Karena Trump, Internet Archive Siap Kloning Database ke Kanada
Organisasi nirlaba terkait perpustakaan digital, Internet Archive, disebut siap memindahkan database mereka ke luar AS. Hal ini disebut disebabkan karena kemenangan Donald Trump di pemilu presiden AS beberapa minggu lalu. Kanada disebut menjadi negara yang siap menjadi tempat menampung kloning database Internet Archive tersebut.

Tidak Ingin Trump Hambat Aktivitas Mereka
Berdasarkan penjelasan Internet Archive, kebijakan pemerintahan baru AS bisa saja akan berdampak pada bagaimana perusahaan seperti mereka beroperasi. Karena tidak ingin terpaksa berubah karena kebijakan pemerintah, Internet Archive, yang bermarkas di San Francisco, AS, segera membuat kloning database mereka di Kanada. Kloning itu diharapkan bisa membantu mereka mengatasi hambatan yang bisa saja muncul seiring perubahan kebijakan pemerintahan baru.
Internet Archive menjelaskan bahwa ada potensi munculnya banyak batasan baru yang membuat mereka tidak lagi bisa membagi konten digital dari arsip perpustakaan mereka ke publik secara bebas. Selain itu, bisa jadi pemerintahan baru akan menetapkan kebijakan yang lebih ketat terkait pemantauan aktivitas di Internet. Hal itu dianggap bisa mereka atasi bila mereka memindahkan operasi ke luar AS.
Belum Benar-Benar Pindah ke Kanada
Sejauh ini, Internet Archive baru menyatakan akan melakukan kloning database dan menyimpannya di Kanada. Hal ini berarti mereka belum akan pindah dari pusat operasi mereka di Amerika Serikat. Walaupun begitu, dengan adanya kloning database di luar AS, bila masalah muncul, mereka bisa dengan cepat beralih ke database “cadangan” itu














