Todd Bradley, Executive Vice President, HP Personal Systems Group Terpilih Sebagai Eksekutif Paling Cerdas

Reading time:
July 12, 2010

Todd Bradley, Executive Vice President, HP Personal Systems Group Terpilih sebagai Eksekutif Paling Cerdas dalam Fortune’s Smartest People in Tech

Fortune: kemajuan teknologi yang kita alami saat ini bukanlah hasil kekuatan fisik, alat, maupun uang, tapi hasil kecerdasan dan imajinasi

Jakarta, 12 Juli 2010 – Todd Bradley, Executive Vice President, HP Personal Systems Group, terpilih sebagai Eksekutif Paling Cerdas dalam Fortune’s Smartest People in Tech. Dalam gelaran tahunan Brainstorm Tech yang kali ini diadakan di Aspen (22–24 Juli), Fortune menghadirkan 50 nama tokoh yang berkat kecerdasan kolektif mereka telah berhasil mengubah masa depan dunia.

todd bradley

Bradley (50) dinilai berhasil dalam menggelar kampanyenya untuk HP. Seperti ramai dipublikasikan, pada tahun pertamanya di HP, Bradley meluncurkan kampanye “The computer is personal again” bersama selebriti seperti Jay-Z dan Gwen Stefani, serta merekrut desainer terkemuka Vivienne Tam. Efektivitas kampanyenya tersebut mendorong HP untuk pertama kalinya mengalahkan penjualan Dell. Kampanye tersebut juga menjadi standar baru dalam desain produk, antarmuka, hingga kepuasan pelanggan. Bradley juga mempromosikan visi tanggung jawab sosial dan lingkungan di seluruh jaringan pemasok, distribusi, mitra, serta jutaan pelanggan.

Di bawah kepemimpinannya, Personal Systems Group bernilai $42 miliar (PC, perangkat mobile, workstation, personal storage) menyaksikan peningkatan pendapatan sebesar $15 miliar dan laba 300%. Tahun 2010 Hewlett-Packard naik ke peringkat 35 dalam daftar Forbes Global 2000. Saat ini, satu dari lima PC yang terjual di seluruh dunia adalah buatan Hewlett-Packard.

Bradley direkrut oleh CEO HP  Mark Hurd dari PalmOne tahun 2005, dan keputusan Hurd ini adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah dilakukannya di HP. Selama empat tahun menjabat sebagai CEO PalmOne, dia menggeser bisnis Palm dari PDA menjadi smartphone, dan menuntaskan isu rantai pasok yang hampir melumpuhkan Palm. Dengan kecerdasan dan pemikirannya, Bradley telah membalik Palm yang sedang bergulat menjadi bisnis yang kembali menguntungkan. Kini di HP, Bradley meyakini bahwa masa depan HP ada di perangkat mobile; dan untuk menggenjot strategi tersebut, dia menggandeng Palm melalui akuisisi senilai $1,2 miliar.

Bradley adalah veteran dalam dunia PC dengan pengalaman 28 tahun lebih di level manajerial. Sebelum Palm, dia adalah executive vice president global operations dari Gateway, perusahaan manufaktur PC di AS. Sekarang Bradley adalah orang nomor satu di rantai pasok terbesar dalam industri TI global. “Kecerdasannya tidak perlu diragukan lagi. Tanya saja eksekutif pintar seperti co-CEO Motorola Sanjay Jha, yang rutin datang meminta nasihatnya,” demikian jawab Jessi Hempel dari Fortune atas diberikannya gelar Smartest Executive pada Todd Bradley.

Fortune’s Smartest People in Tech: Pengakuan terhadap kecerdasan dan pengaruh para inspirator

Seperti apakah kategori pintar menurut Fortune? Daftar ini tidak hanya memberikan pengakuan dan penghargaan tinggi atas kecerdasan, namun juga atas pengaruh yang telah dihasilkan. Fortune mendapat masukan dari lebih 100 penasihat ahli dalam penyusunan nominasi, serta evaluasi para kandidat dari rekomendasi analis atas kontribusi para tokoh tersebut sepanjang 2010.

Tidak satupun orang paling cerdas dalam daftar Fortune ini hanya mengandalkan otak. Mereka adalah orang-orang yang disiplin, para perfeksionis dengan motivasi sekeras batu. James Cameron (Smartest Hybrid) misalnya, menghabiskan 15 tahun mempersiapkan Avatar, yang akhirnya mendapat penghargaan Academy Award. Orang-orang ini memiliki keberanian dalam pendirian mereka, meskipun dikelilingi para skeptis. Waktu Mark Zuckerberg (Smartest Founder) memperkenalkan Facebook News Feed, para penggunanya protes. Namun lihatlah bagaimana mereka sekarang menilai fitur tersebut elemen kunci dalam pengalaman online.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…