[PR] ZTE Mempertahankan Kepemimpinannya di Pasar Video Konferensi di Asia Pasifik

Reading time:
July 21, 2014

ZTE Mempertahankan Kepemimpinannya di Pasar Video Konferensi di Asia Pasifik

Berdasarkan laporan dari Wainhouse Research, pendapatan pangsa pasar video konferensi ZTE di Asia Pasifik meningkat hingga 26%

15 Juli 2014, Jakarta, Indonesia – ZTE Corporation (“ZTE”) (H share stock code: 0763.HK / A share stock code: 000063.SZ), sebuah perusahaan publik global penyedia peralatan telekomunikasi, solusi-solusi jaringan, dan perangkat mobile, berhasil mempertahankan posisinya sebagai vendor nomor 1 di pasar video konferensi di Asia Pasifik, menurut data dari Wainhouse Research. ZTE berhasil menjadi pemimpin di pasar ini karena mampu mempertahankan pertumbuhan pendapatan serta pengapalan produk dan solusi video konferensi.

Wainhouse Research adalah sebuah perusahaan konsultasi dan riset pasar, yang berkantor pusat di Boston, Massachusetts. Perusahaan ini memiliki spesialisasi dalam meneliti pasar komunikasi dan kolaborasi terpadu (UC & C).

Hasil laporan dari Wainhouse Research mengungkap bahwa ZTE merupakan vendor terkemuka yang menguasai 26% pangsa pasar video konferensi di Asia Pasifik berdasarkan jumlah pendapatan di kuartal keempat tahun 2013. Pangsa pasar ZTE mengalami peningkatan dibandingkan kuartal sebelumnya yang hanya 23%. Di tahun yang sama, ZTE berhasil melipatgandakan jumlah pendapatannya selama kuartal pertama hingga kuartal keempat. Secara global, ZTE menempati peringkat ketiga sebagai vendor video konferensi terbesar.

“ZTE memiliki komitmen yang tinggi untuk membantu perusahaan memanfaatkan teknologi video konferensi yang paling canggih, agar bisa berkolaborasi serta berkomunikasi dengan lebih cerdas,” kata Qian Mi, General Manager produk-produk UC & C di ZTE. “Bagi kami, meraih posisi sebagai pemimpin di pasar video konferensi merupakan sebuah pengakuan atas kerja keras kami dalam penelitian dan pengembangan solusi dalam bidang ini.”

Sejak tahun 2013, ZTE telah menjadi pemimpin pasar di industri ini dalam hal inovasi. Hal ini dibuktikan dengan meluncurkan terminal video konferensi pertama yang mendukung H.265, TelePresence T900 pertama yang mendukung high-definition 1080p/60fps dengan empat kanal, dan juga ET700 yang merupakan terminal video konferensi cerdas pertama.

ZTE menawarkan berbagai solusi yang dapat disesuaikan kepada para pelanggannya di dunia, termasuk Indonesia, untuk memenuhi berbagai kebutuhan layanan informasi pemerintahan, perusahaan kecil dan menengah, dan juga permintaan akan produk yang mampu meningkatkan mobilitas perusahaan. Dengan berbagai solusi ini, ZTE mendorong peningkatan teknologi informasi, komunikasi, serta teknologi (ICT) di industri.

zte booth

Secara global, ZTE mempekerjakan lebih dari 1.000 teknisi, yang merupakan ahli dalam bidang sistem video konferensi, di 18 pusat penelitian dan pengembangan ZTE yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Sejak memasuki pasar ini pada tahun 1994, ZTE telah menciptakan sistem video konferensi dengan teknologi terdepan di zamannya. Hinga kini, ZTE memiliki lebih dari 150 paten untuk solusi video konferensi. Agar dapat terus mempertahankan posisinya sebagai penyedia teknologi terkini di pasar, saat ini, ZTE aktif melakukan penelitian dalam teknologi video konferensi berbasis cloud.

Solusi-solusi video konferensi terintegrasi dari ZTE telah banyak diterapkan oleh para pelanggan untuk berbagai aktifitas seperti kegiatan administrasi, perdagangan, pendidikan di daerah terpencil, pengobatan di daerah terpencil, bantuan bencana, hingga untuk melayani pelanggan. Selain untuk kegiatan tersebut, solusi ini juga telah diterapkan di industri perhotelan dan collaborative office.

Solusi-solusi video konferensi ini telah tersedia di Indonesia dengan diluncurkannya Paket Smart Hospitality oleh PT. ZTE Indonesia dan mitra-mitranya di Bali beberapa waktu yang lalu. Solusi ini merupakan bagian dari solusi yang ditawarkan oleh ZTE Enterprise, salah satu unit bisnis PT. ZTE Indonesia.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 31, 2026 - 0

Visa Gandeng MOONTON Untuk Perkuat Ekosistem Gaming Indonesia

Visa berkolaborasi dengan MOONTON sebagai Global Payment Partner M Series…
October 31, 2026 - 0

GameSir G7 Pro Controller Bawa Nuansa Vice City Dari GTA 6

GameSir luncurkan G7 Pro Sunset Boulevard dan Ocean Breeze, hadirkan…
October 31, 2026 - 0

Nintendo Indie World Showcase Pamerkan 23 Game Indie

Nintendo Indie World Showcase untuk Oktober 2026 menampilkan 23 game…
October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…