Pengembangan Sarung Tangan Pendeteksi Zat Kimia Berbahaya Tengah Dilakukan

Reading time:
May 15, 2013

Pekerjaan yang membutuhkan orang untuk berhubungan dengan bahan kimia membuat para pekerjanya harus menjalani berbagai latihan bagaimana untuk menghindari potensi bahaya bahan kimia tersebut. Tak hanya latihan, berbagai perangkat pengamanan juga butuh untuk digunakan oleh para pekerjanya. Namun terkadang ada juga kelalaian yang terjadi sehingga pekerjanya tak tahu bahwa mereka telah menyentuh bahan kimia yang berbahaya.

Fraunhofer1

Untuk mempermudah para pekerja yang berhubungan dengan bahan kimia ini, Fraunhofer Research Institution mengembangkan sebuah sarung tangan khusus di mana sarung tangan ini dapat mendeteksi keberadaan bahan kimia dalam jumlah yang abnormal. Dr. Sabine Trupp menjelaskan bahwa sarung tangan ini dapat mendeteksi karbon monosida atau hidrogen sulfider. Ketika terdapat zat kimia berbahaya, sarung tangan akan mendeteksi dan mengubah warnanya menjadi biru. Dengan adanya sarung tangan khusus ini, maka pekerja akan dapat mengetahui jika suatu waktu terjadi kebocoran gas atau sejenisnya.

Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Fraunhofer ini juga menjelaskan bahwa teknologi sistem indikator berdasarkan warna ini selain mendeteksi bahan kimia yang berbahaya, sarung tangan ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi kualitas makanan sebelum dikemas dan dijual di pasaran. Dengan bantuan teknologi ini, maka perusahaan dapat menjamin bahwa makanan yang mereka buat tersebut memang memiliki kualitas baik karena tanggal kadaluwarsa belum tentu menjadi indikasi bahwa makanan tersebut pasti sudah membusuk. Makanan dalam kemasan bisa saja menjadi busuk lebih dahulu ketika prosesnya sebelum dikemas memiliki malfungsi yang menyebabkan makanan tersebut menurun kualitasnya.

Sarung tangan yang masih dalam pengembangan ini belum dijual secara bebas dan baru dipamerkan pada acara Sensor + Test Trade Show di Nuremberg, Jerman, dari 14 hingga 16 Mei 2013 ini.

(via Fraunhofer)

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…