and Broadband: Archipelago International dan Cisco Mentransformasi Industri Pariwisata di Indonesia
JAKARTA, Indonesia – 3 Desember 2013 – Archipelago International, salah satu perusahaan hospitality management terdepan di Indonesia, telah mengimplementasikan solusi jaringan cloud Cisco Meraki® untuk akses jaringan kabel dan nirkabel mereka yang disediakan bagi para tamu-tamu mereka sekaligus sebagai dashboardyang efektif dan fleksibel untuk mengelola jaringan mereka yang berkembang semakin pesat.
![[PR] Bed, Breakfast, Bathroom and Broadband: Archipelago International dan Cisco Mentransformasi Industri Pariwisata di Indonesia 1 Consumer Mobile Service Adoption Trends in Asia Pacific](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2013/12/Consumer-Mobile-Service-Adoption-Trends-in-Asia-Pacific-500x215.png)
Archipelago International mengoperasikan lebih dari 70 hotel dan brand, seperti Aston Hotel, Alana Hotel, Harper Hotel, Quest Hotel, Neo Hotel, Favehotel, dan Kamuela Villa di segala penjuru Indonesia, Filipina, dan Malaysia.
Arsitektur cloud dari Cisco Meraki memberikan keuntungan bisnis dari mengelola jaringan dalam satu platform yang terpusat, di seluruh hotel dan menggunakan dashboard yang berbasis web, sehingga menghasilkan penghematan tenaga kerja untuk jangka panjang. Solusi Cisco Meraki telah diimplementasikan di 70 cabang hotel Archipelago International di segala penjuru Indonesia, dan melayani 40.000 pengguna setiap minggunya. Dengan digunakannya perangkat Cisco Meraki MX yang menawarkan proses load balancing yang cerdas, Archipelago International dapat menyediakan akses internet yang dapat diandalkan. Proses troubleshooting, diagnostic, pengaturan VPN, dan pengelolaan rutin harian lainnya dapat dilakukan dari kantor pusat Archipelago International yang berlokasi di Jakarta, Indonesia.
![[PR] Bed, Breakfast, Bathroom and Broadband: Archipelago International dan Cisco Mentransformasi Industri Pariwisata di Indonesia 2 Business Service Adoption Trends in Asia Pacific](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2013/12/Business-Service-Adoption-Trends-in-Asia-Pacific-500x215.png)
Dengan internet yang sudah dianggap sebagai kebutuhan pokok yang keempat dan dengan arus pertumbuhan perangkat pelanggan yang terhubung ke jaringan, Archipelago International dapat memaksimalkan dashboard berbasis web untuk mengidentifikasi dan membatasi lalu lintas internet yang menyebabkan bottleneck atau menyumbat akses internet, mendeteksi penggunaan akses dalam tingkatan perangkat, dan mengelola akses untuk mereka yang menyalahgunakan koneksi jaringan.
Berdasarkan laporan Cisco® Visual Networking Index (2012–2017):
- Pada tahun 2017, akan ada 593 perangkat jaringan yang terhubung ke internet di Indonesia (2,3 perangkat jaringan per orang).
- Lalu lintas internet Indonesia pada tahun 2017 akan setara dengan 3 miliar DVD per tahun, 231 juta DVD per bulan, atau 316.495 DVD per jam.
- Video internet di Indonesia akan bertumbuh 9 kali lipat dari tahun 2012 sampai tahun 2017, dengan lalu lintas internet mencapai 489 Petabyte per bulan pada tahun 2017.
- Pada tahun 2017, lalu lintas internet rata-rata di Indonesia akan mencapai 3 Terabyte per detik, setara dengan 2.340.000 orang men-streaming video internet berdefinisi tinggi secara bersamaan.
Solusi jaringan yang dikelola melalui cloud, Cisco Meraki, menyediakan akses nirkabel, switching, dan keamanan yang terpusat dan berkelas enterprise melalui cloud, dan memberikan visibilitas dan kendali bagi para administrator jaringan. Archipelago International mendapatkan solusi yang mudah dikelola dan dapat diandalkan yang menyediakanup-time jaringan yang maksimal, hemat, dan efisiensi yang lebih baik dengan jaringan Cisco Meraki yang lengkap.















