Photonmatrix, Alat Basmi Nyamuk Pakai Laser
Nyamuk kerap jadi gangguan saat kita ingin bersantai di luar rumah. Kali ini, sebuah perangkat bernama Photonmatrix mencoba menawarkan solusi baru, yaitu membasmi nyamuk dengan teknologi laser.

Cara Kerja Photonmatrix Melawan Nyamuk
Photonmatrix memanfaatkan LIDAR presisi tinggi dan laser galvanometer untuk mendeteksi nyamuk saat terbang dan menembaknya dalam hitungan milidetik. Tidak ada bahan kimia, tidak ada asap, dan tidak menimbulkan suara bising. Laser Photonmatrix bekerja dengan cahaya inframerah dan panas terkonsentrasi, sehingga tidak menghasilkan residu yang bisa terhirup manusia.

Tapi bagaimana kalau laser salah mengenai sasaran? Tenang, sistem ini dirancang agar bisa membedakan nyamuk dari manusia, hewan peliharaan, hingga burung, sehingga risiko salah sasaran diklaim sangat kecil. Namun, tetap ada kemungkinan kesalahan jika sistem tidak bekerja sempurna, terutama saat digunakan di lingkungan yang penuh gangguan visual atau hewan kecil lain.
Dari sisi kesehatan, perangkat ini jelas lebih aman dibanding obat nyamuk konvensional yang berbasis asap atau bahan kimia. Tidak ada risiko iritasi saluran pernapasan, alergi, atau paparan zat beracun yang biasanya menjadi kekhawatiran utama pada obat nyamuk bakar atau semprot.
Baca Juga: Tak Punya Empati, Petinggi Microsoft Beri Saran Ini ke Para Karyawan Kena PHK! • Jagat Review
Ada dua model, yaitu model standar dengan jangkauan 3 meter, dan model Pro hingga 6 meter. Keduanya tahan air dan debu (IP68) serta bisa beroperasi sampai 16 jam dengan power bank 24V. Jadi tidak hanya bisa dipakai di dalam ruangan, tapi juga di luar ruangan.

Dalam paket pembelian sudah termasuk unit inti laser, adaptor daya, kabel DC 2 meter, dan dudukan. Ada juga aksesori opsional seperti platform putar dan dongle untuk power bank smartphone.
Perangkat ini dijual lewat situs crowdfunding IndieGogo, seharga mulai USD 498. Saat ini sudah terkumpul lebih 1300% target awal di Indiegogo.
Meski terdengar menjanjikan, perangkat ini masih berupa prototipe dan belum masuk produksi massal, sehingga calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan risiko umum crowdfunding, termasuk soal keamanan penggunaan.
Kalau menurut kalian, apakah teknologi seperti ini memang jadi solusi cerdas dan lebih aman dibanding obat nyamuk biasa? Atau justru berisiko karena mengandalkan sistem otomatis untuk menembakkan laser di sekitar kita? Bagaimana pendapat kalian?












