Direct Release: Teknologi ZTE Menyediakan EkosistemSmart City yang Berkelanjutan

Reading time:
April 24, 2015

24 April 2015, Jakarta, Indonesia– ZTE Corporation (“ZTE”) (H share stock code: 0763.HK / A share stock code: 000063.SZ), penyedia telekomunikasi, enterprise dan solusi mobile terkemuka, memperkenalkan dan mendiskusikan solusi smart city secara mendalam beserta produk karya mereka kepada pemerintah Indonesia dan perwakilan dari 29 negara yang berpartisipasi dalam Konferensi Asia Afrika selama berpartisipasi dalam acara Asian African Smart City Summit yang diselenggarakan kemarin di Bandung, Indonesia. Mr. Liu Feng, selaku President Director di bidang ZTE Smart City berbagi keuntungan dalam implementasi smart city dalam sesi keynote dan menjelaskan lebih banyak bagaimana cara mengimplementasikan model bisnis yang maju yang dapat meningkatkan keberlangsungan smart city dalam diskusi yang bertema Model Bisnis Smart City.

Booth ZTE pada acara Asian African Smart City Summit yang diselenggarakan di Bandung. ZTE menampilkan solusi smart city milik mereka kepada seluruh peserta yang terdiri dari pemerintah daerah Indonesia dan perwakilan pemerintah negara-negara anggota Konferensi Asia Afrika.
Booth ZTE pada acara Asian African Smart City Summit yang diselenggarakan di Bandung. ZTE menampilkan solusi smart city milik mereka kepada seluruh peserta yang terdiri dari pemerintah daerah Indonesia dan perwakilan pemerintah negara-negara anggota Konferensi Asia Afrika.

Akhir-akhir ini, populasi dunia telah mencapai 4 milyar jiwa, pada tahun 2050, hal ini diprediksikan akan mencapai 6,5 milyar jiwa, namun 70 persen diantaranya akan menetap di perkotaan yang luas daratannya hanya mencakup 5%-10% dari total daratan di seluruh dunia. Oleh karena itu dibutuhkan pengembangan sistem baru yang memungkinkan 70% populasi dunia tersebut untuk hidup dengan baik dan menghindari bahaya lebih lanjut kepada lingkungan, jika tidak, hal ini dapat menyebabkan banyak masalah. Melihat kenyataan tersebut, kebutuhan untuk implementasi smart city diperkirakan akan meningkat. Berdasarkan riset ABI, pasar teknologi smart city di tahun 2013 yaitu sekitar 8,1 milyar dolar Amerika dan diperkirakan meningkat sampai 39,5 milyar dolar pada tahun 2018. Oleh karena itu, dengan mengimplementasikan solusi smart city, pemerintah dan masyarakat dapat diuntungkan dengan kualitas hidup yang lebih baik, investasi yang lebih pintar pada pengembangan SDM, transportasi, ICT, keberlangsungan pertumbuhan ekonomi, dan pemerintahan yang partisipatif.

Tantangan selanjutnya dalam pengembangan smart city adalah bagaimana membuat proyek ini tetap berlangsung. “Tentukan kebutuhan dan kesiapan suatu kota untuk implementasi smart city yang sesuai dengan peraturan yang ada, lingkungan industrinya, dan dasar teknis dari kota tersebut. Selanjutnya, kita dapat menentukan model bisnis yang sesuai dengan peran dari 3 badan operasi, yang terdiri dari pemerintahan, perusahaan publik dan perusahaan penerbangan (pembawa),” ujar Mr. Liu Feng, selaku President Director ZTE Smart City ketika mendorong negara yang berpartisipasi dalam KAA untuk ikut bergabung dan belajar satu sama lain untuk memecahkan tantangan smart city ini bersama-sama.

Frank Gu, Deputy Director Government & Enterprise Division, ZTE menjelaskan salah contoh platform smart city kepada para pengunjung booth ZTE.
Frank Gu, Deputy Director Government & Enterprise Division, ZTE menjelaskan salah contoh platform smart city kepada para pengunjung booth ZTE.

