LOGO
,

Memilih VGA AMD dan NVIDIA Kelas Mainstream Harga 2 Jutaan Rupiah

Part: 1 2

Untuk kalangan pengguna/gamer tertentu, graphics card di harga 2 jutaan rupiah merupakan pilihan yang sangat menarik. Harga yang cukup murah ditambah kinerja gaming yang tergolong tinggi menjadi nilai tambah tersendiri untuk graphics card di kelas harga ini. Apalagi tidak dibutuhkan spesifikasi sistem yang terlalu tinggi untuk mengeluarkan seluruh kemampuan graphics card sehingga harga sistem dapat ditekan serendah mungkin.

Biasanya, graphics card di harga 2 jutaan rupiah memang ditujukan untuk menjalankan game dengan lancar di resolusi gambar tinggi seperti 1920×1080 (Full HD) tanpa perlu mengorbankan kualitas gambar/grafik. Oleh karena itu, monitor LCD Full HD merupakan pasangan yang tepat untuk graphics card ini. Satu hal yang menarik adalah harga monitor LCD Full HD kini semakin terjangkau bahkan bisa didapatkan dengan harga di bawah 2 juta rupiah (tergantung merek dan ukuran layar).

Setelah dua panduan sebelumnya, memilih graphics card di harga 1 jutaan dan 1-1,5 jutaan, kali ini kami kembali memberikan panduan kepada Anda, graphics card AMD dan NVIDIA tipe terbaru apa saja yang layak dibeli di kisaran harga 2 jutaan rupiah.

Platform Pengujian

  • Prosesor: Intel Core i7 930 @4 GHz (200×20)
  • Motherboard: LGA1366 Chipset Intel X58+ICH10R
  • Memory: 3x 2GB Kingston HyperX blu. (@1600 MHz; 1.64 V)
  • Storage: Kingston SSDNow V+ Series 64 GB, Kingston SSDNow V Series 30 GB
  • Power Supply: Coolermaster Silent Pro Gold 800 Watt
  • CPU Heatsink: Coolermaster Hyper 212 Plus
  • Monitor: LCD Monitor 1920×1080
  • Input: Genius (Keyboard and Mouse)
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
  • Driver: Catalyst 11.5; Forceware 275.33

AMD

Untuk harga 2 jutaan rupiah, terdapat empat pilihan menarik dari AMD, seperti HD 6850, HD 6870, HD 6950 1 GB, dan HD 6950 2 GB. Seperti apakah spesifikasi graphics card tersebut? Mari kita lihat tabel di bawah ini.

Seperti inilah kinerja keempat tipe graphics card tersebut.

Setting: 1920×1080; DirectX 10; Enthusiast Mode; No-AA

Setting: 1920×1080; Maximum Quality; AF-Trilinear; No-AA

Setting: 1920×1080; Motion Blur-On; Shadow Detail-High; Texture Detail-High; Rendering Level-High

Setting: 1920×1080; DirectX 11; Quality Preset-Ultra; No-AA

(*) HD 6850 memang memiliki kinerja paling rendah dibandingkan tiga tipe graphics card AMD lainnya. Walaupun begitu, HD 6850 hanya membutuhkan satu buah konektor daya PCIe 6-pin untuk bekerja dengan normal. Berbeda dengan tiga tipe graphics card lainnya yang membutuhkan dua buah konektor daya PCIe 6-pin.

Kinerja HD 6950 1GB dan HD 6950 2 GB memang menarik untuk diperhatikan. Selisih kinerja di antara kedua graphics card ini tergolong kecil sekali. Ukuran memori sebesar 1 GB sepertinya masih mencukupi untuk menangani berbagai judul game yang beredar saat ini.

HD 6850 ditawarkan di rentang harga 1,65-2,05 juta rupiah (tergantung merek). Untuk harga tersebut, kinerja HD 6850 tergolong cukup memuaskan. Untuk game dengan grafik yang tergolong berat, HD 6850 perlu menyesuaikan setting kualitas grafik untuk bisa berjalan lancar (frame rate di atas 30 fps) di resolusi gambar Full HD.

