[PR] Red Hat Luncurkan BPM Suite berbasis Open Source yang Paling Komprehensif di Industri

Reading time:
March 19, 2014
Red Hat logo - Low Res

Red Hat JBoss BPM Suite  memungkinkan  perusahaan untuk  mengotomatisasi proses  dan  keputusan, serta merespon perubahan pasar secara lebih cepat dan mudah

JAKARTA, Indonesia – 19 Maret 2014 – Red Hat, Inc (NYSE: RHT), penyedia solusi open source terkemuka di dunia, hari ini meluncurkan paket aplikasi business process management berbasis open source yang paling komprehensif dalam industri IT, Red Hat JBoss BPM Suite 6, yang juga mencakup versi terbaru dari platform business rule ,  JBoss BRMS 6. Melalui JBoss BPM Suite 6, Red Hat menawarkan kombinasi yang unik dari  business process management (BPM), business rules management (BRM) dan complex event processing (CEP) dalam sebuah penawaran produk tunggal.

JBoss BPM Suite adalah sebuah platform untuk business process management yang mencakup semua kemampuan JBoss BRMS disertai tambahan dukungan untuk pemodelan, otomatisasi, simulasi, dan pemantauan dari business process. JBoss BRMS adalah platform untuk business rules management dan complex event processing yang digunakan sebagai alat untuk memfasilitasi business rules dari sebuah organisasi dan untuk membuat keputusan bisnis berdasarkan pengaturan tersebut, sebagai alternatif dari konsep yang memasukan business rules secra langsung pada kode aplikasi. Teknologi komplementer ini membantu organisasi merespon perubahan kondisi pasar secara lebih cepat dan mudah melalui kemampuan pengambilan keputusan dan otomatisasi proses yang canggih, dan memberdayakan pengguna bisnis untuk melakukan perubahan yang diperlukan tanpa memerlukan IT untuk menulis ulang kode aplikasi secara manual.

Organisasi selalu berada di bawah tekanan yang konstan untuk tetap kompetitif dan sesuai dalam lingkungan bisnis yang sangat cepat berubah. Menyertakan perubahan-perubahan  ke dalam aplikasi IT yang penting secara manual akan membutuhkan biaya yang tinggi dan memakan waktu, serta dapat menimbulkan risiko kesalahan dan inkonsistensi. Sistem BPM dan BRM memainkan peranan penting dalam mengotomatisasi alur kerja untuk mempertahankan keputusan yang konsisten dan akurat di dalam organisasi. Dengan menciptakan lingkungan di mana pengguna bisnis dan pengguna TI dapat berkolaborasi dengan cepat dan efektif, sistem-sistem ini dapat meningkatkan kemampuan bisnis untuk dengan cepat mengimplementasikan  perubahan-perubahan kedalam infrastruktur aplikasi mereka.

JBoss BPM Suite memungkinkan organisasi untuk fokus membantu pelanggan dan mengembangkan bisnis mereka dengan menyediakan:

•Visibilitas: JBoss BPM Suite dan JBoss BRMS memungkinkan organisasi untuk memperoleh visibilitas yang lebih baik tentang bagaimana bisnis mereka berfungsi, mengidentifikasi hambatan yang mungkin terjadi, dan menentukan apa yang bisa mereka lakukan untuk memperbaiki cara organisasi bekerja.

•Kelincahan Bisnis: Dengan menggunakan JBoss BPM Suite, pengguna bisnis bisa memiliki, mengelola, dan mengubah proses, peraturan, kebijakan dalam menanggapi perubahan kondisi pasar dengan segera, sehingga memungkinkan organisasi untuk merespon lebih cepat dan bersaing dengan lebih efektif.

•Konsistensi: Intervensi manual dalam proses bisnis dan manajemen keputusan dapat mengakibatkan hasil yang tidak konsisten dan biaya tenaga kerja yang tinggi. Perusahaan modern tidak dapat meninggalkan peluang keputusan penting bisnis. JBoss BPM Suite dan JBoss BRMS membantu organisasi menjalankan proses-proses inti dan keputusan dengan cara yang sama, setiap saat.

