[PR] Hati-Hati Terhadap Perangkat Penyedot Listrik! Tips Mengatasinya dari APC by Schneider Electric

Reading time:
April 20, 2011

Jakarta, 20 April 2011 – Hari Bumi, yang jatuh pada tanggal 22 April ini dengan tema A Billion Acts of Green®, ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap bumi dan lingkungan, serta lebih jauh lagi untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung keberlangsungan lingkungan. Berdekatan dengan momen Hari Bumi 2011 ini, APC by Schneider Electric, pemimpin global dalam layanan critical power dan cooling terintegrasi, bersamaan dengan ini membagikan tips untuk mengatasi masalah terhadap perangkat yang menyedot listrik sebagai salah satu tindakan untuk menghemat energi dan memberikan sumbangsih bagi keberlangsungan lingkungan.

Ketika perangkat-perangkat listrik di rumah, seperti TV, AC, kulkas dan komputer telah dimatikan, bukan berarti perangkat-perangkat tersebut tidak lagi menarik energi listrik atau hanya sedikit menarik energi listrik. Faktanya adalah kebanyakan perangkat-perangkat listrik memiliki tingkat konsumsi energi listrik yang tinggi ketika dalam modus stand by atau pun ketika dimatikan. Terlebih lagi, perangkat-perangkat yang terhubung dengan komputer, seperti monitor, printer, USB hub, scanner, modem, dan lainnya juga terus mengkonsumsi energi listrik bahkan ketika mereka tidak digunakan.

Contoh fakta yang lain adalah semua perangkat yang menggunakan remote control terus mengkonsumsi energi listrik bahkan ketika dimatikan, seperti yang terjadi pada televisi. Ketika TV dalam keadaan ’Off’, sebenarnya TV tersebut dalam keadaan sebagian ’On’ agar gambar di Televisi dapat tampil dengan cepat ketika Anda menekan remote. Hal ini disebut sebagai ”vampire energy” atau ”phantom load.” Selain perangkat yang disertai dengan  remote control, sebagian perangkat-perangkat lain yang juga menyedot energi listrik bahkan ketika dimatikan adalah perangkat-perangkat dengan external power supply atau adaptor, perangkat-perangkat dengan monitor digital atau LCD/LED, dan kebanyakan perangkat-perangkat besar seperti AC dan kulkas.

Bagaimana Mengatasi Vampir Penyedot Listrik ini?

Salah satu cara untuk mengatasi para vampir penyedot listrik ini adalah dengan mencabut kabel listrik ketika perangkat elektronik tidak dipakai. Namun, mencabut dan mencolok kembali lusinan perangkat elektronik berkali-kali merupakan hal yang sangat merepotkan, belum lagi karena harus berkutat dengan kabel-kabel listrik yang bersliweran.

Satu alternatif lain untuk mengatasi ”vampire energy” atau ”phantom load” adalah dengan menggunakan Surge Protector dengan Master-Control outlet. Surge Protector merupakan alat yang dirancang untuk melindungi perangkat elektronik dari perubahan aliran voltase yang dapat merusak perangkat seperti surge, spike, dan bahkan halilintar. Colokkan perangkat elektronik utama (seperti komputer dan televisi) ke Master outlet sedangkan, peangkat pelengkap (seperti monitor komputer, printer, scanner, perangkat tata suara dan lainnya) ke Control outlet.

Master outlet dapat mendeteksi apakah perangkat elektronik sedang dimatikan atau dalam kondisi sleep mode. Selanjutnya, secara otomatis Control outlet yang terpasang perangkat pelengkap akan mematikan aliran listrik. Dengan begitu, perangkat elektronik pelengkap tidak akan menyedot tenaga listrik lagi ketika dalam stand by mode – dan juga tidak akan menggerogoti tagihan listrik setiap bulannya.

Share
Tags:

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…