Para Pelanggan NetApp Membeli Lebih dari Satu Petabyte Flash Cache untuk Meningkatkan Kinerja dan Efisiensi Storage

Reading time:
June 30, 2010

Jakarta, Indonesia—29 Juni 2010—Untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi storage, para pelanggan NetApp (NASDAQ:NTAP) telah membeli lebih dari satu petabyte (PB) NetApp® Flash Cache, sejak produk tersebut diluncurkan di bulan September 2009. Dengan menggabungkan flash memory sebagai intelligent cache pada sistem unified storage, NetApp membantu para pelanggan mengoptimalkan kinerja dengan mudah, sekaligus menghemat belanja modal dan biaya operasional. Penggunaan oleh para pelanggan dan uji coba standar industri menegaskan keberhasilan NetApp dalam membantu para pelanggannya untuk memaksimalkan penggunaan data center dengan Flash Cache.

flash cache

Sebagai alternatif untuk menambah solid state disks pada storage, NetApp menggunakan teknologi solid state sebagai intelligent cache untuk mengoptimalkan kinerja dalam mengatasi beban kerja seperti penyediaan file, messaging, infrastruktur virtual, dan database  proses transaksi online. Modul Flash Cache mudah untuk diinstal, tidak memerlukan proses yang rumit, serta secara otomatis dapat menyediakan cache bagi data yang sering digunakan secara 10 kali lebih cepat dibanding dengan hard disk standar, serta dapat mengurangi biaya penggunaan storage sampai dengan 50% untuk aplikasi yang banyak dipakai. Tiap modul Flash Cache dapat memberikan kinerja yang sebanding dengan lusinan disk drive berkinerja tinggi, sehingga membantu pelanggan menghemat biaya dengan mengkonfigurasi sistem storage dengan hard disk drive yang lebih sedikit, dengan kapasitas yang lebih besar dan harga yang lebih murah.

“Menggunakan flash memory yang secara otomatis menyediakan cache bagi data yang sering diakses, dapat memberikan kecepatan dan aksesbilitas yang pelanggan butuhkan tanpa mengorbankan kemudahan dan efisiensi,” kata Patrick Rogers, Vice President of Solutions and Alliances NetApp. “Para pelanggan telah mengakui pendekatan NetApp yang berbeda terhadap solid state teknologi ditandai dengan terjualnya lebih dari 5.000 modul cache sejauh ini. Mereka juga membeli Flash Cache yang hampir menyamai 20% dari sistem yang sudah tersedia, yang secara signifikan melampau estimasi angka yang disebutkan oleh vendor-vendor lain yang menawarkan flash sebagai persistent storage. Caching dapat memberikan pelanggan kemudahan, cara yang effisien dalam menerapkan solid state teknologi untuk mendapatkan kinerja sistem storage yang lebih baik.”

Salah satu pelanggan NetApp yang merasakan keuntungan nyata dari penggunaan Flash Cache adalah Apache Corporation. Apache adalah perusahaan energi independen yang melakukan eksplorasi, pengembangan, dan memproduksi gas alam, minyak mentah, dan cairan gas alam dengan pendapatan sebesar $29,53milyar,. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya, Apache menempatkan perhatian utama pada kegiatan eksplorasi dan produksi. Hal tersebut melibatkan proses modelling geologic dan seismic secara intensif dengan menggunakan Windows high-performance 64-bit. Dalam empat tahun terakhir, volume data telah meningkat sebesar 700%, mencapai 3,5 PB. Apache menggunakan Flash Cache untuk mengoptimalkan kegiatan eksplorasi dan mempersingkat waktu yang diperlukan dalam menyampaikan produk kepada para pelanggan.”

“Mempersingkat waktu penemuan sangat penting bagi kelangsungan kesukesan perusahaan, dan kami membutuhkan solusi yang dapat mengimbangi langkah dan skala eksplorasi serta memberikan daya saing bagi kami,” kata Bradley Lauritsen, Manager Exploration Computing untuk Apache Corp. “Dengan NetApp Flash Cache, kami mengalami peningkatan hampir 70% cache hit rate di lingkungan kerja shared seismic, mengurangi 70% dari waktu yang dibutuhkan oleh sistem untuk mengambil data dari SATA drive. Kemampuan ini membantu para geoscientist kami bekerja secara efisien dan efektif karena dapat mengirim data dalam hitungan detik saja, bukan menit ataupun puluhan menit.”

Kinerja Flash Cache yang efektif juga telah dikenal standar industri SPECsfs2008 yang merupakan acuan untuk lingkungan Windows. Dalam tiga laporan yang diterbitkan dalam satu publikasi, NetApp menunjukkan bahwa sistem storage yang menggunakan Flash Cache dan SATA disk dapat menyediakan kapasitas 50% lebih besar dan menghasilkan kinerja yang sebanding dengan sistem sejenis yang dikonfigurasi  menggunakan Fibre Channel disk. Konfigurasi menggunakan Flash Cache dan SATA juga mengurangi 57% biaya penggunaan per terabyte, mengurangi 59% penggunaan ruang rak, dan mengurangi konsumsi listrik sebesar 66%. Untuk melihat hasil pengujian Flash Cache SPECxfs2008, kunjungi: www.spec.org/sfs2008/results/res2010q2.

Modul Flash Cache (sebelumnya disebut PAM II) menggunakan enterprice grade SLC NAND flash memory dan tersedia dengan pilihan 256GB dan 512GB, serta memungkinkan untuk ditingkatkan sampai dengan 4TB intelligent cache per sistem storage. NetApp juga menawarkan  kepingan SATA disk berkapasitas 2 TB, yang bila digunakan bersama dengan Flash Cache dapat mengurangi keseluruhan total biaya tanpa mempengaruhi kinerja terhadap banyak aplikasi.

Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai NetApp Flash Cache, kunjungi www.netapp.com/us/products/storage-systems/flash-cache.

Untuk detail lebih lengkap mengenai penggunaan teknologi NetApp pada Apache Corporation, kunjungi www.netapp.com/us/library/customer-stories/apache-corp.html. Untuk informasi tambahan mengenai petabyte yang telah dicapai NetApp, kunjungi blog Mike Riley pada blogs.netapp.com/efficiency.

Diskusikan berita ini di NetApp community, dimana Anda bisa bertukar pikiran dan ide mengenai berbagai topik dengan anggota komunitas kami. Berkolaborasi dengan perusahaan kami; berbincang dengan karyawan dan pimpinan NetApp; serta berpartisipasi dalam hasrat kami untuk go further, faster. Bergabunglah sekarang di www.netapp.com/us/communities.

Share
Tags:

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…