[PR] Indonesia Merupakan Salah Satu Korban Serangan Cyber Malware Regin

Reading time:
November 25, 2014

Kaspersky Lab Global Research and Analysis Team menerbitkan penelitian mengenai Regin – sebuah platform serangan cyber pertama yang diketahui dapat menembus dan memantau jaringan GSM di samping kemampuan “standar” mata-mata lainnya. Para pelaku balik platform ini telah mengganggu jaringan komputer di setidaknya 14 negara di seluruh dunia.

Fakta Terbaru:

  • Para korban utama dari pelaku serangan adalah : operator telekomunikasi, pemerintah, lembaga keuangan, lembaga penelitian, lembaga dan individu politik multinasional yang terlibat dalam penelitian matematika / cryptographical yang canggih.
  • Korban dari pelaku serangan ini telah ditemukan di Algeria, Afghanistan, Belgia, Brazil, Fiji, Jerman, Iran, India, Indonesia, Kiribati, Malaysia, Pakistan, Suriah dan Rusia.
  • Platform Regin terdiri dari beberapa alat berbahaya yang mampu mengorbankan seluruh jaringan organisasi yang diserang. Platform Regin menggunakan metode komunikasi yang sangat kompleks antar jaringan yang terinfeksi serta komando dan kontrol server, yang memungkinkan remote control dan transmisi data secara diam-diam.
  • Salah satu modul khusus dari Regin bahkan mampu memantau Basis Station Controller (BSC) dari GSM, mengumpulkan data tentang sel GSM dan infrastruktur jaringan.
  • Selama satu bulan pada bulan April 2008 para pelaku mengumpulkan data-data administratif yang akan memungkinkan mereka untuk memanipulasi jaringan GSM di negara Timur Tengah.
  • Beberapa contoh awal dari Regin tampaknya telah diciptakan sejak 2003.

Pada musim semi 2012 para ahli Kaspersky Lab menyadari malware Regin, yang tampaknya milik dari sebuah serangan spionase canggih. Selama hampir tiga tahun berikutnya para ahli Kaspersky Lab melacak malware ini di seluruh dunia. Dari waktu ke waktu, sampel malware ini muncul di berbagai layanan multi-scanner, tetapi mereka semua tidak saling berhubungan satu sama lain, samar dalam fungsi dan kurang konteks. Namun, para ahli Kaspersky Lab mampu untuk mendapatkan sampel yang terlibat dalam beberapa serangan di dunia nyata, termasuk terhadap instansi pemerintah dan operator telekomunikasi, dan ini memberikan informasi yang cukup untuk penelitian yang lebih dalam mengenai ancaman ini.

Penelitian mendalam tersebut menemukan bahwa malware Regin bukanlah sebuah program berbahaya, tetapi platform – paket perangkat lunak, yang terdiri dari beberapa modul, yang mampu menginfeksi keseluruhan jaringan organisasi yang ditargetkan untuk merebut kontrol penuh pada seluruh level yang memungkinkan. Regin ditujukan untuk mengumpulkan data rahasia dari jaringan yang diserang dan melakukan beberapa jenis serangan lainnya.

Para pelaku di balik platform Regin memiliki metode yang dikembangkan untuk mengendalikan jaringan yang terinfeksi. Para ahli Kaspersky Lab mengamati beberapa lembaga mampu dikendalikan di satu negara, tetapi hanya salah satu dari mereka yang telah diprogram untuk berkomunikasi dengan server perintahkomando dan kontrol yang terletak di negara lain.

Rupanya semua korban Regin di wilayah tersebut digabungkan menjadi satu dalam sebuah  jaringan P2P VPN yang mampu berkomunikasi satu sama lain. Dengan demikian, para pelaku membuat organisasi yang berhasil mereka kendalikan tersebut dalam sebuah kelompok terpadu yang besar dan mampu mengirimkan perintah dan mencuri informasi melalui entry point tunggal. Menurut penelitian Kaspersky Lab struktur ini memungkinkan para pelaku untuk beroperasi diam-diam selama bertahun-tahun tanpa menimbulkan kecurigaan.

image001

Fitur yang paling asli dan menarik dari platform Regin adalah kemampuannya untuk menyerang jaringan GSM. Menurut log aktivitas di Basis Station Controller (BSC) dari GSM yang diperoleh oleh para peneliti Kaspersky Lab selama penyelidikan, para pelaku dapat memperoleh data yang akan memungkinkan mereka untuk mengontrol sel GSM di jaringan operator seluler besar. Ini berarti bahwa mereka bisa memiliki akses ke informasi tentang panggilan yang diproses oleh sel tertentu, mengarahkan panggilan tersebut ke sel lain, mengaktifkan sel-sel tetangga dan melakukan kegiatan ofensif lainnya. Pada saat ini, para pelaku di belakang Regin adalah satu-satunya yang diketahui telah mampu melakukan operasi tersebut.

“Kemampuan untuk menembus dan memantau jaringan GSM mungkin merupakan aspek yang paling tidak biasa dan menarik dari operasi ini. Dalam keadaan sekarang ini, kita telah menjadi terlalu tergantung pada jaringan ponsel yang mengandalkan protokol komunikasi kuno dengan sedikit atau tanpa keamanan yang tersedia bagi pengguna akhir. Meskipun semua jaringan GSM memiliki mekanisme tertanam yang memungkinkan entitas seperti penegak hukum untuk melacak tersangka, pihak lain dapat membajak kemampuan ini dan menyalahgunakannya untuk melancarkan serangan yang berbeda terhadap pengguna ponsel,” kata Costin Raiu, Director of Global Research and Analysis Team di Kaspersky Lab.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…