Untuk HD 6870, graphics card ini ditawarkan di rentang harga 1,95-2,75 juta rupiah. Jika melihat kinerja dan selisih harga yang tidak terlalu jauh dengan HD 6850, HD 6870 menjadi pilihan yang cukup menarik jika memang Anda bersedia menambah beberapa ratus ribu rupiah.

Untuk HD 6950 2 GB, graphics card ini ditawarkan di rentang harga 2,7-3,45 juta rupiah, sedangkan untuk versi 1 GB ditawarkan di rentang harga 2,45-2,8 juta rupiah. Dengan selisih kinerja yang tidak terlalu jauh, HD 6950 1GB merupakan pilihan menarik jika game yang Anda mainkan tidak tergolong rakus kebutuhan memori graphics card.

Part: 1 2

Comments

  1. Dimas says:

    Pak Gatot
    Ada 1 pertanyaan mendasar Kelebihan dari Radeon itu apa ya ?
    klu Nvidia jelas dia ada teknologi fitur PhysX

    sampe skr msh bingung nih Y_Y

  2. Gatot Tri Yuwono says:

    Untuk urusan feature, NVIDIA memang memiliki keunggulan pada feature PhysX. Sedangkan untuk feature lainnya, baik AMD maupun NVIDIA boleh dibilang memiliki feature dengan fungsi mirip antara satu sama lain walaupun memiliki cara pengimplementasian yang berbeda. Sebagai contoh AMD memiliki feature Eyefinity dan NVIDIA memiliki feature NVIDIA Surround. Kedua feature ini memiliki fungsi sama yaitu menjalankan konfigurasi multi-monitor dengan menggunakan monitor berjumlah lebih dari dua.

    Kalau dari segi kinerja, berdasarkan hasil pengujian selama ini, VGA AMD memiliki keunggulan di game berbasis DirectX 9 dan 10. Sedangkan NVIDIA memiliki keunggulan di game DirectX 11.

    Semoga membantu

  3. Ridwan Fariz says:

    nambahin dikit,
    mungkin dari segi harga, beberapa vga AMD relatif lebih terjangkau..
    AMD juga punya feature Eyefinity multimonitor dengan hanya satu vga saja, sedangkan NVIDIA mensyaratkan SLI/multi graphic card untuk feature yang sama (NV Surround).

    selebihnya kembali kepada keputusan para user untuk memilih vga yang akan digunakan.

  4. Dimas says:

    Pantes aja sy liat hasil test ( dari sumber luar ) sebagian besar untuk game DirectX 11 yg unggul Nvdia sedangkan untuk DirectX 10 dan 9 yg unggul AMD Radeon.

    Kalau saya liat dari Stream processors AMD Radeon lebih besar dibandingkan Nvidia (dari hal ini munking adanya feature Eyefinity ? ) . Tetapi Nvidia biarpun sedikit Stream processor (CUDA) dia mempunyai teknologi streaming prosessors ( adanya feature PhysX ?)
    dari diliat dari situ ketauan AMD Radeon sedikit yedot listrik ( beda tipis ) -_-.
    CMIIW >.<

    benar kata Pak Gatot dan Pak Ridwan
    "Smart people will buy the product as needed" ^^

  5. Gatot Tri Yuwono says:

    @Dimas Untuk perhitungan Stream Processor (atau NVIDIA lebih suka menyebutnya CUDA Cores pada graphics card mereka), AMD dan NVIDIA memiliki metode perhitungan Stream Processor yang berbeda. Jadi jumlah Stream Processor yang lebih besar pada AMD tidak bisa dijadikan patokan bahwa graphics card AMD itu akan memiliki kinerja lebih kencang dari NVIDIA yang memiliki jumlah Stream Processor lebih sedikit. Terlebih lagi baik AMD maupun NVIDIA memiliki alogaritma yang berbeda untuk penggunaan Stream Processor pada graphics card mereka.

