Direct Release: Oracle Mengumumkan Peningkatkan Prosesor dan Desain Sistem dengan SPARC M7

Reading time:
October 28, 2015
sparc-server-strategy-and-roadmap-13-638

Peningkatan besar-besaran dalam Perlindungan Memori, Akselerasi Enkripsi, dan Pemrosesan Database In-memory memberikan keamanan dan efisiensi menyeluruh untuk Oracle Engineered Systems and Servers

28 Oktober 2015 – Oracle mengumumkan sistem SPARC baru  yang dibangun di atas microprocessor 32-core, 256-thread SPARC M7 yang revolusioner. Sistem ini memiliki fitur Security in Silicon untuk perlindungan intrusi dan enkripsi yang canggih; SQL in Silicon yang memberikan efisiensi database tidak parallel; dan kinerja kelas dunia untuk aplikasi perusahaan, big data, dan cloud.

Sistem SPARC M7 berbasis prosesor yang baru, termasuk Oracle SuperCluster M7 engineered system dan server SPARC T7 dan M7 didesain untuk mengintegrasi infrastruktur yang sudah ada secara mulus dan memasukkan virtualisasi terintegrasi serta manajemen untuk cloud. Semua aplikasi komersil dan kustom yang sudah ada akan dijalankan di sistem SPARC M7 dengan peningkatan signifikan dalam segi keamanan, efisiensi, dan kinerjanya. Selain itu, SPARC M7 merupakan platform terbuka yang bisa digunakan developer untuk menciptakan perangkat lunak baru dan memanfaatkan kemampuan Security in Silicon dan SQL in Silicon.

Sistem SPARC M7 baru memiliki fitur, antara lain:

Security in Silicon, dengan dua peningkatan utama di desain sistem:

  • Silicon Secured Memory – Untuk pertama kalinya, Silicon Secured Memory menambahkan fitur pemeriksaan akses ke data di memori secara real-time untuk bantu melindungi intrusi serta kode program yang cacat di dalam produksi untuk meningkatkan keamanan serta keandalan. Perlindungan Silicon Secured Memory digunakan oleh Oracle Database 12c secara default. Fitur ini sederhana dan mudah untuk dinyalakan di aplikasi yang sudah ada. Oracle juga menyediakan pemograman tampilan antarmuka aplikasi untuk kostumisasi terdepan.
  • Hardware-Assisted Encryption – Kinerja terbaru dengan enkripsi yang dibantu perangkat keras, dibangun di dalam 32 core, memungkinkan terjadinya penggunaan tanpa pinalti kinerja. Ini memberikan kemampuan kepada pelanggan untuk memiliki runtime yang aman dan data untuk semua aplikasi, bahkan saat digabungkan dengan penggunaan AES, DES, SHA, dan masih banyak lagi. Aplikasi yang sudah ada dan menggunakan enkripsi akan diakselerasikan secara otomatis dengan kemampuan baru ini, termasuk Oracle, pihak ketiga, dan aplikasi kustom.

 

SQL in Silicon: Menambahkan co-processor ke seluruh 32 core di SPARC M7 yang meng-offload dan mengakselerasi fungsi data penting, meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi database. Fungsi-fungsi penting yang ditingkatkan co-processor baru ini, antara lain memory de-compression, memory scan, range scan, pemfilteran, dan join assist. Meng-offload fungsi-fungsi ini ke co-processor dapat meningkatkan efisiensi tiap core CPU, menurunkan penggunaan memori, dan meningkatkan kinerja database query sebanyak 10 kali lipat. Oracle Database 12c In-Memory mendukung kemampuan ini di rilis terbarunya. Selain itu, fungsionalitas baru ini disediakan untuk membangun platform analitik big data generasi berikutnya.

 

Kinerja Kelas Dunia: Diperkuat oleh microprocessor tercepat di dunia, sistem berbasis SPARC M7 terbaru dari Oracle memberikan kinerja kelas dunia di lebih dari 20 benchmark. Selain kinerja superior untuk database, middleware, Java, dan aplikasi perusahaan dari Oracle dan ISV pihak ketiga, sistem berbasis SPARC M7 mencapai kinerja yang sangat bagus dibanding penyedia big data dan cloud lainnya.

“Hingga kini, tidak ada platform komputasi yang bisa menaklukan komputasi tanpa mempengaruhi kinerja aplikasi dan efisiensi,” kata John Fowler, Executive Vice President, Systems, Oracle. “Hari ini, Oracle menampilkan teknologi terbaru untuk perlindungan memori dan enkripsi, selagi mempercepat analitik in-memory, database, dan Java. Sistem SPARC T7 dan M7 dari Oracle dan Oracle SuperCluster M7 memulai era baru dalam memberikan komputasi yang aman selagi meningkatkan efisiensi.”

“Investasi Oracle di SPARC M7 memberikan kemampuan untuk keamanan informasi, efisiensi database, dan kinerja yang melebihi beban kerja perusahaan ke big data dan cloud. Ini adalah peningkatkan signifikan di microprocessor SPARC dan desain sistem dalam satu dekade terakhir,” kata Matthew Eastwood, Senior Vice President, Enterprise Infrastructure and Datacenter Group, IDC.

 

Prinsip Desain Seimbang: Prosesor SPARC M7 merupakan pusat desain sistem SPARC M7 yang berukuran 32 hingga 512 core,256 hingga 4,096 thread, dan memori hingga 8 TB. Chip SPARC M7 berukuran 4.1 GHz 32-core/256-thread yang bisa menangani beban kerja paling berat dengan desain seimbang di seluruh faktor memori, IO, dan skalabilitas. Selain itu, Oracle telah meningkatkan semua aspek desain dibandingkan dengan desain generasi sebelumnya, yang meningkatkan kinerja single-thread dan menurunkan latensi.

 

Teknologi Yang Terbukti: Sistem SPARC M7 baru dari Oracle memberikan keamanan dan kinerja terbaik seperti yang ditunjukkan oleh hasil SPECjEnterprise2010 benchmark untuk database dan Java. (1) Oracle menjalankan benchmark ini untuk mendemonstrasikan tingkat keamanan, efisiensi, dan kinerja yang dihasilkan SPARC M7.  Dua server SPARC T7-1, terenkripsi penuh, lebih cepat daripada sistem terbaik kedua dari IBM Power8 empat processor, yang dijalankan di beban kerja tidak terenkripsi. Hasil benchmar SPARC M7 TeraSort dari Oracle membuktikan keunggulannya dibanding IBM untuk menjalankan Hadoop, sementara menggunakan akselerasi enkripsi SPARC M7 dengan dampak kinerja yang dapat dilupakan. Satu SPARC T7-4 dengan 128 core menggunakan sistem terenkripsi AES-256-GCM berjalan 3.8 kali lebih cepat dibanding IBM S822L Power8 8-noda dengan 192 core. (2) Pelanggan bisa menjalankan beban kerja yang terenkripsi penuh dengan efisiensi dan tanpa pinalti kinerja.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…