Direct Release: Red Hat dan Tim NVIDIA Hadirkan RAN 5G Software-Defined Berkinerja Tinggi untuk Industri Telekomunikasi

Reading time:
December 2, 2019
Ilustrasi NVIDIA Red Hat

Red Hat dan NVIDIA bekerja sama untuk mendorong adopsi Kubernetes di titik edge industri telekomunikasi 

Jakarta, INDONESIA – 25 November 2019 – NVIDIA dan Red Hat, penyedia solusi open source terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan bahwa mereka memperluas aliansi kedua perusahaan untuk menghadirkan infrastruktur wireless 5G software-defined berkinerja tinggi, yang dijalankan dengan Red Hat OpenShift, bagi industri telekomunikasi.

Kolaborasi tersebut, yang diungkapkan oleh Founder dan CEO NVIDIA Jensen Huang dalam sesi keynote di MWC Los Angeles, dapat membantu perusahaan telekomunikasi dalam bertransisi ke jaringan 5G yang mampu menjalankan berbagai beban kerja edge software-defined. Kerja sama ini di awal akan berfokus pada radio access network (RAN) 5G, yang bertujuan untuk membuat aplikasi yang didukung AI agar lebih mudah diakses di titik edge industri telekomunikasi.

Red Hat dan NVIDIA mengembangkan apa yang mereka umumkan awal tahun ini bahwa mereka tengah mempercepat adopsi Kubernetes di pusat data enterprise. Kolaborasi mereka yang diperluas ini memungkinkan pelanggan untuk menggunakan platform NVIDIA EGX dan Red Hat OpenShift untuk lebih mudah menerapkan GPU NVIDIA guna mempercepat AI, ilmu data, dan pembelajaran mesin di edge.

Elemen penting yang memungkinkan penyedia 5G untuk berpindah dari ASIC yang dibangun secara khusus ke infrastruktur cloud-native adalah NVIDIA Aerial. Kit pengembang software ini, juga diumumkan hari ini, memungkinkan penyedia layanan untuk membangun dan menghadirkan RAN wireless 5G software-defined berperforma tinggi dengan menghadirkan dua kemajuan penting, yaitu jalur data latensi rendah langsung dari kartu antarmuka jaringan Mellanox ke memori GPU, serta mesin pemrosesan sinyal lapisan fisik 5G yang menyimpan semua data dalam memori berkinerja tinggi dari GPU.

“Industri ini tengah mengembangkan 5G secara signifikan dan revolusi ‘smart everything’ telah dimulai. Pada waktunya, triliunan sensor dan perangkat akan tersebar di seluruh dunia untuk memungkinkan aplikasi dan layanan baru,” tutur Huang. “Kami bekerja sama dengan Red Hat untuk membangun infrastruktur komputasi GPU cloud-native berperforma tinggi dan sangat skalabel untuk dunia 5G yang baru ini. Didukung oleh platform komputasi edge NVIDIA EGX, gelombang aplikasi baru akan muncul, seperti halnya dengan revolusi smartphone.”

Red Hat OpenShift menyediakan Kubernetes siap produksi tingkat enterprise untuk mengelola dan mengotomatisasi RAN 5G Aerial, fungsi jaringan container, dan layanan edge baru lainnya. Hal ini membantu perusahaan telekomunikasi dalam menyebarkan dan mengelola infrastruktur modern sesuai skala yang dibutuhkan.

“Generasi berikutnya dari jaringan mobile tidak akan ditentukan oleh solusi proprietary yang tidak fleksibel, namun akan dibangun berbasis teknologi cloud-native terbuka,” ujar Jim Whitehurst, President dan CEO Red Hat. “Sebagai pemimpin dalam membangun infrastruktur telekomunikasi yang inovatif dan terbuka, kami melihat keuntungan luar biasa dalam menjalankan software standar di edge telco, yang membantu memungkinkan berbagai beban kerja baru melalui layanan yang skalabel dan dinamis.”

Dengan menjalankan RAN 5G pada platform cloud-native, perusahaan telekomunikasi dapat menggunakan sepenuhnya investasi jaringan mereka dan menghadirkan layanan-layanan baru, seperti AI, AR, VR, dan gaming, ke pasar secara luas.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…
October 30, 2026 - 0

Thrustmaster Luncurkan TCA Sky Yoke Flight Sim Controller

Thrustmaster TCA Sky Yoke hadirkan controller flight sim dilengkapi tujuh…