    Jumlah Stream Processor sendiri tidak berhubungan dengan adanya feature Eyefinity maupun PhysX.

  6. Dimas says:

    ow jadi salah saya selama ini, Stream Processor ngak ada hubungannya sama sekali dengan feature Nvidia dan AMD Radeon.

    Terima Kasih ya Pak Gatot juga Pak Ridwan atas ilmu ya ^^

  7. Alex says:

    Pak Gatot,

    saya mau build PC dengan spek

    Asus P8Z68 Deluxe/Gen3
    Intel i7-2600K
    Corsair CMZ16GX3M2A1600C10 16GB

    untuk VGA nya masih ragu mau ambil HD 6990 atau GTX 590

    menurut Pak Gatot sebaiknya ambil yang mana satu? saya untuk main game dengan resolusi tinggi dan grafik setting biasanya saya buat max.. sekarang rata2 resolusi monitor 1920×1080.. dan untuk yang resolusi 2000++ itu harganya masih tinggi..

    dan saya mau build pc ini agar bisa bertahan beberapa tahun kedepan.. mohon bantuannya Pak Gatot

  8. Hengky Fanggian says:

    @Bp Gatot Tri Yuwono
    Dengan adanya fitur PhysX, kedepannya apakah nVidia akan selalu lebih superior sehingga bisa menekan harga AMD. Jadi untuk GPU setaraf, AMD harus mutlak selalu lebih murah agar bisa dilirik pelanggan karena nggak adanya fitur tsb ?

    Apakah nantinya fitur PhysX akan sangat dominan dalam menentukan kalah menangnya persaingan antar kedua dedengkot VGA Card tsb ? Apakah menangnya nVidia di diretX 11 karena adanya fitur tsb ?

    Untuk VGA Card dikisaran Rp 1 juta kebawah apakah fitur tsb terasa oleh pemain game dan apakah semua game bisa mengambil manfaat dari fitur tsb, misalnya game-game online yg biasa ada di warnet.

    Thanks alot, mohon jawaban Bp

  9. om jos says:

    physx mulu…
    emang mo maen game apa mo maen physx?
    emang pas maen game mo melototin dan mengagumi efek physx doang?
    emang game bagus apa aja sih yang pake physx dan bagus efek physxnya?
    emang berapa jam kita maen game yang ada physxnya dibanding maen game yang ngga physxnya?

    game itu kiblatnya dari konsol. game yang ada di pc itu sebagian besar awalnya dari konsol. klo nvidia berahasil masuk ke konsol trus bikin standar semua game konsol harus pake physx. baru deh amd bakal megap2.

    so pertanyaannya sekarang adalah

    nvidia itu selain jualan physx mereka bisa jual apa sih?

  10. Dedy Irvan says:

    kita tidak akan tahu apakah PhysX akan menajdi dominan. yg jelas, fitur ini mengizinkan penggunaan prosesor kelas menengah untuk menjalankan efek physics.

    Sebelum salah paham, PhysX itu adalah implementasi Physics ala NVIDIA.
    Physics sendiri secara sederhana adalah efek2 fisika spt bola memantul, permukaan air, dll yg diperhitungkan secara fisika, (bukan sekadar dibuat paket animasinya).
    Game spt Angry Birds (smartphone) adalah contoh sederhana bagaimana Physics benar-benar membuat game menjadi lebih baik.
    Di console, physics pun sudah banyak dipakai lhoooo

    Pada physX, physics dijalankan di GPU, sementara pada implementasi AMD, physics dijalankan di CPU.

    Apakah ini membuat PhysX tampil lebih cantik? teoritis tidak.
    Apakah ini sebuah fitur yang membantu? utk game yang menggunakannya, ya ini sangat membantu menghilangkan beban dari CPU yang sudah sibuk dengan ngurusin AI, map, dan bahkan antivirus di background.
    Apakah ini fitur wajib? Mungkin tidak. Tapi, sejujurnya, kalau punya kan lebih baik. Jadinya semua game bisa dijalankan dengan kualitas terbaik tanpa ada ‘hit’ pada overall sistem.

