[PR] NVIDIA Mengungkap Tegra K1, Demo Prosesor Mobile 64-bit Menjalankan Android
![[PR] NVIDIA Mengungkap Tegra K1, Demo Prosesor Mobile 64-bit Menjalankan Android 1 tegra-k1-mainimage](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2014/01/tegra-k1-mainimage-500x268.jpg)
Indonesia, Jakarta – 16 Januari 2014, Dalam berita besar pertama tahun ini di International Consumer Electronics Show, NVIDIA CEO Jen-Hsun Huang mengumumkan Tegra K1. SoC ini akan hadir dalam 2 varian: 32-bit dan 64-bit.
Prosesor mobile NVIDIA generasi ke-5 dari jajaran Tegra ini adalah SoC mobile pertama yang mendukung kemampuan grafis next-gen. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan 192 core sistem grafis Kepler dari GeForce graphics cards dan Tesla supercomputer accelerators.
Berjantung GeForce, Berjiwa Tesla
“Tidak pantas untuk menyebutnya Tegra 5, karena tidak sejajar,” ujar Jen-Hsun di hadapan para jurnalis, analis industri, dan para enthusiast yang memenuhi ballroom Hotel The Strip’s Cosmopolitan. “Kami telah membawa jantung dari GeForce dan jiwa dari Tesla ke komputasi mobile.”
Kami telah memberikan petunjuk mengenai ini sejak beberapa waktu yang lalu. Jen Hsun mengakui bahwa NVIDIA ada di balik crop circle misterius yang muncul di awal bulan Januari di ladang barley dekat Salinas, California. Banyak orang mengira bahwa crop circle tersebut adalah pesan dari alien. Ternyata, crop circle tersebut adalah petunjuk mengenai 192 core Kepler pada Tegra K1.
“Saya sendiri mengetahuinya dari CNN,” kata Jen-Hsun. “Orang-orang mengira itu adalah hasil kerja alien.”
Menjalankan Unreal Engine 4 di Perangkat Mobile
Salah satu highlight acara ini adalah: Jen-Hsun menampilkan Unreal Engine 4 dari Epic Games, berjalan dengan prosesor mobile Tegra K1. Ini adalah sebuah terobosan yang memungkinkan beragam aplikasi yang tadinya dirancang untuk desainer, gamer, dan superkomputer di bawa masuk ke beragam jenis perangkat dan menghapuskan perbedaan antara desktop dan perangkat mobile.
Jen-Hsun juga mengejutkan para hadirin dengan menampilkan Tegra K1 versi 64-bit menjalankan Android. Ini adalah demo pertama di dunia yang menampilkan chip mobile 64-bit menjalankan Android.
Versi 32-bit dari K1 diperkuat dengan 4 core – 4-Plus-1 – CPU ARM Cortex A15 dan akan segera hadir di pasaran sebelum paruh pertama 2014 berakhir. Sementara itu, versi 64-bit diperkuat dengan dual core CPU berbasis arsitektur ARMv8 yang dirancang khusus, akan hadir di paruh kedua tahun ini.
Sebuah Superkomputer Diparkir dalam Garasi
Jen Hsun pun menampilkan sebuab platform baru yang akan membawa kinerja Tegra K1 ke jalan raya.
Visual Computing Module Tegra K1 akan mengijinkan desainer otomotif untuk menyematkan performa yang tadinya hanya ada di superkomputer ke dalam mobil dan truk.
Jen-Hsun menunjukkan bagaimana desainer dapat menggunakan K1 VCM untuk membangun dashboard dari pixel saja.
Disebut “Project Mercury,” demo ini menampilkan hanya sebagian dari kemampuan – mulai dari sistem next-gen infotainment hingga ke display heads-up yang canggih – yang dapat dihadirkan dengan menggunakan visual computing dalam mobil.
Membuat Gamer Tetap Sinkron
Jen-Hsun juga mengumumkan ketersediaan teknologi G-SYNC NVIDIA pada monitor dari Acer, AOC, ASUS, BenQ, Philips, dan ViewSonic.
G-SYNC menghapuskan artifact (kerusakan) sepertu stutter (tersendat) dan tearing (gambar terbelah) yang dapat melontarkanmu dari kenyamanan bermain PC game. Caranya adalah dengan mensinkronisasikan refresh rate monitor sehingga menyamai kecepatan di mana GPU merender gambar.Sebuah demo “StarCraft II,” – dijalankan dengan dan tapa G-SYNC – yang harus dilihat sendiri untuk bisa dipercara, tampil mengagumkan.
– Temukan lebih banyak di:















