Direct Release: Dua Fotografer Indonesia diberikan penghargaan dalam kompetisi fotografi terbesar di dunia – Sony World Photography Awards 2017

Reading time:
March 3, 2017
  • Penghargaan 2017 menerima lebih dari 227.000 foto dari 183 negara
  • Fotografer berkompetisi untuk mendapatkan peralatan digital imaging Sony dan hadiah berupa uang tunai
  • Pemenang Kategori Terbuka (Open Category) diumumkan pada 28 Maret, pemenang keseluruhan diumumkan pada 20 April
  • Lima fotografer Indonesia berada di urutan 50 teratas dalam masing-masin kategori
  • Foto-foto dari seluruh daftar finalis telah tersedia untuk keperluan publikasi di worldphoto.org/press

SELASA 28 February 2017: Dewan juri kompetisi Sony World Photography Awards 2017 pada hari ini memberikan penghargaan bagi karya dua fotografer asal Indonesia dengan menempatkan kedua karya tersebut ke dalam urutan sepuluh teratas dalam kompetisi kategori terbuka (Open Category).

Lebih dari 227,000 foto dari 183 negara dikirimkan untuk mengikuti kompetisi Sony World Photography Awards 2017, daftar finalis penghargaan untuk kategori Professional, Open, Youth dan Student Focus diumumkan pada hari ini.

 

Fotografer Indonesia yang masuk ke dalam daftar finalis

Juri perlombaan mencari satu foto terbaik untuk kesepuluh kategori kompetisi Open, mewakili fotografi kontemporer terbaik saat ini.

 

Hendra Permana, kategori Open Street Photography (juga mendapat pujian di kategori Culture)  

Lady in Red - Hendra Permana

Hendra Permana – Lady in Red

Hendra, tinggal di Jakarta, memiliki latar belakang di bidang desain grafis dan arsitektur, dan masuk ke dalam daftar finalis untuk foto “Lady in Red”. Foto tersebut merupakan street shot yang berani, yang secara elegan menangkap gambar wanita yag sedang berjalan melalui terowongan flyover baru “Antapani” di Bandung, Indonesia. Hendra juga diberikan penghargaan 50 teratas dalam kategori Culture dengan foto berjudul “Playing Wayang” tentang anak kecil yang sedang sibuk bermain dengan bonekanya.   

Memberikan komentar tentang kesuksesannya, Hendra berujar: “Sony World Photography Awards adalah salah satu kompetisi fotografi yang paling bergengsi di seluruh dunia. Menjadi bagian dari acara ini adalah sebuah impian yang menjadi kenyataan dan juga menjadi terobosan karir di bidang fotografi bagi saya.” 

Hendra dianugerahi juara kedua pada Indonesia National Award 2016, yang adalah bagian dari Sony World Photography Awards.

 

Fajar Kristianto, kategori Open Portraits

The Billiard Gangster - Fajar Kristianto

Fajar Kristianto – The Billiard Gangster

Fajar bekerja sebagai HR analyst di perusahaan pertambangan di Jakarta dan fotografer freelance, dan masuk ke dalam daftar finalis untuk fotonya yang berjudul “The Billiard Gangster.”

Berbicara tentang cerita di balik foto, Fajar berkata: “ Saya mengambil foto tersebut ketika sedang berjalan-jalan dengan teman di sekitar Kota Tua, Jakarta pada September 2016. Saya mengeksplorasi tempat-tempat selain banguan tua yang menjadi atraksi turis, dan memutuskan untuk menjelajahi area di bawah jembatan Penjaringan, Jakarta. Pada awalnya, saya ragu untuk mengambil gambar orang yang bermain billiard di luar ruangan ini, namun saya kemudian mendekati kelompok orang ini dan berbincang dengan mereka. Bagi saya ini adalah cara terbaik untuk mengambil foto mereka serta mendapatkan cerita latar belakang mereka. Ini merupakan pengalaman unik untuk melihat bagaimana orang di Jakarta memanfaatkan ruang publik yang terbatas, bahkan di bawah jembatan jalan raya.”

Memberikan komentar mengenai kesuksesannya, Fajar melanjutkan: “Merupakan suatu penghargaan bagi saya untuk dapat masuk ke dalam daftar finalis Sony World Photography Awards. Jakarta adalah perpaduan menarik antara hutan beton dan individu-individu yang beragam. Saya harap kedepannya lebih banyak fotografer akan berpartisipasi untuk mengenalkan Jakarta melalui sudut pandang yang berbeda.” 

 

Hadiah dan Pameran

Fotografer yang masuk dalam daftar finalis akan berkompetisi untuk memenangkan kategori masing-masing yang diumumkan pada 28 Maret, dan gelar Open Photographer of the Year serta hadiah uang tunai sebesar $5,000 akan diumumkan dalam acara penghargaan di London pada 20 April. Hadiah meliputi peralatan fotografi digital Sony dan perjalanan ke acara penghargaan di London.

Hasil karya dari para fotografer yang masuk ke dalam daftar finalis akan dipamerkan bersamaan dengan foto-foto pemenang Sony World Photography Awards & Martin Parr – 2017 Exhibition di London dari 21 April – 7 Mei.

 

Penghargaan lebih lanjut

Dewan juri Sony World Photography Awards juga memberikan penghargaan kepada lima fotografer Indonesia pada kompetisi kategori Open. Para fotografer yang fotonya berada di posisi 50 teratas di dunia adalah:

  • Amri Arfianto (dari Jakarta, tinggal di Dubai United Arab Emirates), Architecture
  • Sugiarto Sugiarto (Tangerang, Jawa Barat), Culture
  • Anton Gautama (Surabaya), Still Life
  • Adrinoviar Budiman (Jakarta), Street Photography
  • Lessy Sebastian (Jakarta), Wildlife

 

Sony World Photography Awards

Diselenggarakan oleh World Photography Organisation, 2017 adalah tahun ke-sepuluh bagi Sony World Photography Awards dan merupakan kerja sama satu dekade dengan sponsor utama, Sony.

Setiap tahunnya, perlombaan memilih dan memberikan penghargaan kepada fotografi kontemporer terbaik yang diambil dalam rentang waktu satu tahun dalam pilihan empat kategori kompetisi – Professional, Open, Youth dan Student Focus. Dengan perwakilan dari 49 negara, daftar finalis untuk tahun 2017 menguatkan daya tarik internasional dan kemampuan yang unik dalam mewakili gambar terbaik yang diambil oleh fotografer dari seluruh dunia dalam skala global yang sesungguhnya.

Setiap kategori kompetisi dinilai secara anonim oleh para profesional yang telah terkenal di bidangnya secara internasional, yang dengan seksama diseleksi oleh World Photography Organisation. Daftar lengkap juri 2017 dapat dilihat disini.

Foto yang telah masuk dalam daftar finalis di seluruh kategori kompetisi telah tersedia untuk keperluan publikasi diwww.worldphoto.org/press

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 31, 2026 - 0

Visa Gandeng MOONTON Untuk Perkuat Ekosistem Gaming Indonesia

Visa berkolaborasi dengan MOONTON sebagai Global Payment Partner M Series…
October 31, 2026 - 0

GameSir G7 Pro Controller Bawa Nuansa Vice City Dari GTA 6

GameSir luncurkan G7 Pro Sunset Boulevard dan Ocean Breeze, hadirkan…
October 31, 2026 - 0

Nintendo Indie World Showcase Pamerkan 23 Game Indie

Nintendo Indie World Showcase untuk Oktober 2026 menampilkan 23 game…
October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…