Direct Release: Plextor Mengungkap Generasi Terkini SSD PCIe NVMe

Reading time:
July 28, 2016

NVMe: Era Baru Transmisi Data Super Cepat

Solid State Drive (SSD) kini menjadi lebih umum dan di masa akan datang secara cepat menggantikan Hard Disk Drive (HDD) mekanik tradisional. Namun, SSD yang seharusnya memiliki kinerja sangat tinggi membentur kinerja yang signifikan dikarenakan kenyataan yang ada sekarang ini, umumnya SSD yang tersedia di pasaran masih menggunakan interface SATA dan kontroler AHCI standard yang dulunya diciptakan untuk menangani drive yang lebih lambat dari HDD tradisional.

Plextor

Walaupun terdapat cukup banyak SSD canggih yang dirancang untuk mendapatkan keuntungan dari kecepatan tinggi interface PCI Express (PCIe), penggunaan spesifikasi interface kontroler ACHI pada desain kontroler masih belum cukup untuk mengambil keuntungan penuh dari interface PCI Express. Produsen kini beralih pada spesifikasi interface kontroler NVMe untuk sepenuhnya menghilangkan hambatan yang ada yang membatasi potensi sesungguhnya dari SSD.

Apa itu NVMe?

NVM Express (NVMe) atau Non-Volatile Memory Express, merupakan interface host kontroler berkinerja tinggi yang di rancang untuk berbagai SSD PCIe yang pada akhirnya akan memberikan fungsi plug and play untuk berbagai SSD yang terhubung pada PCIe di semua platform.

Prototipe pertama NVMe pertama kali di tampilkan tahun 2007, dimana sebuah kelompok kerja NVMHCI dipimpin oleh Intel dibentuk pada tahun itu untuk melakukan penelitian dan pengembangan pada Non-Volatile Memory Host Controller Interface yang bertujuan untuk menghilangkan keterbatasan Bandwidth pada SATA dan meluruhkan protokol komunikasi AHCI. Ketika akhirnya kelompok ini menyelesaikan standard koneksi interface, versi 1.0 pada spesifikasi yang di rilis pada tahun 2011, diikuti oleh versi update 1.2 pada tahun 2014.

Keuntungan dari NVMe: Latensi Rendah

Ketika sebuah kontroler AHCI mengeksekusi sebuah perintah, sebuah un-cacheable register read mengkonsumsi 2000 CPU cycle dan terdapat 4 un-cacheable register reads per perintah. Ini di terjemahkan kedalam 8000 CPU cycle, atau sekitar 2.5 µs latensi per perintah. NVMe di sisi lainnya, tidak akan mengalami hambatan seperti itu karena akan secara langsung berkomunikasi dengan CPU, dengan demikian sehingga melewatkan semua komunikasi yang tidak perlu yang menyebabkan keterlambatan.

Keuntungan dari NVMe: Berkinerja Tinggi

Latensi rendah tidak hanya manfaat yang akan didapatkan dari penggunaan NVMe, karena selain itu, ini akan menawarkan IOPS (Input/Output Operations Per Second) yang lebih tinggi. NVMe mampu mendukung hingga 64K I/O antrian, dengan setiap antrian I/O mendukung hingga 64K perintah, mendapatkan keuntungan penuh dari baca dan tulis parallel Flash NAND. AHCI di sisi lain mendukung tidak hanya antrian I/O tunggal tetapi hingga 32 perintah per antrian, yang menghasilkan kinerja lebih rendah jika dibandingkan dengan NVMe.

NVMe – Standar Interface Penyimpanan Mainstream 

Dengan chipset Intel seri 9 / 100 kini mendukung NVMe dan Sistem Operasi seperti Windows 8.1 Windows Server 2012 R2 atau yang terbaru yang datang dilengkapi dengan driver NVMe, mulai tahun lalu beberapa produsen SSD terlihat meluncurkan berbagai produk SSD NVMe tingkat konsumer dan beberapa mulai meluncurkan pada ajang Computex Taipei di bulan Juni lalu. Pada bulan Agustus, Plextor menetapkan untuk mengumumkan ketersediaan produk SSD NVMe tingkat konsumer seri M8Pe.

NVMe terikat untuk menjadi interface penyimpanan mainstream masa depan, serta kemajuan teknologi flash NAND dan perlahan-lahan termanifestasi dalam berbagai bentuk interface seperti M.2, PCIe, U.2, dll. Sebagian lembaga riset pasar meramalkan kemungkinan NVMe untuk dapat menggantikan AHCI sebagai standar baru untuk SSD mainstream di tahun 2017, dan ini menandakan datangnya era SSD NVMe.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…