[PR] Lamudi Kini Hadir di Bali!
Lamudi Kini Hadir di Bali!
Portal properti global terkemuka, Lamudi, terus memperluas jangkauan operasionalnya di Indonesia
JAKARTA, 7 AGUSTUS 2014: Setelah tiga bulan lalu membuka kantor operasional untuk Indonesia Timur di Surabaya, kini Lamudi membuka kantor operasionalnya di Bali. Tujuannya, tak lain adalah untuk melayani permintaan sektor real estate yang sedang booming di kawasan tersebut.
![[PR] Lamudi Kini Hadir di Bali! 1 Logo Lamudi](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2014/07/Logo-Lamudi.jpg)
Lamudi mendapatkan tanggapan yang positif dan optimis dalam memasuki pasar properti Bali. Saat ini, Lamudi telah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan lebih dari 206 agen dari 41 agensi properti, yang mencakup 60% dari agen real estate dan broker di pulau Bali.
Sebulan setelah diresmikan, kantor regional Lamudi telah berhasil mengumpulkan lebih dari 5.000 listing properti untuk para pembeli dan penyewa di Bali. Lamudi menunjuk Putut Brahamputra sebagai perwakilan di Bali, yang telah memiliki pengalaman sebagai agen real estate Harcouts Bali dengan pengetahuan pasar properti lokal yang tak diragukan lagi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Bali menjadi salah satu pasar properti yang paling menarik di Indonesia. Hal ini dibuktikan juga oleh data yang dimiliki Bank Indonesia, yaitu terjadinya kenaikan harga perumahan di Bali, tepatnya di kota Denpasar, sebesar 9.97% pada kuartal pertama tahun 2013. Pada tahun yang sama, perusahaan konsultan real estate global, Knight Frank, juga melihat bahwa harga properti/perumahan mewah di Bali meningkat sebesar 22%.
Seiring dengan kenaikan harga properti di daerah-daerah wisata populer, perkembangan pasar real estate di daerah pantai utara dan Bukit Peninsula juga meningkat. Investor berbondong-bondong membeli lahan dan membangun vila pribadi, kondominium, hotel dan resort.
Mengenai hal ini, Managing Director Lamudi di Indonesia, Karan Khetan, mengatakan, “Bali adalah salah satu daerah dengan permintaan properti paling menarik di Indonesia. Dengan hadirnya perwakilan resmi ini, Lamudi akan berusaha memenuhi permintaan properti di sana dengan semaksimal mungkin.”
Ia juga menambahkan,”Pasar properti di Bali didominasi oleh pembeli dari luar negeri. Apalagi, Calon Presiden Jokowi juga berjanji untuk mempermudah proses bagi orang asing untuk memiliki properti di Bali dan Jakarta, setelah ia dilantik menjadi presiden nanti. Hal ini bisa mendorong semangat warga negara asing untuk menanamkan investasi mereka dalam pasar properti di kawasan tersebut.
Untuk memudahkan pembeli yang berasal dari luar Indonesia, portal Lamudi Indonesia juga menyediakan layanan dengan Bahasa Inggris. Selain itu, situs ini dirancang khusus sehingga dapat menyertakan informasi jenis properti tertentu yang ditawarkan di Bali. Contohnya, jenis kondominium-kondominium yang dioperasikan mirip dengan hotel.
Salah satu mitra Lamudi di Bali, Ketut Efrata Fransisca dari Harcourts Nusa Dua, mengatakan: “Sebagian besar klien potensial kami, baik asing maupun lokal, sekarang mengakses layanan kami secara online. Kami masih mengiklankan properti kami di media kovensional, seperti koran, spanduk, dan banyak lagi. Tapi trafik tertinggi berasal dari iklan online, karena format ini memberikan semua informasi yang dibutuhkan pelanggan kami, termasuk gambar-gambar properti yang dijual atau disewa.
“Faktor yang paling penting adalah, melalui website, Lamudi dapat menjangkau klien dari semua negara. Karenanya, sebagai agen properti profesional, kini kami memusatkan periklanan properti di ranah online, sehingga kami dapat menjangkau seluruh pembeli potensial di seluruh dunia.”[]












