Direct Release: Karena Masa Depan Cloud adalah Hybrid, Inilah Cara-Cara Mengoptimalkannya

Reading time:
April 27, 2015
Hybrid-Cloud

Saat ini, topik seputar komputasi cloud tidak lagi membahas tentang model penerapan apa yang akan menjadi pilihan bagi enterprise. Yang sekarang banyak di bahas di kalangan industri adalah topik-topik yang lebih strategis tentang komputasi cloud. Seperti contoh: bagaimana perusahaan dapat menggabungkan komputasi cloud dengan sistem IT on-premise yang sudah ada, menjadi satu kesatuan arsitektur hybrid yang dapat berjalan secara mulus?

Melihat perkembangan tersebut, aman untuk dikatakan bahwa hybrid akan menjadi standar arsitektur IT di dunia. Bahkan menurut datariset dari Vanson Bourne[1], semakin banyak perusahaan di dunia (termasuk di Indonesia) yang sudah mulai beralih dari server konvensional ke hybrid cloud, baik yang mengombinasikan cloud publik maupun privat. Selain itu, hasil riset tersebut juga menyebutkan bahwa sejak dua tahun lalu, adopsi hybrid cloud telah tumbuh sebesar 9%. Mengapa mereka mengambil langkah demikian?

Alasannya cukup sederhana, karena implementasi hybrid cloud di perusahaan dapat meningkatkan fleksibilitas dalam merespon tantangan bisnis dan memanfaatkan peluang untuk menciptakan inovasi baru.Menurut riset dari CIO[2], faktor utama yang mendorong perusahaan memilih model hybrid cloud karena waktu yang dibutuhkan untuk bisa menyediakan layanan kepada pelanggan menjadi semakin cepat secara signifikan. Selain itu, kemampuan disaster recovery yang cepat juga menjadi salah satu faktor yang penting.

Meskipun banyak kelebihan yang dapat diberikan oleh arsitektur ini, namun banyak perusahaan belum bisa mengoptimalkan pemanfaatannya. Penyebab utamanya adalah cloud masih belum terkoneksi sepenuhnya dengan data center on-premise. Maksudnya, keduanya diperlakukan secara terpisah, data center yang berada di cloud masih diperlakukan sebagai pusat data yang berdiri sendiri, belum dapat benar-benar terhubung dengan pusat dataon-premise.

Untuk dapat mengoptimalkan infrastruktur hybrid, perusahaan harus mampu menjahit kedua jenis infrastruktur yang ada, baik on-premise maupun cloud, menjadi satu kesatuan yang dapat berjalan secara mulus. Bagaimana caranya? Dengan tidak mengkotak-kotakkan aplikasi, keamanan, ketersediaan, identitas, dan akses di antara kedua infrastruktur tersebut. Kesemua hal tersebut haruslah mampu bergerak secara bebas bersama dengan application servicedi seluruh infrastruktur perusahaan.Untuk bisa melakukan hal tersebut, perusahaan dapat memanfaatkan solusi-solusi F5 Networks.

Yang tidak kalah penting untuk dipahami adalah sistem keamanannya. Meningkatnya ‘mobilitas’ aplikasi, dimana aplikasi berpindah-pindah dari on-premise ke cloud ataupun sebaliknya, membuat akses menjadi semakin rentan terhadap berbagai serangan; seperti serangan DDoS. Hal tersebut membuat kebijakan keamanan tradisional tidak lagi mampu menjamin keamanan.

Karenanya, perusahaan membutuhkan solusi hybrid untuk melindungi sistem hybrid mereka. seperti solusi keamanan yang ditawarkan F5 Networks melalui platform Silverline™: F5 Silverline DDoSProtection.Layanan ini memberikan perlindungan kepada perusahaan dari serangan DDoS, menggabungkan berbagai kemampuan perlindungan terhadap DDoS yang terdapat pada sistem on-premisedengan sebuah layanan cloud berkapasitas tinggi.

Dengan semakin meningkatnya penerapan infrastruktur hybrid, perusahaan membutuhkan solusi yang dapat membantu mereka mengoptimalkan model infrastruktur tersebut – dengan tidak lagi memberlakukan infrastruktur on-premise dan cloud sebagai hal yang terpisah. Dengan menerapkan solusi-solusi yang tersedia di pasar, seperti yang ditawarkan oleh F5, maka perusahaan dapat memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur clouddemi meningkatkan keunggulan mereka.

***

Tentang Penulis

Andre Iswanto adalah Senior Field System Engineer di F5 Networks Indonesia. Ia bertangung jawab dalam menangani penjualan, membuat perencanaan strategis untuk materi teknis maupun non-teknis, memberikan solusi arsitektur dan keamaan untuk keseluruhan sistem IT, serta memfasilitasi pelatihan dan kerja sama dengan mitra-mitra F5.

[1]https://www.jagatreview.com/2015/03/pr-10-000-kaum-profesional-ti-di-seluruh-dunia-melirik-adopsi-hybrid-cloud/

[2]http://www.cio.com/

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…