    Pertimbangan ini semua yang membuat kami tetap menyebutkan PhysX sebagai kelebihan. Face it, kalo itu memang kelebihan, ya terpaksa kami juga harus jujur bilang itu kelebihan.

  11. Hengky Fanggian says:

    @Dedi Irvan
    Thanks atas penjelasan Bp. Dari ulasan Bp, bolehkah saya menyimpulkan bahwa fitur PhysX amat sangat berguna terutama bagi procie menengah alias yg tidak amat sangat powerfull karena beban pada procienya diringankan. Mungkin ini bisa menjadi jawaban bagi saya pribadi kenapa AMD masih sering diunggulkan di forum luar saat diadu berdasar price performance. Mungkin karena test bednya pakai procie POWERFUL maka fitur PhysX nVidia jadi kurang begitu menonjol perannya. Benarkah demikian ? Mohon dikoreksi

    Mohon saran, untuk procie saya yg kebanyakan tipe dual core E5700 apakah saran Bp, pakai AMD atau nVidia, dan baiknya yg dikisaran harga berapa agar tidak terjadi botlle neck. Kalau yg harga di atas Rp 1 juta apakah pasti terjadi bottle neck ? Mohon jawaban. Thx alot

  12. Dedy Irvan says:

    @Hengky:
    PhysX berguna untuk prosesor kelas menengah, tapi.. hanya kalau game-nya mendukung physX. Kalau game-nya pakai HAVOC berarti physics akan tetap dikerjakan di CPU.

    Untuk perpaduan prosesor dan VGA, bottleneck akan terjadi tergantung pada aplikasi atau game yg dipakai. Pada dasarnya, game baru akan membebani lebih berat ke GPU, bukan CPU.

    Tapi, terkadang ada syarat minimum CPU. Kalau kita bicara game yang moderen terbaru, biasanya syarat utamanya pakai prosesor yg minimum 4 thread (intel) atau 4 core (AMD). Setelah syarat itu terpenuhi, umumnya VGA tidak akan terlalu banyak terhambat kinerjanya. (contoh game spt ini: Battlefield 3)

    Kalau kita bicara game baru yang tidak terlalu berat, dual core sudah lumayan. Terutama yg Intel. Entah kenapa, developer game lebih condong mengoptimalkan ke Intel dual core ketimbang AMD dual core (jadi Anda cenderung aman). Anda bisa pakai VGA kelas 1 jutaan tanpa ada masalah bottleneck.

  13. Gatot Tri Yuwono says:

    @Alex Untuk GTX 590 unggul d DirectX 11 dan terdapat feature PhysX. Sedangkan HD 6990 unggul di DirectX 9 & 10. Sesuaikan dengan game yg akan dimainkan.

    Akan tetapi, kedua VGA dual-GPU ini hanya diproduksi dalam jumlah terbatas dan jika Anda mengalami masalah saat menggunakannya akan memakan waktu untuk perbaikan ataupun penggantiannya.

    Mengapa tidak memilih VGA single-GPU paling cepat saat ini. VGA single-GPU memang tidak sekencang VGA dual-GPU namun VGA single-GPU memiliki kompatibilitas lebih baik dengan berbagai judul game. Untuk AMD terdapat HD 6970 atau Anda bisa menunggu HD 7970 yg akan mulai tersedia awal tahun depan. Sedangkan NVIDIA terdapat GTX 580.