Business rules management sering diimplementasikan berdampingan dengan BPM untuk memberikan manajemen keputusan dalam konteks proses bisnis, dan JBoss BPM Suite 6 menggabungkan semua fitur  di dalam JBoss BRMS 6. Fitur-fiturnya meliputi:

  •  Alat pengguna bisnis canggih: Dengan perangkat yang membuat peraturan dan proses definisi mudah diidentifikasi dan dimengerti, JBoss BPM Suite 6 membantu pakar bisnis untuk menerapkan pengetahuan mereka langsung ke dalam bentuk model. Alat-alat ini meliputi pembuat model proses BPMN2 secara drag and drop, pembuat model data grafis, dan business activity monitoring (BAM)  dashbord dan reporting, sebagai tambahan rule authoring dan  perangkat untuk manajemen yang juga termasuk dalam JBoss BRMS 6.
  •  Integrasi yang kuat: JBoss BPM Suite menggabungkan runtime rule engine dan fitur CEP dari JBoss BRMS dengan business process execution server yang mampu mendukung berbagai kebutuhan beban kerja. Menggabungkan teknologi-teknologi ini menjadi penawaran yang komprehensif memberikan integrasi yang efisien dan pengalaman pengguna yang mulus, yang pada akhirnya memungkinkan organisasi untuk meluncur ke pasar lebih cepat dengan produk baru dan layanan baru.
  • Pilihan yang fleksibel untuk deployment: JBoss BPM Suite 6 dan JBoss BRMS 6 dapat digunakan pada lingkungan physical, virtual dan cloud. Kedua produk ini dapat memanfaatkan clustering JBoss Enterprise Application Platform 6 untuk memenuhi kebutuhan skalabilitas dan kebutuhan penerapan ketersediaan yang tinggi. JBoss BPM Suite 6 dan JBoss BRMS 6 kompatibel dengan lingkungan platform-as-a-service (PaaS), seperti OpenShift oleh Red Hat, dan menyediakan dasar untuk bpmPaaS sebagai bagian dari layanan Red Hat JBoss xPaaS services untuk OpenShift.

Ketersediaan

JBoss BPM Suite 6 dan JBoss BRMS 6 telah tersedia secara global.

Kutipan Pendukung

Mike Piech, general manager, Middleware, Red Hat

“Kami dengan mantap telah membangun portofolio Red Hat JBoss Middleware selama bertahun-tahun, dengan menambahkan beberapa bagian untuk membantu pelanggan kami dalam perjalanan mereka menciptakan ekosistem aplikasi yang lebih terintegrasi, cerdas dan inovatif. JBoss BPM Suite adalah puncak portofolio pengembangan aplikasi enterprise open source perusahaan kami, dan peluncuran pada hari ini merupakan tonggak sejarah dalam strategi middleware kami untuk memberikan sebuah platform yang komprehensif yang memberdayakan pengembang dan pengguna bisnis untuk berinovasi dan berkompetisi.”

Carl Lehmann, IT analyst dan research manager, 451 Research

“Banyak organisasi mendekati otomatisasi proses bisnis sebagai peristiwa tunggal. Pemimpin industri mengejar ini sebagai awal dari program perbaikan yang berkelanjutan. Upaya tersebut membutuhkan proses pemodelan yang meliputi aturan manajemen dan pendukung keputusan, simulasi untuk menguji asumsi, dan umpan balik kinerja atas pelaksanaan untuk membuktikan hasil. Melakukan hal seperti ini membutuhkan kerangka kerja yang terintegrasi seperti JBoss BPM Suite, Red Hat untuk mendapatkan hasil yang konsisten dan handal.”

Ian Kinkade, CEO, Information Design, Inc.

“Kami memiliki pengalaman bertahun-tahun bekerja dengan berbagai teknologi dari pemimpin industri seperti Red Hat. JBoss BPM Suite dibangun pada portofolio middleware Red Hat yang ada dan berkembang lebih luas ke lingkungan perusahaan dengan memungkinkan mereka untuk tidak hanya membangun dan mengintegrasikan aplikasi, tetapi juga mengotomatisasi. Pelanggan seharusnya mendapati ini sebagai penambahan berharga dan kami sangat gembira dapat membantu mereka menemukan cara-cara baru untuk menjadi lebih lincah dan kompetitif.”

Sumber-sumber Tambahan

Terhubung dengan Red Hat

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…