[PR] Pengguna di Brazil, Rusia dan Italia Paling Banyak Diserang Malware Perbankan

Reading time:
July 4, 2014

Pengguna di Brazil, Rusia dan Italia Paling Banyak Diserang Malware Perbankan

Jakarta, 4 Juli 2014

Menurut laporan bulanan terbaru Kaspersky Lab mengenai ancaman online di sektor perbankan, para pengguna di Brazil, Rusia dan Italia adalah yang paling sering diserang malware keuangan. Dalam periode laporan yaitu dari 19 April – 19 Mei 2014, solusi Kaspersky Lab memblokir 126.600 upaya serangan terhadap komputer untuk menjalankan malware yang mampu mencuri uang dari pemilik rekening online banking di tiga negara di atas. Jumlah ini lebih dari sepertiga jumlah total pengguna yang diserang oleh malware perbankan di seluruh dunia.

Biasanya, para penjahat cyber akan mencoba mencuri data kartu bank pengguna dengan bantuan program Trojan khusus. Dari pertengahan April sampai pertengahan Mei, Zeus (Trojan-Spy.Win32.Zbot) kembali menjadi Trojan perbankan dengan penyebaran paling luas. Berdasarkan penelitian Kaspersky Lab, program ini terlibat dalam 198.200 serangan malware terhadap nasabah perbankan online. Sekitar 82.300 orang diserang oleh Trojan-Banker.Win32.ChePro dan Trojan-Banker.Win32.Lohmys, keduanya adalah program berbahaya yang terutama menyebar melalui email spam dengan subyek “biaya Internetbank”.

Cara lain untuk mencuri data perbankan yaitu dengan serangan phishing. Selama periode laporan, solusi Kaspersky Lab memblokir 21,5 juta serangan phishing dan hampir 10% serangan (sekitar 2 juta) menyasar data kartu bank pengguna.

Periode laporan dipicu oleh peristiwa yang sangat membahayakan keamanan sistem pembayaran online, yaitu kerentanan yang sebelumnya ditemukan di libraryenkripsi populer OpenSSL. Bug ini memungkinkan penyerang mendapatkan akses ilegal ke memori bufferperangkat yang rentan, baik itu smartphone, komputer personal atau server. Kerentanan Heartbleed tidak meninggalkan jejak dan masih belum diketahui data apa saja yang dicuri dan berapa banyak yang dicuri. Namun, sebagian besar perusahaan yang melakukan transaksi online menggunakan OpenSSL versi rentantelah merekomendasikan klien mereka mengubah password akun mereka dan memantau setiap aktivitas yang tidak biasa.

“Munculnya kerentanan Heartbleed memicu serangkaian kebocoran semua jenis data di berbagai bidang bisnis. Hal ini karena kerentanan ini mencakup library kriptografi OpenSSL yang digunakan di berbagai software termasuk software perbankan. Ketiadaan update resmi library selama beberapa jam setelah kerentanan terdeteksi dan lambatnya reaksi layanan keamanan TI di perusahaan keuangan dalam menginstal update menyebabkan, dalam beberapa kasus, kebocoran data transaksi perbankan. Itulah mengapa, dalam beberapa bulan ke depan, kita memperkirakan ada lonjakan transaksi palsu,”ungkap Sergey Golovanov, Principal Security Researcher, Kaspersky Lab.

Laporan bulanan tentang ancaman online di sektor perbankan hanyalah salah satu bagian dari Kaspersky Intelligence Servicesyang ada di dalam platform Kaspersky Fraud Prevention. Platform ini memberikan perlindungan multi-level atas pembayaran elektronik dan mencegah penipuan keuangan online. Kaspersky Fraud Prevention menggabungkan komponen server yang diinstal pada hardware perusahaan keuangan, aplikasi klien untuk endpoint, dan layanan informasi khusus.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…