The Company Men: Pekerjaan Adalah Segalanya!

Reading time:
March 29, 2011

Tentunya Anda masih ingat betul peristiwa yang menimpa perekonomian Amerika Serikat beberapa tahun belakangan. Penurunan harga aset perusahaan yang disebabkan kredit macet terjadi (bahkan berimbas ke perekonomian negara lainnya di dunia), membuat banyak perusahaan melakukan “pemangkasan”  untuk menekan pengeluaran.

teaser

Fenomena inilah yang diangkat John Wells di film terbarunya, The Company Men. Film ini bercerita mengenai kehidupan para karyawan “kerah putih”. Bobby Walker (Ben Affleck) adalah seorang karyawan di perusahaan besar yang telah mengabdi selama 12 tahun. Bencana yang menghantam perekonomian Amerika berimbas ke perusahaan tempatnya bekerja. Ribuan karyawan perusahaan tersebut terpaksa “dirumahkan”, tak terkecuali Bobby. Menghadapi keadaan barunya, Bobby tidak terbiasa dan merasa gengsinya “terganggu”. Sebagai orang dengan gaya hidup jetset, Bobby tidak bisa menerima kenyataan bahwa ia harus merelakan rumah besarnya (yang masih dalam proses kredit, tentunya), Porsche kesayangannya (juga kredit), keanggotaan di klub golf (dibayar belakangan alias “gesek kartu kredit”), dan lain sebagainya. Dalam kondisi ekonomi negara yang carut-marut, Bobby menemukan fakta bahwa mencari pekerjaan adalah hal yang amat sulit. Ia pun harus menghadapi cobaan terbesar dalam hidupnya: bekerja dengan gaji yang jauh di bawah standar (dengan level “kerah biru”) atau menjadi pengangguran selamanya.

company men2

Dua teman kantor Bobby, Phil Woodward (Chris Cooper) dan Gene McClary (Tommy Lee Jones), juga mengalami hal yang sama. Tragisnya, mereka adalah pegawai senior berusia lanjut yang tidak akan mendapatkan pekerjaan di perusahaan mana pun karena faktor usia. Lalu, bagaimana “para orang kantoran kelas atas” ini menyiasati hidup mereka di tengah badai krisis ekonomi? Berhasilkah mereka bertahan?

company men1

Bagi saya, film ini menjadi suguhan menarik yang membeberkan realitas yang terjadi di Amerika saat ini.  Dengan pengantar singkat mengenai “kericuhan” yang terjadi terhadap perekonomian Amerika di awal film, John Wells “menuntun” penonton untuk menyaksikan langsung gaya hidup masyarakat Amerika pada umumnya. Mungkin, jika film ini disaksikan oleh masyarakat Amerika sendiri, mereka akan menyunggingkan senyuman miris. Bagi bangsa lain, film ini seakan menjadi media informasi untuk mengetahui pola hidup masyarakat di negara superpower tersebut. Setidaknya, itu yang saya rasakan saat menyaksikan film ini dan bergumam, “Pantas saja…”.

Serunya lagi, film ini dimainkan oleh aktor-aktor kawakan, seperti Tommy Lee Jones, Chris Cooper, Kevin Costner, dan Ben Affleck. Untuk Anda yang rindu menyaksikan akting mereka, pastinya tidak akan rela melewatkan penampilan mereka dengan setelan mahal dan mobil seharga puluhan ribu dolar.

Tidak ingin bangkrut mendadak di kondisi ekonomi yang tak menentu seperti ini? Kurangi gaya hidup mewah dan hindari konsumerisme. Mungkin itu pesan singkat yang ingin disampaikan film ini kepada penontonnya. Enjoy!

Rilis:
2010
Genre:
drama
Durasi:
113 menit
Sutradara:
John Wells
Pemain:
Ben Affleck, Kevin Costner, Chris Cooper, Tommy Lee Jones, Craig T. Nelson, Rosemarie DeWitt, Maria Bello
Studio:
Weinstein Company

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…