[PR] Citrix MNU November 2014: Bagaimana kerja akan dilakukan tahun 2030
Mobilitas lebih dari game-chang
Dengan lebih dari tujuh milyar perangkat mobile yang kini ada di dunia[3], dan peningkatan jumlah perangkat yang terhubungkan sebesar 30-kali lipat sebelum 2020[4], teknologi bergerak dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Internet of Things (IoT) menyatukan perangkat dan teknologi, dan evolusi dari perangkat wearable hanyalah permulaannya. Bukan hanya teknologi yang berubah – cara kita menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari juga terus-menerus berubah.
Mark Micallef, Area Vice President Citrix ASEAN, mendiskusikan evolusi dari kerja di Asia beberapa tahun terakhir, dan bagaimana kerja akan dilakukan tahun 2030.
Menggabungkan kebudayaan internasional saat bekerja
Kini lingkungan kerja semakin tech-savvy dengan penetrasi telepon seluler di seluruh dunia yang diharapkan akan meningkat dari 61,1 persen tahun 2013 menjadi 69,4 persen tahun 2017[5]. Ini sangat mempengaruhi ekspektasi karyawan mengenai cara melaksanakan pekerjaan mereka. Kenyamanan dan keuntungan lainnya yang ditawarkan oleh teknologi menghasilkan tenaga kerja yang menuntut fleksibilitas yang lebih besar saat bekerja. Bekerja tidak lagi didefinisikan oleh tolak ukur tradisional seperti hari kerja, jam kerja atau bahkan lokasi tempat kerja. Individu kini dilengkapi dengan teknologi yang memberikan mereka kemampuan untuk bekerja di manapun dan kapan pun mereka mau.
Saat ini, banyak perusahaan bekerja dengan mitra, pelanggan dan berbagai pihak di batas geografis dan zona waktu yang berbeda. Agar organisasi jadi tangguh dan merespon cepat keadaan dan kesempatan bisnis yang terus berubah, mereka harus melakukan bisnis antar batas dan merangkul budaya kerja 24/7.
Alat-alat kolaborasi membantu organisasi mencapai hal tersebut. Misalnya, alat video-conference terintegrasi dapat menjembatani komunikasi manusia. Melalui hal ini, hubungan manusia semakin menguat, terutama dalam hubungan lintas budaya, memungkinkan dunia yang benar-benar terhubungkan secara global.
Dalam waktu dekat, kenyataan yang berubah ini juga diharapkan mendorong cara-cara baru bagi masyarakat dalam bersosialisasi dan berhubungan antar zona waktu dan geografi atas permintaan dan saat dalam perjalanan.
Meningkatkan efisiensi kerja jauh lebih baik dari sebelumnya
Kemajuan teknologi juga telah secara signifikan membantu pekerja profesional dalam meningkatkan efisiensi kerja. Contohnya dalam industri kesehatan. Selain membuat arsip pencatatan medis elektronik menjadi lebih efisien dan tepat, solusi virtualisasi memberikan profesional kesehatan yang sedang berada di jalan akses ke informasi klinis penting untuk memantau pasien secara real-time dengan setiap perangkat. Pada akhirnya ini meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan para pekerja profesional kesehatan dan waktu respon pasien.
Ruang kerja mobile adalah semua hal terkait dengan transformasi alur kerja dan pertukaran informasi. Dengan dasar ini mungkin kita dapat mengharapkan sistem TI yang lebih intuitif dan interaktif di masa depan. Misalnya, di rumah sakit dalam waktu dekat, catatan medis elektronik akan mampu memprediksi, dalam batasan tertentu, apa yang harus dilakukan oleh pekerja profesional kesehatan, atau memberikan mereka kemampuan untuk merespon keadaan medis yang berubah. Pengawasan dan analisis elektronik akan memungkinkan sebuah sistem peringatan dini yang akan membantu industri lebih siap dan mampu merespon dengan lebih baik.
Bersiap-siap untuk populasi yang menua
Asia terdiri dari negara maju dan berkembang, masing-masing memiliki perkembangan ekonomi yang berbeda dan beragam nilai-nilai kebudayaan. Akan tetapi, ada sebuah kesamaan di seluruh wilayah – semakin meningkatnya populasi penduduk lanjut usia. Misalnya, rasio penduduk usia kerja di Singapura terhadap orang tua akan menurun tajam, dari sekitar 8:1 hingga 3,5 individu usia-pekerja per penduduk usia lanjut pada tahun 2030[6]. Sama halnya dengan Indonesia. Diperkirakan populasi lanjut usia akan tumbuh lebih dari tiga kali pada tahun 2050 sejak milenium[7]. Perubahan demografis ini secara tidak sengaja memiliki implikasi ekonomi.
Selain usaha pemerintah untuk membuat ruang kerja lebih ramah bagi keluarga dan produktif, teknologi juga memiliki potensi untuk membantu negara dalam mengatasi perubahan ini. Memanfaatkan teknologi untuk menerapkan aturan kerja yang fleksibel, seperti telecommuting atau ruang kerja mobile, penting bagi pengusaha untuk menarik dan mempertahankan staf.
