[PR] Versi Beta Pertama dari Opera 11 Menampilkan Tab Stacking

Reading time:
November 24, 2010

Oslo, Norwegia – 23 November 2010 – Tab browsing, salah satu fitur penting pada semua browser, telah dikembangkan kembali berkat fitur kepionirannya. Opera 11 beta memperkenalkan Tab Stacking (tumpukan tab), cara untuk mengatur tab-tab yang terbuka dengan lebih baik. Biasanya, tab dibuka saling bersebelahan namun sekarang pengguna Opera bisa menumpuk tab yang dibuka, mengelompokan mereka berdasarkan situs atau menurut tema. Tab Stacking ini akan mengurangi kekacauan dan membuatnya lebih mudah untuk mengidentifikasi
dan bekerja dengan serangkaian tab yang terbuka.

Merupakan hal yang mudah untuk menumpuk tab-tab. Cukup tarik satu tab diatas tab lainnya. Melayangkan mouse di atas sebuah tab akan menampilkan tumpukan dengan preview visual. Klik ikon panah untuk membentangkan tumpukan yang ada sepanjang barisan tab. Video berikut ini menunjukkan cara kerja Tab Stacking: http://www.youtube.com/watch?v=5hqSGGk1YTI

“Tab adalah satu dari beberapa fitur browser yang digunakan hampir semua orang – terlepas dari browser yang mereka suka,” ujar Jan Standal, VP dari Desktop Products Opera Software. “Karena begitu banyak dari kita yang bergulat dengan puluhan bahkan ratusan tab yang dibuka, kami memerlukan sebuah cara untuk menyederhanakan pengelolaan tab. Sama seperti menumpuk kertas untuk referensi yang akan datang, Tab Stacking adalah sebuah cara mudah untuk mengatur dan mengumpulkan tab yang Anda buka.”

Extension di versi 11

Opera 11 juga memperkenalkan fitur pengaya, add-ons browser yang meningkatkan kemampuan Opera. Tiga minggu sejak extensions diluncurkan di versi alpha dari Opera 11, lebih dari 500.000 pengaya telah diunduh. Untuk mendorong penambahan extension yang tersedia, setiap harinya ada 10 – 20 extensions baru yang diajukan para developer. Katalog pengaya tersedia di https://addons.labs.opera.com/.

Terima kasih pada modus developer baru, hingga extensions makin mudah untuk dikembangkan. Para developer dapat menggunakan modus developer untuk merilis, menguji dan membungkus extension dengan mudah.

Isyarat Mouse di versi 11

Mouse Gestures menyediakan cara yang sederhana dan efektif untuk mengkontrol Opera hanya dengan beberapa jentikan mouse dengan mudah. Sejak perkenalannya di Opera 5, fitur isyarat mouse ini telah terbukti sebagai salah satu fitur Opera yang paling disukai.

Di Opera 11, tampilan visual yang baru menyoroti jalur mouse dan membantu memandu penggunaan dan penguasaan cara pintas hebat ini. Daftar dari isyarat mouse ini tersedia di http://www.opera.com/browser/tutorials/gestures/.

Tidak hanya berenti sampai disitu, masih ada fitur-fitur lainnya:

  • Kolom alamat akan menyembunyikan informasi yang tidak perlu dan
    menempatkan status keamanan di masing-masing halaman depan dan tengah.
    Lencana tersebut akan menjelaskan tingkat keamanan situs, dimana memberikan
    informasi jelas pada pengguna mengenai situs yang mereka kunjungi.
  • Plug-in dapat diatur untuk dimuat sesuai permintaan. Ini dapat memberikan
    30 persen peningkatan kerja.
  • Aplikasi Opera Unite dan Opera Extensions diupdate secara otomatis melalui
    mekanisme update dari Opera.
  • Bekerja lebih untuk membuat browsing lebih kencang, terutama pada Linux.
    Opera 11 untuk Linux adalah 15 – 20 persen lebih cepat berdasarkan tolok
    ukur dengan Opera 10.63.
  • Bookmark hanya dengan sekali klik berkat baris bookmark baru yang
    menggantikan bar pribadi Opera.
  • Opera 11 lebih kecil 30 persen dari Opera 10.63, meskipun memasukan banyak
    fitur baru.

Ketersediaan

Unduh Opera 11 beta dari http://www.opera.com/browser/next.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…