TSMC Pertimbangkan Produksi 3D DRAM, Didukung NVIDIA!
TSMC dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk masuk ke bisnis produksi memori dengan mengembangkan teknologi 3D DRAM. Menurut laporan The Information, rencana ini muncul setelah NVIDIA, salah satu klien terbesar TSMC, meminta perusahaan foundry tersebut mempertimbangkan produksi memori generasi berikutnya. Hal ini sekaligus mengatasi keterbatasan pasokan DRAM yang diprediksi belum akan membaik dalam waktu dekat.
Saat ini, produksi DRAM masih didominasi oleh tiga perusahaan besar, yakni SK Hynix, Samsung, dan Micron. Ketiganya memang sedang mengembangkan kapasitas produksi dengan membangun pabrik-pabrik baru, tetapi tambahan pasokan tersebut diperkirakan belum tentu cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar. Terlebih, perkembangan AI terus meningkatkan permintaan memori berkapasitas besar dan berperforma tinggi.
TSMC Langsung Adopsi 3D DRAM
Teknologi 3D DRAM dipandang sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kepadatan dan kapasitas memori. Micron sendiri sebelumnya memutuskan meninggalkan pengembangan DRAM dengan desain sel 4F² dan beralih fokus ke teknologi 3D DRAM setelah melakukan riset selama sekitar dua dekade. TSMC kabarnya juga mulai mengevaluasi teknologi serupa dengan memanfaatkan pengalamannya dalam teknologi penumpukan chip secara vertikal.
Rencana ini disebut akan berada di bawah pengawasan Hsu Kuo-chin, wakil presiden TSMC yang menangani teknologi pengemasan canggih seperti CoWoS dan CoPoS. Pengalamannya dalam teknologi penumpukan silikon dinilai dapat membantu pengembangan 3D DRAM hingga tahap produksi massal. Namun, TSMC masih mempertimbangkan dua opsi, yakni membangun pabrik baru atau mengakuisisi fasilitas yang sudah tersedia untuk dialihfungsikan menjadi pabrik DRAM.
Baca Juga: Intel Batasi Nova Lake-S di 5,1 GHz Saat Suhu Capai 90°C? • Jagat Review
Meski begitu, saat ini belum ada kepastian kapan TSMC akan mengambil keputusan atau memulai produksi 3D DRAM. Melihat “kekuatan” dari perusahaan tersebut, jika pada akhirnya mereka terjun ke memori bukan tidak mungkin bakal bersaing dengan tiga raksasa yang sudah ada. Menurut kalian sendiri gimana?












