Trend Micro: Setiap Perangkat yang Terhubung Bisa Menjadi Target

Reading time:
October 2, 2015

Pada Kamis (01/10), Trend Micro selaku perusahaan yang fokus sebagai penyedia di bidang perangkat lunak keamanan, secara resmi menggelar acara yang bertemakan Cybercrime 2015. Melalui acara tersebut, Trend Micro mengungkapkan isu-isu mutakhir terkait kejahatan cyber yang selalu mengalami perubahan secara cepat. Terlebih lagi, perkembangan teknologi saat ini makin berkembang begitu pesat.

Trend-Micro
(Kiri) Myla V Pilao, Director Trendlabs Research, Trend Micro & (Kanan) Andreas Kagawa, Country Manager, Trend Micro Indonesia

“Setiap perangkat digital yang dapat terhubung ke internet akan selalu menjadi target para hacker”, ungkap Myla V Pilao, Director Trendlabs – Trend Micro. Myla pun turut menuturkan bahwa adanya kegiatan sekitar 60 persen orang-orang yang aktif dan selalu terhubung dengan internet.

Trend Micro juga turut menjelaskan bahwa berdasarkan hasil riset mereka, aksi para hacker saat ini makin berevolusi dengan cepat. Meskipun para hacker melakukan beragam cara untuk melakukan aksi kejahatannya dengan cara terbaru, bukan berarti cara yang lama telah ditinggalkan begitu saja.

Andreas Kagawa, selaku Country Manager, Trend Micro Indonesia turut memaparkan mengenai munculnya lagi Ransomware yang beberapa tahun lalu sempat populer di dunia sistem keamanan. Malware yang satu ini termasuk salah satu yang unik karena melakukan penyusupannya dengan cara membonceng malware lainnya dan mampu melakukan pembajakan file-file si target dengan cara mengkompresinya ke dalam file zip.

Saat ini tercatat bahwa Indonesia berada di urutan ketiga di Asia Tenggara dalam menghadapi tingkat kejahatan cyber. Para hacker yang semakin lihai mampu memanfaatkan perkembangan yang ada.

Di Indonesia, pertumbuhan para pelaku SMB (Small-Medium Business) bisa dikatakan cukup besar. Hampir sebagian dari mereka mengganggap bahwa kejahatan cyber selalu tertuju pada perusahaan-perusahaan besar. Namun berdasarkan fakta yang terungkap oleh Trend Micro pada Juni 2015 lalu, sekitar 66 persen SMB telah menjadi target kejahatan cyber dan rata-rata mereka menjadi korban dari malware Crypto-Wall.

Hal tersebut bisa dikatakan, selain pola yang dilakukan berubah-ubah, kejahatan cyber yang terjadi sudah semakin terorganisir terhadap target yang dituju. Hampir sebagian besar data yang berhasil dirampas, diperjualbelikan di antaranya seperti email, data pribadi di media sosial, online gaming, serta informasi akun online banking milik nasabah. Bagi para hacker, akun pribadi dianggap sebagai ladang emas yang siap mereka eksploitasi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…