Menurut ZTE, tiga model bisnis berkelanjutan dibedakan berdasarkan kondisi berikut:

– Konstruksi dan Manajemen Pemerintah

– Inisiasi Pemerintah, operasi jaringan privat, dan layanan outsourcing

– Investasi pembawa dan petunjuk pemerintah untuk konstruksi jaringan dan operasi.

Sebagai perusahaan teknologi terkemuka yang menyediakan solusi untuk banyak kota di dunia, ZTE mampu mengerti peraturan makro nasional, merumuskan standar, melandaskan industri untuk mendukung sebuah kota dalam menentukan model smart city yang sesuai. ZTE juga dapat memberikan konsultasi dan perencanaan untuk model smart city yang dibutuhkan oleh kota tersebut, termasuk desain kelas atas untuk kotanya. Solusi yang diberikan juga bekerja sama dengan integrasi rantai industri, pelayanan global, dan pengiriman dalam beberapasmart city yang terintegrasi, di samping operasi dan pembangunan smart city yang inovatif. Sehingga, pemerintah dapat mengelola implementasi dan pemeliharaan smart city dengan mudah. Seluruh solusi smart city milik ZTE dikembangkan melalui riset teknologi tinggi dan telah memiliki hak kekayaan intelektual. Inovasi teknologi adalah nilai dasar dari ZTE dan perusahaan menginvestasikan 10% dari pendapatan tahunan untuk riset dan pengembangan (R&D)

(Kiri ke Kanan) Frank Gu, Deputy Director Government & Enterprise Division, ZTE, Mei Zhonghua, President Direcor PT ZTE Indonesia, dan Liu Feng, President Director ZTE Smart City sesaat setelah menjelaskan solusi smart city milik ZTE.
(Kiri ke Kanan) Frank Gu, Deputy Director Government & Enterprise Division, ZTE, Mei Zhonghua, President Direcor PT ZTE Indonesia, dan Liu Feng, President Director ZTE Smart City sesaat setelah menjelaskan solusi smart city milik ZTE.

Solusi smart city milik ZTE didasari oleh model Pusat Operasi Perkotaan (Urban Operation Center; UOC), dan mencakup 4 kategori solusi dasar, 14 kategori solusi industriil, dan lebih dari 80 kategori sub-solusi. Yang termasuk 4 kategori solusi dasar adalah: jaringan (e-government, jaringan privasi pemerintahan tanpa kabel dan cloud WiFi, pusat data, keamanan informasi dan Pusat Operasi Perkotaan. Sedangkan, yang termasuk 14 kategori solusi industri yaitu: manajemen darurat, kota aman, manajemen kota digital, administrasi pemerintahan pintar, tourisme cerdas, taman cerdas, proteksi lingkungan pintar, logistik pintar, interkoneksi bisnis, pendidikan cerdas, kesehatan cerdas, transportasi cerdas, komunitas cerdas dan kartu masyarakat setempat. Solusi-solusi smart city ZTE tersebut telah mendapatkan pengakuan global, yaitu: Penghargaan “Open Digital Award” yang dianugrahkan oleh Telecom Management Forum (TMF) di Nice, Perancis untuk solusi smart city milik ZTE pada tahun 2014, “2014 Excellent Case for Global Smart Cities” yang dianugrahkan oleh Chinese Academy of Social Sciences, “2014 Innovative China Smart City Solution Award” yang diberikan oleh organisasi resmi global IDG, dan banyak lainnya.

Memiliki visi untuk menyampaikan infrastruktur dan proses yang terintegrasi melalui Energi, ICT, Keamanan, dan Transportasi, ZTE telah mengembangkan dengan sukses solusi iCity miliknya di 40 negara di seluruh dunia, termasuk Perancis, Rusia, Nigeria, Mesir, Venezuela, Uzbekistan, Laos, Vietnam, dan banyak lagi. Saat ini, ZTE bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia untuk menyelenggarakan uji coba solusi smart city di Bandung, Indonesia.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…