Pajak Barang Mewah Bikin Ponsel BM Makin Marak

Author
Ozal
Reading time:
April 12, 2014

Rencana Pemerintah Indonesia mengenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 20 persen atas ponsel di atas Rp 5 juta, mendapat sambutan negatif dari Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI). Pemerintah diminta mengkaji ulang kebijakan tersebut.

Melalui kebijakan pajak tersebut, seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah ingin merangsang pertumbuhan industri ponsel dalam negeri dan memotivasi vendor global bisa mendirikan pabrik perakitannya di Tanah Air. Namun, asosiasi tersebut memandang, kebijakan itu juga akan merangsang pertumbuhan pasar gelap ponsel atau Black market (BM) makin menjadi-jadi di Tanah Air.

bm 2

“Sebuah keseimbangan harga yang signifikan antara ponsel yang diimpor secara legal dan yang diimpor secara ilegal, pasti akan merangsang pertumbuhan pasar gelap,” kata ketua APSI, Hasan Aula, seperti dikutip dari Cellular News.

Hasan menjelaskan, PPnBM tentunya akan membuat harga ponsel yang masuk ke Indonesia menjadi jauh lebih mahal. Pasalnya, vendor akan langsung mengeluarkan harga setelah pajak ketika masuk, meski di negara asalnya atau negara lain jauh lebih murah.

Terlebih, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan baru terkait pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPn) sebesar 10 persen dan 7,5 persen Pajak Penghasilan (PPh) terhadap penjualan ponsel. Alhasil, harga ponsel akan naik hampir 40 persen setelah dikenakan PPn, PPh, dan ditambah PPnBM. Belum lagi, nilai tukar terhadap dolar AS sering ikut merusak harga ponsel dalam negeri.

bm

Skenario terburuk bila PPnBM ini diterapkan ialah, angka penyelundupan ponsel mahal bakal meningkat hingga 50 persen menjadi lebih dari 10 juta unit dalam setahun. Saat ini pun, penyelundupan ponsel diperkirakan telah berkisar 20-30 persen guna menghindari bea masuk sekitar 2,5 persen.

“Distributor resmi pun takut bahwa mereka tidak dapat bersaing dengan penjual ponsel pasar gelap yang menjual ponsel dengan harga kurang dari ponsel yang diimpor secara legal. Dengan memberantas pasar gelap, kami dapat menyediakan iklim usaha yang lebih kondusif,” ujar Usun Pringgodigdo, kepala divisi teknologi APSI.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…
June 12, 2026 - 0

Final Fantasy VII: Revelation Hapus Beberapa Konten Dari Versi Original

Square Enix hapus beberapa konten dari versi original untuk Final…
June 12, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Siapkan PHK Massal Pada Juli 2026

Xbox dikabarkan bersiap lakukan PHK massal setelah tahun fiskal ini…