Review Moto G: Smartphone Dual SIM Murah Pertama Motorola

Reading time:
August 8, 2014

Apakah Anda tahu tentang Motorola? Perusahaan yang satu ini pernah merajai pasar Indonesia dengan ponsel tahan benturannya serta memiliki desain bak personel film StarTrek. Sayang memang, karena masalah keuangan, Motorola harus menjual perusahaan ini ke Google dan pada akhirnya sang raja mesin pencari tersebut menjualnya lagi ke Lenovo. Padahal, saat penjualan divisi smartphone tersebut, ada sebuah smartphone Android yang menarik untuk dibahas.

Moto G

Anda salah jika kita saat ini akan membicarakan Moto X yang penuh dengan feature perintah suara. Kita saat ini membicarakan smartphone Moto G Dual SIM, perangkat Android terbaru dari Motorola yang memiliki harga terjangkau. Harga resmi Moto G dengan memori internal 8 GB di bawah dua juta rupiah, sedangkan yang 16 GB adalah Rp2.250.000 saja! Dan saat ini, perangkat dengan memori internal 8 GB sedang mampir ke meja pengujian tim Jagatreview.

Satu keunikan yang ditawarkan oleh Motorola pada smartphone ini adalah kencangnya update sistem operasi. Saat peluncurannya, smartphone ini baru menggunakan Jelly Bean 4.3 dan saat ini sudah dijual dengan sistem operasi Kitkat 4.4. Tidak tertutup kemungkinan, Moto G bisa mendapatkan update Android L di masa depan.

Moto G - Belakang

Moto G tidak memiliki tombol capacitive diluar layar sehingga soft button back, home, dan recent app dapat ditemukan langsung di layarnya. Hal ini tentu saja memotong resolusi layar yang ada. Dengan desain unibody, smartphone yang satu ini pun tidak dapat diganti baterainya tanpa harus ke service center-nya. Build-nya sendiri dapat dirasakan cukup kokoh.

Moto G - Spesifikasi SoCMoto G - Spesifikasi Prosesor Moto G - Spesifikasi Sensor

Moto G Dual SIM yang satu ini menggunakan system-on-chip dari Qualcomm dengan Snapdragon 400 yang menggunakan prosesor quad core ARM Cortex A7 berkecepatan 1,2 GHz dan memiliki GPU Adreno 305. Smartphone ini memiliki RAM sebesar 1 GB dan penyimpanan internal berkapasitas 8 GB yang dapat dipakai sekitar 5 GB untuk menyimpan data tanpa adanya slot microSD. Sistem operasi yang digunakan saat kami menerima smartphone ini adalah Kitkat 4.4.2. Baterai yang digunakan memiliki kapasitas 2070 mAh.

Paket Penjualan

Seperti inilah paket penjualan yang dibawa oleh Motorola Moto G.

Moto G - Kemasan Moto G - Kemasan Belakang

Di dalam paket penjualan tersebut ditemukan perlengkapan seperti berikut ini:

Moto G - Earphone

 

Moto G - Charger Moto G - Dokumen

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…