Kioxia Jadi Sponsor Program HPE Spaceborne Computer-2, Bawa SSD Ke Luar Angkasa

Reading time:
March 1, 2023
Kioxia X HPC SBC2 Program

Kebutuhan akan komputasi yang cepat seringkali menjadi masalah saat berada di luar angkasa, terutama para astronot yang sedang melakukan misi luar angkasa diatas sana. Oleh sebab itu HPE (Hewlett Packard Enterprise) bekerja sama dengan NASA untuk mengembangkan supercomputer yang tahan terhadap berbagai gangguan di luar angkasa dan bisa digunakan di ISS (International Space Station).

HPE Spaceborne Computer-2 sendiri adalah supercomputer pertama yang memiliki sistem AI yang berhasil berada di ISS. Misi utamanya adalah memajukan komputasi di ISS secara signifikan serta mengurangi ketergantungan komunikasi. Contohnya, para astronot sekarang bisa menganalisis data secara langsung di ISS, sehingga tidak perlu lagi mengirim data mentah ke bumi untuk di analisis yang bisa memakan banyak waktu.

Kendala Di Program Sebelumnya

Kioxia X HPC SBC2 Program

Saat program Spaceborne Computer-1 berhasil berada di ISS, tantangan utamanya bukan berada di kecepatan komputasinya, melainkan masalahnya berada di durabilitas storage yang cukup problematik. Makanya di program yang kedua, Kioxia hadir menjadi sponsor storage untuk menyelesaikan masalah ini.

Sebagai sponsor HPE SBC-2, Kioxia membawa dua seri SSD kesana, yaitu Kioxia RM Series Value SAS dan Kioxia XG Series NVMe SSD. Tentunya kedua SSD ini sudah menjalani berbagai pengujian ekstra agar tahan dengan berbagai gangguan gelombang elektromagnetik dan layak digunakan di ISS.

Pekerjaan ini tidaklah mudah, karena seperti yang kita ketahui peralatan modern lebih rentan terkena gangguan diluar angkasa. Hal ini disebabkan oleh radiasi sinar kosmik yang bisa menyebabkan bitflip pada RAM maupun NAND Flash. Bitflip sendiri adalah kondisi dimana ketika bit berubah secara tidak sengaja, dari 0 ke 1 atau sebaliknya, ini menyebabkan data yang diproses atau disimpan tidak bisa digunakan.

Semoga saja Kioxia dan HPE dapat menjalankan program ini dengan lancar. Karena salah satu tantangan dengan misi luar angkasa adalah komunikasi yang lambat antara bumi dan pesawat ruang angkasa. Jika program ini sukses mungkin saja kita akan melihat banyak teknologi modern yang berada disana, menggantikan peralatan yang sudah usang dan lambat.

Sumber 1 & Sumber 2

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 28, 2026 - 0

Sega Luncurkan SEGA Universe Guna Bangkitkan Game Klasiknya

Sega resmi meluncurkan program SEGA Universe, strategi baru untuk menghidupkan…
April 28, 2026 - 0

Final Fantasy XIV Berikan Tanggal Rilis Resmi di Switch 2

Square Enix secara resmi tentukan tanggal rilis untuk Final Fantasy…
April 28, 2026 - 0

CEO Xbox Jelaskan Rencana Membuat Console Itu Jadi Platform Terbuka

CEO Xbox Asha Sharma menjelaskan visinya jadikan Xbox sebagai platform…
April 28, 2026 - 0

Atari Akuisisi Implicit Conversion Demi Perkuat Preservasi Game Klasik

Atari resmi mengakuisisi Implicit Conversion, studio spesialis emulasi yang dikenal…