  14. 8core says:

    bicara Physx yang merupakan pemanis tambahan pada visualisasi game, kita harus merujuk pada setup Dual GPU dan Ultrafast CPU.
    pada benchmark game Batman Arkham Asylum yang berbasis DX10 yang ringan itu, pengaktifan fitur High Quality Physx menyebabkan GPU kaliber berat 256bit semacam GTX460 mengalami drop FPS yang cukup curam.

    bagi nvidia fanboy budget tidak pernah masuk hitungan, yang penting adalah performa mutlak.
    diperlukan 1 GPU powerful utk render 3D dan 1 GPU yg cukup powerful utk render Physx agar tercapai visualisasi yang optimal

  15. Gatot Tri Yuwono says:

    @8core PhysX memang menyebabkan hit kinerja yang cukup jauh dibandingkan tidak menggunakannya. Akan tetapi hal ini bukan berarti pengguna perlu menambahkan VGA NVIDIA kedua hanya untuk merender efek PhysX. VGA 2 jutaan milik NVIDIA seperti GTX 560 masih mumpuni untuk menjalankan game dengan efek PhysX maksimal sambil tetap menghasilkan frame rate yang tinggi.
    Lagipula populasi game PhysX di PC boleh dibilang belum terlalu banyak. Sehingga VGA NVIDIA kedua untuk PhysX hanya menganggur jika tidak menjalankan game dengan PhysX.

    Jadi memilih VGA NVIDIA sesuai budget juga tetap penting. Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan, dana , dan juga tipe game yang akan dimainkan.

    (*) Sebagai koreksi, Batman Arkham Asylum menggunakan DirectX 9.

  16. 8core says:

    @Gatot Tri Yuwono

    saya sangat setuju bicara fitur Physx pada GPU 2juta ke atas (single 256bit atau dual GPU 256bit) ditambah tambahan GPU utk processing Physx. Konfigurasi SLI jamak diterapkan pada pemburu visualisasi Physx secara maksimal .

    Pada game Batman Arkham Asylum (maaf, masih DX9, basisnya Unreal engine yang ringan itu) GTX460 256bit mengalami drop FPS yang cukup parah dan tersendat-sendat.
    Jelas untuk game-game modern DX11 yang cukup berat, fitur Physx hanya bisa enjoyable dengan dual card setup.

    * bicara nvidia, kurang tepat apabila bicara budget. system requirementnya sangat menuntut.

    istilahnya kalau budget tak terbatas, ingin performa maximal di visualisasi, tidak salah apabila menggunakan Nvidia.
    Apabila kita amati, setup Physx yang optimal diperlukan setup SLI diatas 3juta rupiah.

  17. 8core says:

    @om jos sebenarnya tidak ada yang salah dengan marketing hype nvidia. namanya dagang , jualan ya kecap selalu nomer satu. hehe
    begini, andai budget tak terbatas dan mengejar eyecandy visualisasi realistis yang bernama Physx, sah-sah saja menginvestkan sepasang GPU geforce.Istilahnya Ultimate Visualisation GPU

    namun dunia memang adil, dengan adanya persaingan menyebabkan customer diberi pilihan kedua. yaitu AMD Radeon, yang minus Heavy Tesselation, minus Physx nvidia, RAW performance garang, relatif hemat energi.
    Jadi antara kubu nvidia dan amd ini ada plus dan minus, andai minus Radeon bisa diterima boleh juga dipilih.

    singkatnya, utk GPU kelas GTX560 ke atas, nvidia dominan. Physx mulus. Jangan bicara harga kalau pada level ini.

    utk budget oriented, kelas 1.5juta ke bawah AMD Radeon sangat dominan. Istilahnya ngga butuh Physx, yang penting game lancar, dan settingan optimal.

  18. 8core says:

    antara HD6990 dan GTX590 ini seimbang,

    The Radeon HD 6990 was the undisputed fastest graphics card in the world for a few weeks, until the emergence of Nvidia’s GeForce GTX 590. But it’s not like the Nvidia card dethroned it definitively. These titans are forced to grudgingly share the high-end space, as their performance is often too close to call a winner.

    The 6990 persists for another month, despite the fact that we were recently informed that it is no longer being manufactured. The cards available right now are all that remain, but a few are still out there.

    At about $750, the GeForce GTX 590 isn’t very cost-effective, especially with a GeForce GTX 570 SLI setup nipping at its heels for far less dough. And the GeForce GTX 570s effectively exhaust hot air out the back of your chassis. A GeForce GTX 590 recirculates half of it with a fan mounted in the middle of the card.