Di suatu wilayah di mana banyak negara cenderung mendukung kepedulian terhadap keluarga dibandingkan institusi, teknologi sangat penting dalam menciptakan aturan kerja yang fleksibel sehingga pegawai memiliki waktu untuk menjaga generasi yang lebih tua. Solusi seperti jaringan awan, virtualisasi desktop dan aplikasi, mewujudkan hal ini. Dalam waktu dekat, solusi tersebut mungkin menjadi hal yang paling dibutuhkan wilayah tersebut untuk mengatasi masalah yang disebabkan oleh meningkatnya populasi lanjut usia.
Nilai dari teknologi hampir tak berarti, kecuali diukur dari manfaat yang dibawanya bagi masyarakat. Kemajuan dan inovasi teknologi mendorong masa depan kerja menjadi kerja yang berdasarkan pengetahuan, tidak terikat oleh lokasi fisik, dan di mana kolaborasi didahulukan.
Dalam tujuan untuk membuka potensi ekonomi di Asia sepenuhnya, sangat penting bagi perusahaan untuk berusaha memberikan cara-cara baru dalam mengatur alur kerja mereka, keterlibatan karyawan, dan berkolaborasi dengan bisnis lainnya baik di dalam maupun di luar daerah. Menyatukan berbagai teknologi, seperti virtualisasi, jaringan kerja, solusi pengelolaan mobilitas dan awan, dapat membantu organisasi untuk lebih menjalankan mobilitas bisnis. Hal ini akan membuat organisasi mencapai tingkatan baru dalam penghematan biaya, inovasi, produktivitas, ketangkasan, dan kepuasan pegawai.
Untuk diskusi lebih lanjut dengan Mark Micallef, Area Vice President, ASEAN, mengenai solusi mobilitas dan strategi perusahaan, mohon hubungi Felicia Ang di +65 9113 9636 atau felicia.ang@yingcomms.com.
Berikut merupakan headline Citrix lainnya yang mungkin menarik untuk Anda.
- Citrix Mengakuisisi RightSignature untuk Mengefektifkan Alur Kerja
Citrix mengumumkan bahwa mereka telah merampungkan proses akuisisi RightSignature, sebuah perusahaan signature elektronik berbasis awan terkemuka yang berlokasi di Santa Barbara, California. RightSignature, yang terintegrasi dengan Citrix ShareFile, menyediakan cara sederhana untuk mendapatkan dokumen yang ditandatangani secara elektronik, membantu pelanggan untuk mendigitalkan dokumen, mengotomatiskan proses dan tanpa kertas. - Citrix NetScaler AppFirewall Meraih Peringkat “Recommended” pada Tes Web Application Firewal NSS Labs
Citrix mengumumkan bahwa solusi keamanan aplikasi web NetScaler AppFirewall™ telah selesai diuji oleh NSS Labs, perusahaan riset keamanan informasi dan penasihat terkemuka di dunia. Hasil dari tes web application firewall (WAF) yang paling komprehensif dalam industri mengungkapkan bahwa NetScaler AppFirewall memberikan total cost of ownership (TCO) terendah per Protected Mbps. Pada pasar terkini dari ketersediaan aplikasi web dan mobile yang sangat tinggi, aplikasi firewall sangat penting untuk perlindungan dari serangan dan terhadap hilangnya data berharga. NetScaler AppFirewall adalah bagian inti dari suite yang semakin luas dari layanan keamanan yang tersedia di platform Citrix NetScaler® untuk melindungi aset web di pusat data dan awan. - Citrix Membuka Kantor State-of-the-Art Baru di Pusat Kota Raleigh
Citrix® mengumumkan pembukaan kantor barunya di distrik warehouse di pusat kota Raleigh. Citrix merubah sebuah gudang yang ditinggalkan menjadi ruang kerja modern generasi baru berukuran 170.000 square-foot yang dirancang untuk merangsang kreativitas, kolaborasi, produktivitas, dan keterlibatan karyawan. Desain tempat kerja yang environmentally-forward , dikombinasikan dengan teknologi Citrix Mobile Workspace™, mewujudkan dan mengutamakan visi utama perusahaan dari bisnis yang diubah oleh mobilitas mobility-transformed bisnis yang memungkinkan orang untuk bekerja dan hidup lebih baik. - Citrix Diposisikan sebagai Pemimpin IDC MarketScape pada Worldwide Enterprise Mobility Management
Citrix mengumumkan bahwa mereka telah diposisikan sebagai pemimpin di IDC MarketScape: Worldwide Enterprise Mobility Management Software 2014 Vendor Assessment (Doc #251379, September 2014). Citrix diakui atas kelengkapan inti Enterprise Mobility Management (EMM) yang menawarkan, solusi XenMobile®, dan arah strategis perusahaan yang kuat. - Citrix Dinobatkan sebagai Pemimpin dalam Enterprise Mobile Management oleh Perusahaan Penelitian Independen
Citrix mengumumkan bahwa mereka dinobatkan sebagai “Pemimpin” oleh Forrester Research, Inc. dalam laporan Forrester Wave™ September 2014 industri analis perusahaan, “The Forrester Wave™: Enterprise Mobile Management, Q3 2014.” SolusiXenMobile® yang dikembangkan oleh Citrix dievaluasi karena penawaran, strategi dan keberadaan pasar yang ada sekarang.
![[PR] Citrix MNU November 2014: Bagaimana kerja akan dilakukan tahun 2030 1 Citrix_gray_rgb](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2013/02/Citrix_Corporate_Logo__RGB_1-500x196.jpg)














