Direct Release: Pengguna Internet Lansia Rentan Alami Penipuan Cyber

Reading time:
October 5, 2016
Security-Hole-500x334.jpg

04 Oktober 2016

Penelitian terbaru dari Kaspersky Lab dan B2B International menyuarakan keprihatinan mengenai keamanan beraktivitas online bagi seseorang yang telah berusia lebih dari 55 tahun. Temuan penelitian ini, yang disampaikan dalam sebuah laporan berjudul: ‘Older and wiser? A look at the threats faced by over-55s online’, menunjukkan bahwa kelompok usia ini dapat berperilaku tidak aman ketika online dan sering menjadi korban penipuan.

Temuan ini mengkhawatirkan, karena penilitian terhadap 12.546 responden dari pengguna internet di seluruh dunia, menunjukkan bahwa generasi yang lebih tua sebenarnya target yang sangat menarik bagi penjahat cyber. Ketika sedang online, kebanyakan dari mereka berbelanja, melakukan aktivitas perbankan dan berkomunikasi dengan orang-orang yang mereka cintai tanpa melindungi diri sendiri secara efektif, serta hal lain yang penting bagi mereka, dari ancaman penjahat cyber.

Terlepas dari kenyataan bahwa kelompok usia ini lebih mungkin untuk menginstal software keamanan pada komputer mereka, namun mereka cenderung tidak melindungi perangkat mobile atau mengubah perilaku ketika online supaya tetap aman. Sebagai contoh, mereka menggunakan pengaturan privasi yang tinggi pada jejaring sosial namun tidak di browser bahkan lebih rendah dibanding kelompok usia lainnya (30% vs 38%). Mereka juga tidak  menggunakan fungsi keamanan dalam perangkat mereka (seperti ‘Find My Device’) atau VPN – 28% dan 10%  apabila dibandingkan dengan 42% dan 16% dari pengguna di semua kelompok usia. Ketika berbagi informasi, hanya 35% melakukan double-checksebelum mengirim pesan dan hanya 16% menghindari berbagi informasi ketika sedang kelelahan (versus 44% dan 31% di antara responden termuda).

Generasi yang lebih tua ini menggunakan internet untuk berbagai aspek kehidupan mereka. Hal ini dapat meningkatkan kerentanan terhadap penjahat cyber jika mereka terus beraktivitas online tanpa mengambil tindakan pencegahan. Mereka menggunakan internet untuk berkomunikasi dengan orang lain – 94% dari kelompok usia ini menggunakan e-mail secara teratur. Mereka juga online untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kelompok usia ini lebih mungkin daripada yang lain untuk melakukan transaksi keuangan melalui Internet, dengan 90% berbelanja dan beraktivitas perbankan secara online (dibandingkan dengan rata-rata 84% pengguna di semua kelompok usia).

Meskipun hasil penelitian ini telah dilaporkan, nyatanya hanya setengah dari kelompok usia ini (49%) yang merasa khawatir tentang kerentanan mereka ketika membeli produk secara online dan sebagian besar (86%) tidak percaya mereka adalah target bagi penjahat cyber. Yang mengkhawatirkan, empat dari sepuluh (40%) menempatkan diri mereka pada posisi yang berisiko dengan berbagi rincian keuangan dalam domain public (dibandingkan dengan 15% di semua kelompok usia).

Kurangnya kecerdasan dalam berperilaku online membuat kelompok usia ini kurang siap terhadap bahaya di dunia online. Akibatnya, generasi ini menjadi korban penjahat cyber. Menurut laporan itu, 20% dari pengguna internet secara keseluruhan memiliki kerabat yang lebih tua yang berhadpan dengan software berbahaya, dan 14% memiliki kerabat di kelompok usia yang sama telah tertipu dengan hadiah palsu yang menarik lewat online. Selain itu, 13% memiliki kerabat yang telah berbagi terlalu banyak informasi pribadi secara online dan 12% memiliki kerabat  yang telah menjadi korban penipuan online, melihat konten yang tidak pantas, atau berkomunikasi dengan orang asing yang berbahaya secara online.

Andrei Mochola, Head of Consumer Business di Kaspersky Lab, mengatakan, “Di satu sisi, temuan ini bagus untuk melihat bahwa begitu banyak responden yang berusia lebih dari 55 tahun menggunakan internet untuk berbelanja, beraktivitas perbankan dan tetap terhubung dengan orang yang mereka cintai. Laporan ini menunjukkan dengan jelas bahwa generasi ini mendukung kehidupan yang terkoneksi, beserta semua peluang yang datang bersamaan dengan hal tersebut. Di sisi lain, bagaimanapun juga, jelas bahwa kelompok usia ini tidak melindungi diri mereka sendiri dengan benar. Lebih mengkhawatirkan lagi, mereka bahkan tidak percaya bahwa mereka adalah target kriminal di dunia maya, bahkan mereka menempatkan diri dalam keadaan bahaya berulang kali.

“Di Kaspersky Lab, kami mendorong pengguna internet di kelompok usia ini untuk lebih sadar akan bahaya yang mereka hadapi secara online, dan bertindak lebih cerdas. Kami juga mendorong pengguna internet di usia muda membantu saudara dan teman-teman mereka yang lebih tua untuk dapat melindungi diri dari ancaman yang sangat nyata yang ditimbulkan oleh penjahat cyber. Menjadi waspada secara online, serta menginstal solusi keamanan yang handal dan memastikan pengaturan privasi yang tinggi pada semua perangkat yang digunakan untuk mengakses internet, akan menjamin kehidupan yang terkoneksi lebih bahagia dan sehat,” pungkasnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang perilaku online pengguna yang lebih tua dan ancaman yang mereka hadapi secara online, silakan kunjungihalaman ini. Anda juga dapat memeriksa tingkat kecerdasan cyber Anda di sini: https://blog.kaspersky.com/cyber-savvy-quiz/ . Untuk membaca lebih lanjut tips tentang cara melindungi diri Anda secara online, klik di sini: https://blog.kaspersky.com/tag/cybersavvy.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…