    The GeForce GTX 590 doesn’t enjoy particularly wide availability either, though we’ve confirmed that Nvidia is still making it. Like the Radeon, we include it as an honorable mention out of respect for its raw power.

    jadi masing-masing kubu punya andalan kelebihan dan kekurangan.
    HD6990 hanya bagus pada DX9 dan DX10? wah itu bold statement yang mungkin dipertanyakan keabsahannya. Ingat bahwa HD6990 ini DX11 GPU.

    Kalau di beberapa game gefore atau radeon dominan itu wajar, game kan memang ada yg lebih optimal di geforce atau di radeon.

    Kalau GPU Geforce lebih rentan rusak sih memang benar adanya. Desainnya begitu panas sehingga komponen pada board mudah rusak.

  19. dre says:

    @8core Apakah situ punya bukti kalau VGA GeForce lebih gampang rusak?

  20. sutama says:

    AMD radeon hanya kurang promosi saja jadi kurang laris
    berbaling terbaik dengan nvidia di game game “terutama yang buatan EA” sering ada tulisan the way its nvidia to be played
    kita sering bingung kenapa gak ada yang tulisan gaming evolved ala AMD

    di game game juga sering kali terlihat nvidia pasang iklan di saat kita bermain game sering kali ada tulisan NVIDIA di billboard tampilan game itu
    seperti contoh game burnout paradise tapi tidak ada iklan yang menampilkan AMD disitu

    inilah mengapa saya dari dulu memilih sebagai VGA AMD radeon
    AMD memainkan bisnis yang bersih tanpa embel embel promosi berlebihan ataupun embel embel physX inilah mengapa baik processor AMD dan vga radeonya agak kurang laku orang pada lebih tahu
    tentang kata physx daripada kata radeon

  21. 8core says:

    @dre buktinya banyak sekali kalau memang kita teliti menyimak. Memang desain Geforce itu panas, cepat rusak dan sering banyak ditemukan cacat desain.

    desain Radeon secara umum lebih “safe” dan “awet”, coba lihat:
    - Laptop geforce memang banyak yang rusak, mulai seri 8xxx dan 9xxx,
    -GTX590Ti mengalami massive overheat dan blown up capacitors yang tidak dialami Cayman HD6990
    - selebihnya di google saja

    karena saya bukan pedagang atau merketing , statement saya sangat obyektif.

    @sutama
    balik lagi , di atas saya bilang, kalau budget tak terbatas dan mengejar visualisasi Physx dan Tesselation DX11 yang ekstrim , silahkan siapkan dana untuk konfigurasi SLI .

    andai ingin “rata kanan” tanpa eyecandy di atas, budget cukup ketat, Radeon harganya murah untuk GPU 256bit semacam HD6790 1GB, pricelistnya hanya 1.4jutaan.
    jelas merupakan pilihan

    http://www.jagatreview.com/2011/11/vga-amd-dan-nvidia-terbaik-direntang-harga-1-15-juta-rupiah/

  22. silet1911 says:

    Pernyataan 8core berbanding terbalik dgn pernyataan org M*64**M bbrp bulan yg lalu, lho…. disitu dibilang kl return vga radeon lbh banyak…

  23. 8core says:

    @dre tambahan info:

    HD 6900 codename: CAYMAN, mencakup seluruh tipe 69xx
    Codenamed Antilles, the Enthusiast dual-GPU (dual-6970) Radeon HD 6990 was launched on March 9, 2011. It features an 830 MHz reference engine clock speed, 3072 stream processors, 5.1 TFLOPS computing performance, 192 texture units, 4 GB of GDDR5 frame buffer (DRAM), and 375 W maximum board power

    Bom waktu GTX590 – built to Explode!
    http://www.youtube.com/watch?v=D-peJeY8zWA
    http://www.guruht.com/2011/03/geforce-gtx-590-overheating-result-to.html

    Baking Failed on ASUS GeForce 7600GS – YouTube
    http://www.youtube.com/watch?v=7XNR_2HPLgY

