[PR] Server AMD SeaMicro SM15000™ Catat Rekor Benchmark untuk Komputasi Awan OpenStack Hyperscale

Reading time:
May 16, 2014

Canonical Ubuntu OpenStack 14.04 (Icehouse) pada Server SeaMicro SM15000 Meningkat hingga 168,000 Virtual Machine

SAN FRANCISCO, Calif. — May 16, 2014 — AMD (NYSE: AMD) hari mengumumkan bahwa server SeaMicro SM15000™ mereka mencatatkan rekor benchmark yang signifikan untuk komputasi awan hyperscale melalui sebuah demonstrasi yang menunjukkan bagaimana OpenStack dapat dengan cepat dan andal menyediakan layanan komputasi dalam skala besar. Pengujian ditetapkan menggunakan 168.000 virtual machine pada 576 physical host.  75,000 virtual machines pertama berhasil disebar dalam waktu 6 jam 30 menit. Ini adalah demonstrasi terbesar yang pernah ada untuk skalabilitas OpenStack.  AMD berhasil menorehkan rekor dengan kolaborasi bersama Canonical menggunakan distribusi Ubuntu OpenStack (Icehouse). MaaS (Metal as a Service), bagian dari Ubuntu 14.04 LTS dan Ubuntu OpenStack, juga digunakan untuk mengirim server bare metal, media penyimpanan dan jaringan. Solusi ini sudah tersedia mulai hari ini dan menjadi yang paling terjangkau, menjadi aplikasi otomatis untuk menyebar OpenStack dalam lingkungan hyperscale.

“Rekor ini sekaligus mengesahkan bahwa SeaMicro SM15000 sangat cocok untuk menyebarkan OpenStack dalam jumlah besar,” kata Dhiraj Mallick, corporate vice president and general manager, AMD Data Center Server Solutions. “Kombinasi OpenStack Ubuntu dan server SeaMicro SM15000 menyediakan solusi terdepan untuk industri dalam membangun infrastruktur awan yang responsif dan ideal.”

OpenStack Ubuntu 14.04 menyediakan integrasi bagi server SeaMicro SM15000 untuk dapat mendukung application programming interface (API) RESTful. Server SeaMicro SM15000 dari AMD adalah satu-satunya server yang secara default sudah mendukung dan menyediakan API RESTful tanpa membutuhkan aplikasi manajemen terpisah lainnya, ketika mempercepat otomatisasi dan menyederhanakan manajemen dengan membuat standar interface untuk menyediakan komputasi, media penyimpanan, dan jaringan. Server SeaMicro SM15000 menyediakan infrastruktur data center yang paling fleksibel dan terjangkau di industri.

“Sekali lagi, kami telah menaikkan standar dan menjadikan OpenStack Ubuntu sebagai cara tercepat dan paling terpercaya dalam membangun infrastruktur awan untuk personal mupun publik,” kata Mark Shuttleworth, founder of Ubuntu and Canonical. “OpenStack Ubuntu terlihat menonjol dengan performa yang dimilikinya dalam menyediakan, membangung, dan mengatur awan hyperscale.”

AMD’s SeaMicro SM15000 Server

Server SeaMicro SM15000 dari AMD adalah server terbaik dan paling hemat energi yang ada di pasaran. Dalam 10 rak unit, server ini terhubung dengan 512 compute cores, jaringan dengan input dan output sebesar 160 gigabits, dan media penyimpanan dengan kapasitas lebih dari lima petabyte dengan supercompute fabric berkinerja tinggi sebesar 1,28 terabyte, yang disebut dengan Freedom™ fabric. Server tidak lagi menggunakan sistem switch top-of-rack, terminal server, ratusan kabel dan ribuan komponen yang tidak diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih simpel dan efisien.

Jajaran server SeaMicro dari AMD saat ini sudah mendukung prosesor AMD Opteron™ next-gen (core “Piledriver”), Intel® Xeon® E3-1260L (“Sandy Bridge”), E3-1265Lv2  (“Ivy Bridge”), E3-1265Lv3  (“Haswell”) dan prosesor Intel® Atom™ N570. Server AMD SeaMicro SM15000 juga mendukung produk-produk dari Freedom Fabric Storage, memungkinkan sebuah sistem untuk terhubung dengan media penyimpanan berkapasitas lebih dari lima petabyte dalam dua rak server. Solusi ini bisa memberikan manfaat yang sama seperti solusi mahal dan kompleks layaknya network attached storage (NAS) dan area penyimpanan jaringan (SAN) namun dengan lebih sederhana dan biaya hemat.

Sumber Pendukung :

  • Learn more about AMD’s SeaMicro SM15000 here
  • Download AMD’s OpenStack Reference Architecture here
  • Become a fan of AMD on Facebook
  • Follow AMD Server on Twitter
Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…