Direct Release: Sebuah Malware Perbankan Canggih Dideteksi Aktif Di Indonesia Oleh F5 Networks

Reading time:
January 21, 2016

Jakarta, 21 Januari 2016 – Sebuah varian terbaru dari malware perbankan canggih dideteksi aktif oleh F5® WebSafe™security Solutions, dan menargetkan institusi perbankan di Indonesia. Malware tersebut tidak menyerang institusi keuangan secara langsung, tetapi fokus menargetkan konsumen atau pengguna layanan perbankan melalui internet. Varian terbaru dari malware canggih yang pertama kali ditemukan oleh F5 Networks ini dinamakan Tinbapore. Tinbapore merupakan varian kelima dari Tinba banking Trojan (a.k.a. Tinybanker, Zusy, and HμNT€R$) yang sudah terkenal dengan rekam jejaknya dalam menyerang institusi keuangan di berbagai penjuru dunia dan membuat jutaan hingga miliaran dolar adalah bahaya.

Berdasarkan data dari F5 Global Security Operations Center™ (SOC) saat ini, Singapura dan Indonesia menjadi target utama dari aktivitas Tinbapore di dunia. Dari keseluruhan serangan yang terjadi, sebanyak 30% dari total keseluruhan aktivitas malware ini terjadi di Singapura, sedangkan 20% menargetkan institusi dan pengguna layanan perbankan melalui internet di Indonesia.

Gambar 1_Tinbapore Gambar 3_Tinbapore

Gambar 1. Negara-negara di seluruh dunia yang menjadi target Tinbapore berdasarkan data F5 Global Security Operation Center (SOC).

 

“Tinbapore atau varian terbaru dari Tinba malware ini merupakan malware terbesar yang berhasil dideteksi oleh Security Operation Center (SOC) global kami. Malware ini diklasifikasikan sebagai sebuah aktivitas kriminal yang sangat berbahaya dengan level Severity One / kritis,” kata Andre Iswanto, Manager Field System Engineer, F5 Networks. “Baik institusi dan juga pengguna layanan perbankan melalui internet harus lebih berhati-hati dan lebih menaruh perhatian pada jenis malware ini, karena sifatnya yang mengeksploitasi kelengahan pengguna dalam hal keamanan berinternet.”

Cara kerja Tinbapore serupa namun tidak sama dengan phishing. Phishing mengalihkan pengguna ke sebuah situs baru, namun Tinbapore mampu secara langsung memodifikasi tampilan situs web. Banyak metode yang dapat dilakukan oleh malware ini seperti menambahkan fitur baru – yang akan tampak seperti layanan yang sah – untuk mencuri data pengguna, dan mengubah input data (seperti nomor rekening tujuan transfer uang) di dalam sistem tanpa harus mengubah tampilan data tersebut di layar. Yang membuat varian terbaru ini lebih berbahaya dari varian lainnya adalah kemampuannya untuk mampu aktif kembali walaupun Command & Control (C&C) server malware tersebut telah ditutup.

“Cara kerja Malware ini sederhana namun fatal akibatnya. Contohnya, ketika pengguna ingin mentransfer sejumlah uang ke suatu rekening tujuan, maka malware ini dapat mengubah nomor rekening tujuan dan memodifikasi tampilan di layar sehingga tampak tidak ada yang berubah. Pada akhirnya, pengguna akan menjalankan proses transfer uang tanpa curiga dan uang pun masuk ke rekening penjahat.”

Penyebaran Tinbapore dilakukan melalui e-mail spam dan tautan yang mengarahkan pengguna menuju suatu situs web berbahaya. Ketika pengguna mengunjungi situs tersebut, malware Tinbapore akan disuntikan ke dalam sistem dan peramban (browser) web milik pengguna. Malware yang telah disuntikan tersebut hanya akan aktif jika pengguna mengakses layanan internet banking.

Gambar 2. Tinbapore

Gambar 2. Proses kerja Tinba malware.

 

Tidak banyak hal yang dapat dilakukan oleh pengguna untuk menanggulangi risiko ini, lanjut Andre, “Hal terpenting yang harus dilakukan oleh pengguna adalah membekali diri mereka dengan berbagai pengetahuan tentang keamanan berinternet. Namun di sisi lain, institusi perbankan-lah yang lebih berperan penting untuk memastikan keamanan pengguna layanan mereka. Mereka harus mengedepankan keamanan pengguna dengan cara bermitra dengan tim-tim intelegensi keamanan internasional yang memiliki pengalaman luas serta pelanggan dari berbagai negara, seperti F5 Security Operations Center™ (SOC). Hal ini membuat perusahaan bisa memiliki pengetahuan luas tentang berbagai kejadian dan serangan yang terjadi di negara lain. Pengetahuan ini akan memungkinkan perusahaan untuk bisa mendeteksi ancaman keamanan sedini mungkin, sehingga tim manajemen Risk/Fraud di dalam perusahaan mampu mengambil keputusan yang lebih terinformasi guna memastikan keamanan pengguna layanan mereka,” tutup Andre.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…