    VGA anomaly – Possibly GPU failure – nVidia GeForce 6600 Go …
    http://www.youtube.com/watch?v=BbVT4-uhhC0

    Dell XPS M1710 GeForce Go 7950 GTX GPU failure now what?
    http://en.community.dell.com/support-forums/laptop/f/3519/p/19279574/19501906.aspx

    Geforce 8 problems
    http://en.wikipedia.org/wiki/GeForce_8_Series

    MacBook Pro: Distorted video or no video issues
    http://support.apple.com/kb/ts2377
    Symptoms

    In July 2008, NVIDIA publicly acknowledged a higher than normal failure rate for some of their graphics processors due to a packaging defect. At that same time, NVIDIA assured Apple that Mac computers with these graphics processors were not affected. However, after an Apple-led investigation, Apple has determined that some MacBook Pro computers with the NVIDIA GeForce 8600M GT graphics processor may be affected. If the NVIDIA graphics processor in your MacBook Pro has failed, or fails within four years of the original date of purchase, a repair will be done free of charge, even if your MacBook Pro is out of warranty.

    What to look for:

    * Distorted or scrambled video on the computer screen
    * No video on the computer screen (or external display) even though the computer is on

    Specific products affected:

    * MacBook Pro 15-inch and 17-inch models with NVIDIA GeForce 8600M GT graphics processors
    o MacBook Pro (17-Inch, 2.4GHz)
    o MacBook Pro (15-Inch, 2.4/2.2GHz)
    o MacBook Pro (Early 2008)
    * These computers were manufactured between approximately May 2007 and September 2008

  24. 8core says:

    @silet1911

    harus ditilik dulu retur pada kasus apa? kalau dalam masa garansi sih masih oke yah, soalnya diganti barang. Dan kasus itu apakah kasus massal seperti cacat desain Geforce atau hanya merujuk pada merk-merk tertentu?

    masalahnya boleh dilihat lebih obyektif dan jeli, geforce itu umumnya rusak setelah 1tahun. sudah tidak dicover garansi. Jelas argumen penjual bahwa “Geforce itu tidak ada yang retur alias produk sempurna, itu dipertanyakan kevalidannya”.

    banyak yang kena kasus Geforce-defect, mulai dari macbookpro yang berharga 20an juta rupiah sampai dengan GF6600GT yang 1.5juta rupiah, GF79xx hehe kasian benar ya. Kejadiannya selalu setelah habis masa pelayanan (garansi).

  25. [...] Post AMD FX-4100 vs Intel Core i3 2100… AMD FX-8150 vs Intel Core i7 2600K: Duel… Memilih VGA AMD dan NVIDIA Kelas Mainstream Harga… Indonesia: Negara Overclocker Peringkat Ke-3 Di Dunia!… Wujud dan Spesifikasi VGA AMD [...]

  26. chandra s says:

    gan, saya masih bingung dengan perbandingan GTX 560,560TI,570,580 tentang core, clocknya..
    karena referensi yang saya baca kalau GTX 560 TI clocknya lebih besar dari GTX 570 SC, begitu juga antara GTX 570 & 580.. menurut anda mana yang baik dipilih? dan menurut anda Graphic Card antara 560 dan 580 mana bagusan meskipun clock dan corenya beda.. (560 lebih gede).. mohon bantuannya.. saya tunggu :)

    email: chandra.aw4kening@gmail.com

  27. [...] graphic card dimulai pada range hargaDibawah 1 Juta Rupiah, 1-1,5 Juta Rupiah, sampai dengan 2 Jutaan Rupiah. Untuk penggunaan PC Gaming pada kelas ini kami menyarankan graphic card pada range harga 1-1,5 [...]

