Slack Gunakan Data Pengguna untuk Melatih Model AI?

Reading time:
May 20, 2024
stephen phillips hostreviews co uk aE0iX bLCJc unsplash

Slack yang merupakan aplikasi populer untuk bertukar pesan di ranah bisnis dan profesional, dilaporkan tengah melatih model AI miliknya dengan memberikan data pesan pengguna, file, dan konten lainnya tanpa ijin secara jelas. Walau pelatihan model AI di Slack ini bersifat opsional, pengguna tetap butuh meminta admin Slack organisasi yang diikuti oleh si pengguna untuk bisa menonaktifkan fungsi ini dengan cara yang juga tidak kalah rumitnya.

Ditemukan oleh Corey Quinn, eksekutif dari DuckBill Group, di mana ia menemukan adanya soal pengambilan data pengguna untuk melatih model AI di dalam peraturan privasi pada Slack. Dalam aturan ini menyebutkan bahwa Slack menganalisa data pelanggan yang dikirim ke Slack beserta informasi lainnya untuk mengembangkan model AI/ML.

Slack

Menanggapi hal ini, Slack telah mempublikasikan lewat blog resminya bahwa data pelanggan yang dimaksudkan ini tidak digunakan untuk melatih produk AI generatif di Slack yang mengandalkan LLM pihak ketiga, melainkan ke model pembelajaran mesin untuk produk seperti rekomendasi channel dan emoji, serta hasil pencarian. Slack mengatakan bahwa pihak perusahaan tidak mengakses konten pesan DM, saluran pribadi, maupun saluran publik untuk melatih model AI mereka seperti yang dituduhkan tersebut.

Namun untuk bisa menonaktifkan fungsi ini, pengguna butuh menghubungi admin organisasi Slack untuk mengirimkan email kepada perusahaan agar mereka tidak diikut sertakan dalam pengambilan data untuk melatih model AI tersebut. Hal ini sendiri cukup merepotkan karena pengguna tidak bisa menonaktifkannya secara mandiri.

Slack sendiri menegaskan bahwa tidak akan ada data pelanggan yang dibocorkan kepada pihak ketiga untuk perihal mesin pembelajaran milik perusahaan tersebut, tapi ada baiknya bagi Anda yang sering menggunakan Slack untuk sehari-hari untuk tetap waspada dan berhati-hati soal kebijakan privasi Slack ini.

(sumber)

Share
Tags:

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 30, 2026 - 0

GTA 6 Dikabarkan Butuh Download 210 GB di PS5

GTA 6 dikabarkan akan meminta pemainnya untuk mengunduh file data…
October 30, 2026 - 0

Razer Hadirkan Reclusa Mini 65%, Keyboard Ringkas Dengan Magnetic Switch

Razer Reclusa Mini tampil sebagai keyboard gaming berskala 65% dengan…
October 30, 2026 - 0

ASUS Rilis ROG Swift OLED PG259QWS Ace & Strix OLED XG259QWPG Ace

ASUS ROG merilis monitor gaming kelas OLED 720Hz dan 540Hz…
October 30, 2026 - 0

Sony Hadirkan Cover Transparan Prism Collection Untuk DualSense & PS5

Sony merilis cover transparan bernama Prism Collection untuk DualSense dan…