Nokia Siapkan Smartphone Baru Berbasis Android 5.0 Lollipop?

Reading time:
March 7, 2015
Nokia (2)

Bagi para pecinta perangkat Nokia, mungkin kabar ini bisa menjadi kabar yang cukup menyenangkan. Setelah meluncurkan produk tablet pertama mereka, Nokia N1 berbasis Android 5.0 Lollipop, kini perusahaan asal Finlandia tersebut dikabarkan sedang melakukan pengembangan untuk menghadirkan smartphone besutan mereka yang akan mengusung sistem operasi mobile Android.

Munculnya kabar mengenai rencana Nokia ingin menghadirkan smartphone Android, berawal dari beredarnya hasil pengujian benchmark yang berasal dari situs Geekbench yang tertulis jelas nama model dari ponsel tersebut, yaitu Nokia 1100. Perlu diketahui bahwa, seri ponsel tersebut merupakan ponsel fitur seri lawas Nokia yang sempat tenar pada tahun 2003 silam.

Nokia-1100

Bila dilihat dari hasil pengujian benchmark tersebut, Nokia 1100 mengusung sistem operasi mobile teranyar milik Google, yakni Android 5.0 Lollipop. Selain itu ponsel ini ditenagai dengan prosesor buatan MediaTek, MT6582 Quad-core berkecepatan 1.30GHz, yang dipadu dengan RAM berkapasitas 466MB.

Mengenai prosesor yang digunakan, prosesor besutan MediaTek memiliki kemampuan untuk mendukung penggunaan kamera beresolusi 8MP dan layar beresolusi HD 720p.

Menariknya, MediaTek menyatakan bahwa prosesor buatannya itu kini dapat digunakan pada jajaran smartphone kelas low-end, sehingga tampaknya Nokia 1100 nantinya akan ditujukan bagi mereka yang memiliki budget tidak terlalu besar.

Saat ini, Nokia memang belum bisa mengeluarkan produk smartphone dikarenakan perjanjian dengan Microsoft yang tahun lalu resmi mengakuisisi divisi mobile Nokia. Berdasarkan hasil kesepakatan antara kedua perusahaan, Nokia tidak diperbolehkan meluncurkan smartphone hingga batas waktu yang telah ditentukan, yaitu di Q4 2016.

Tentunya hal ini cukup membuat rasa penasaran dikalangan para pecinta smartphone, strategi apa yang akan dilakukan oleh Nokia jika perjanjian tersebut telah berakhir, mengingat bahwa para pecinta produk Nokia masih ada, karena produk tablet Nokia N1 berbasis Android 5.0 cukup laris di China.

Sumber: NokiaPowerUser

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…