  28. 8core says:

    @chandra s

    biasanya versi OC harganya lebih mahal dan peningkatan tidak signifikan.
    contohnya Radeon HD5770 OC dibanding harga HD6790 256bit, mahal 5770IC, performa menang HD6790 jauh,
    begitu pula GTX550Ti OC dibanding GTX460 768, dibandingkan harga jelas unggul GTX460 jauh

    http://www.hwcompare.com/9132/geforce-gtx-570-vs-geforce-gtx-580/

    GTX580 ini produk FULL-edition Fermi, tapi mengalami 1 masalah krusial : Overheat!
    sehingga nvidia terpaksa mengeluarkan GTX570 yaitu mengurangi unit SP pada Fermi engine, tapi dengan clock lebih tinggi dan lebih “aman”.

    kalau coba-coba lebih aman GTX570, kecuali dari vendor terkenal seperti ASUS mampu menggaransi GTX580 mereka lebih bagus desainnya.

    http://en.wikipedia.org/wiki/GeForce_500_Series

    Urutan performa Fermi – DX11 Full Tesselation
    1. GTX590 (dual GTX580 GPU) 1024SP + 32Tessel engine + 607Mhz + 2x 384bit GPU
    2. GTX580 512SP + 16Tessel engine + 772Mhz + 384bit GPU
    3. GTX570 480SP + 15Tessel engine + 732Mhz + 320bit GPU
    4. Sweet spot GTX560Ti 448 SP + 14Tessel engine + 732Mhz + 320bit GPU
    5. OLD GTX560TI 384SP + 8Tessel engine + 822Mhz + 256bit GPU
    6. GTX560 336SP + 7Tessel engine + 810Mhz + 256bit GPU
    7. GTX550Ti 192SP + 4Tessel engine + 900Mhz + 192bit GPU

  29. 8core says:

    * ditemukan laporan GTX570 juga memiliki potensi Overheat.

    lebih aman 2x OLD GTX560 384SP , atau 1x GTX560Ti 448SP.

  30. 8core says:

    menemukan review baru ttg performa high-end GPU pada Arkham City.

    http://www.hardocp.com/article/2011/12/13/batman_arkham_city_directx_11_performance_iq_review/2

    untuk memanfaatkan Physx memang dibutuhkan GPU high-end.

  31. goldenboy says:

    numpang nanya p gatot dan kawan2… saya punya MSI GTX460 Hawk saya ada rencana SLI..apakah bisa saya menyandingkan GTX460 dgn seri GTX seri 500, mohon pencerahannya

  32. Gatot Tri Yuwono says:

    @goldenboy Untuk hasil lebih optimal sebaiknya menggunakan graphics card dengan chip GPU yang sama saat menggunakan konfigurasi SLI. MSI GTX 460 HAWK dapat dipasangkan dengan GTX 460 lainnya walaupun berbeda merek. Akan tetapi perlu diperhatikan karena MSI GTX 460 HAWK merupakan versi overclock, GTX 460 kedua akan mengikuti clock MSI GTX 460 HAWK jika graphics card ini dijadikan graphics card utama.

  33. balki says:

    mas kalau intel i3 540 botlleneck gak sama HD 6850 ?

  34. Ridwan Fariz says:

    @balki
    untuk beberapa aplikasi gaming yang gpu bound mungkin ga bakalan terlalu kerasa, tapi klo mau bener-bener maksimal seperti pada aplikasi 3DMark ataupun aplikasi game lainnya yang cukup cpu/system bound, bottleneck bisa diminimalisir dengan sedikit meng-overclock cpu-nya, untuk solusi upgrade kami menyarankan ke i3 (sandybridge) atau langsung ke i5

  35. 8core says:

    ditunggu benchmark mainstream resolusi 1366 x 768.
    sepertinya dari benchmark di atas hasilnya bottleneck di CPU. fps geforce & radeon seperti tercekik di kisaran 40fps.

  36. Rei says:

    Permisi, saya mau tanya, phenom II x6 1090 bottleneck atau tidak dengan HD 6850? Makasih..

  37. civsen says:

    alo gan mau nanya ni……vga yg harga nya kurang dari 2 juta tu pilihannya apa? dari kubu AMD dan nVidia……

    mohon penjelasan nya ya….thanks…..^^

Random Articles
Back to Top